
" Ada apa tanya tanya gitu Sya mau acara apa? " tanya Ariana.
" Nggak kok kak Ana ntar malam nggak ada acara kan? " tanya Nesya.
" Belum ada Sya " jawab Ariana.
" Ikut aku ya ntar malam " ajak Nesya.
" Kemana Sya ada apa? " tanya Ariana curiga.
" Nggak cuma ke rumah doang " kata Nesya santai.
" Rumah siapa Sya " tanya Ariana tambah curiga.
" Ha ha ha rumah masa depan " tawa Nesya ngakak.
" Ha ha ha iya iya pamer mentang mentang aku anak kosan belum punya rumah sendiri " kata Ariana tersenyum menanggapi ledekan Nesya.
" Ha ha ha bukan begitu maksudnya " tawa Nesya.
" Terserah lu deh Sya, aku bingung kamu ngomong apa juga? " jawab Ariana pasrah.
" Ha ha ha kok gitu sih kak " tanya Nesya.
" Habis kamu kadang ngomongnya nggak jelas Sya, nggak tau juga maksudnya apa " jawab Ariana nggak nyambung.
" Ha ha ha maaf kak gue nggak bermaksud bikin kak Ana bingung, ntar juga kak Ana bakalan tau sendiri " tawa Nesya misterius.
" Iya aku percaya kamu orang baik Sya, buktinya kamu membuat hidup aku sangat bahagia Sya, tiap hari di jamin makan enak dua kali sehari, ditemani, diajak ngobrol hidup gue jadi ceria banget Sya , you are my sunshine " puji Ariana.
" Ha ha ha sudah sudah bisa meleduk kepala gue kak " jawab Nesya.
" Aku bahkan lupa sama masalah aku Sya " ucap Ariana penuh rasa syukur.
" Ha ha ha kak Ana bisa saja " elak Nesya.
" Aku sendiri nggak menyangka Sya kamu sudah menolong Indah, Linda, aku " kata Ariana lagi perlahan.
" Itu nggak, ah sudahlah kak nggak usah di bahas lagi " kata Nesya kikuk.
" Jadi sudah tanyanya " kata Ariana.
" Ha ha ha itu itu anu " tawa Nesya gugup.
" Iya tau kok " senyum Ariana kepada Nesya.
" Ha ha ha emang kita setipe ya kak " ucap Nesya ngakak.
" Iya nggak apa aku mengerti kok " senyum Ariana kalem.
" Syukurlah " senyum Nesya kikuk.
" Ha ha ha ide siapa? tunggu yang lagi jaim itu ?" bisik Ariana perlahan.
" Kok tau sih? " tanya Nesya.
" Nggak sengaja Sya " kata Ariana.
" Jadi kan kak Ana ikutan? " tanya Nesya.
" Iya kamu tau sampai dimana? " tanya Ariana gantian.
" Itu gara gara Kris sepupu gue, awalnya gue kira kak Ana yang orang ketiga ternyata terbalik Kris yang orang ketiga. " kata Nesya menjelaskan.
" Jadi benar Kris sepupumu itu Karin yang lain " ucap Ariana sendu.
" Iya kak, maaf ya " cicit Nesya.
" Jadi yang berantem di restoran itu " ucapan Ariana dipotong Nesya.
__ADS_1
" Brian pemilik restoran sebelum kak Evan, Brian mantan pacar gue kak sama Oscar pacar Karin yang DJ " kata Nesya hati hati.
" Pantesan kamu kepo banget waktu Linda cerita masalah keributan di restoran. Ternyata kamu juga punya masalah sama Karin ya Sya. Kamu tau dari mana masalah Brian sama Karin?" tanya Ariana.
" Dari Rena sama Jessi kan mereka harus masuk ruangan admin buat setor duit sama nota penjualan " kata Nesya.
" Kak Evan tau? " tanya Ariana.
" Ya tau lah kak " ucap Nesya.
" Terus? " tanya Ariana penasaran.
" Ya kak Evan yang tolongin kak Brian end " ucap Nesya singkat.
" Kamu juga malas kan bicara soal Brian? " tanya Ariana .
" Pakai banget " jawab Nesya.
" Ya gitu sama " ucap Ariana perlahan.
" Ha ha ha emang kita setipe ya kak " tawa Nesya menutupi perasaannya.
" Kak Ana tau dari mana? " tanya Nesya penasaran.
" Nggak sengaja Sya , kamu bilang lagi bete banget waktu di rumah kosan, kamu sangat sensi kalau ngomongin soal Karin malah aku nya biasa aja, terakhir Linda bilang Karin di pecat dari restoran ini, kamu yang ganti kan Sya jadi pasti ada sesuatu antara kamu dan Karin " kata Ariana menjelaskan.
" Iya kurang lebih gitu lah kak " ucap Nesya membenarkan.
" Kamu hebat Sya pintar banget nutupi kesedihan kamu " puji Ariana.
" Ha ha ha karena gue punya banyak teman dan kegiatan kampus kak " tawa Nesya.
" Iya kamu benar Sya dengan banyak teman dan kesibukan semua nggak berasa lagi, apalagi ada kamu Sya aku terbantu banget, hati senang perut kenyang " puji Ana lagi.
" Terima kasih nya sama si bos tuh kak Evan, kalo bukan berkat bantuan kak Evan gue juga bakalan bete terus kak " kata Nesya berterus terang.
" Hah iya benar juga sih " kata Ariana.
" Mungkin Linda hanya mendengar cerita Karin tentang Oscar yang DJ tapi Linda belum pernah lihat foto atau ketemu langsung sama Oscar. " jawab Ariana.
" Atau Linda tau itu Oscar hanya nggak mau ikutan karena itu masalah pribadi kak Brian. " kata Nesya.
" Kurang tau juga Sya, mungkin Linda sama seperti Indah nggak nyangka banget Karin orang nya begitu bisa rebut pacar atau suami orang demi duit " kata Ariana lagi.
" Iya bisa juga sih kak " kata Nesya setuju.
" Aku saja nggak nyangka Sya. " ucap Ariana.
" Iya sudah nggak usah di pikirin sudah lewat juga kak " kata Nesya lagi.
" Terus kamu siapanya kak Evan? " tanya Ariana.
" Ha ha ha gue satu satunya adik kesayangan kak Evan " jawab Nesya jujur.
" Bener Sya kamu adik kandung kak Evan. Pantesan Jessi panggil kamu bu bos Sya , aku kira kamu pacar kak Evan " ucap Ariana lega.
" Ha ha ha kenapa bisa kak Ana berpikir seperti itu?" tanya Nesya.
" Karena cuma kamu yang panggil kak Evan semua panggil pak Evan " jawab Ariana polos.
" Ha ha ha kak Ana juga panggil kak Evan kan" sahut Nesya.
" Itu kan aku di larang panggil pak jadi aku ikut kamu Sya panggil kak masak aku panggil mas " tawa Ariana bercanda.
Nesya berpaling menatap Evan, Ariana ikutan balik badan menatap Evan.
" Boleh " kata Evan tiba tiba menatap Ariana.
" Ha ha ha iya mas " tawa Ariana kikuk.
__ADS_1
" Ha ha ha kok malah jadi aneh ya " goda Nesya.
" Ha ha ha " tawa Ariana tambah aneh.
" Aku suka di panggil mas " kata Evan.
" Ha ha ha wow mesranya " goda Nesya lagi.
" Iya aku panggil mas Evan " jawab Ariana malu.
" Ha ha ha nah gitu dong kak Ana jadi statusnya jelas masa panggil kak , ntar dikira adiknya kak Evan ganti posisi gue dong " tawa Nesya senang.
" Iya " cicit Ariana tambah malu.
" Ha ha ha so sweet " goda Nesya.
" Cukup Sya " kata Evan perlahan.
" Iya Iya tau " kata Nesya masih menahan tawa.
" Kamu mau lembur Sya ?" tanya Evan.
" Hah kok aku disuruh lembur " protes Nesya.
" Jadi yang jaga resto siapa ? " tanya Evan.
" Tapi kan gue " protes Nesya tapi nggak jadi.
" Ya sudah panggil Kevin jaga " kata Evan.
" Bener kak asyik lanjut " kata Nesya langsung menelpon Kevin.
Kring kring kring
" Kak Kevin bisa tolong ke resto sekarang? " tanya Nesya.
" Boleh tapi satu jam lagi tunggu selesai jam kantor " jawab Kevin.
" Kak Evan yang panggil " jawab Nesya.
" Iya gue ke sana " kata Kevin.
" Buruan kak " kata Nesya girang.
" Iya iya bawel " kata Kevin menutup telepon.
" Iya kak Kevin bakal ke sini " sahut Nesya senang.
Tiga puluh menit kemudian.
Tok tok tok
" Masuk " kata Nesya.
" Hai sore cantik " kata Kevin.
" Ada apa? " tanya Kevin ngambang.
" Tolong jaga resto Kak " kata Nesya.
" Lho kalian kan bertiga? " tanya Kevin bingung.
" Nggak mau? " tanya Evan datar.
" Iya gue jaga " kata Kevin pasrah.
" Ayo " ajak Evan.
" Ayo kak Ana kita jalan sekarang , bye bye kak Kevin " ajak Nesya menutup laptop dan mengunci laci meja kerjanya.
__ADS_1
" Iya Sya " kata Ariana lalu berjalan mengikuti Nesya.