
" Sya, tolong bantu aku ya buat surat resign ? " bujuk Ariana kepada Nesya.
" Iya, tapi jawab dulu ya kak " bujuk Nesya gantian.
" Tanya yang lain saja ya, Sya " ucap Ariana lagi kepada Nesya.
" Ayolah kak tinggal dijawab saja kan ? " rengek Nesya lagi kepada Ariana.
" Tidak Sya aku sedang berusaha melupakan dan merelakan semua itu sudah cerita usang masa lalu aku , kamu tanya yang lain saja masalah ini jangan dibicarakan lagi ya " tolak Ariana kepada Nesya.
" Yah kakak, jawab saja mengapa ditutup - tutupi begitu ?" ucap Nesya penasaran.
" Astaga Sya repot amat ya bicara sama kamu. Yang lain saja tanya nya Sya" ucap Ariana lagi kapada Nesya mulai merasa terganggu.
" Jawab saja lah kak ya, ya " bujuk Nesya lagi kepada Ariana.
" Tidak akan dan tidak mau sudah tidak usah dibahas lagi ya Sya, ini masalah pribadi aku bukan urusan kerjaan " ucap Ariana lagi.
" Kakak mau jawab tidak " ucap Nesya mulai menggelitik pinggang Ariana .
" Ha ha ha astaga kamu ini benar - benar ya Sya kalau soal pribadi tidak perlu semua orang tau kan? " elak Ariana lagi sambil tertawa geli.
" Ayo lah kak dijawab saja ya, ya" Nesya masih kekeh membujuk Ariana masih berusaha lanjut menggelitik pinggang Ariana.
" Tidak Sya sekali aku bilang tidak ya tidak jangan main paksa, aku rasa kamu juga bakalan tidak suka masalah pribadi kamu ditanya - tanya terus " ucap Ariana lagi tegas bangkit dari kursi dan berjalan menjauh dari Nesya.
" Berisik !" seru Evan tiba - tiba.
Serentak Nesya dan Ariana terdiam.
" Nesya berhenti mengganggu Ariana " tegur Evan kepada Nesya.
" Iya kak " ucap Nesya kalem.
" Kamu bantu Ana buat surat resign supaya dia bisa cepat selesaikan urusannya di sana dan bisa fokus kerja di sini " kata Evan lagi menegaskan.
" Iya kak" ucap Nesya lagi.
" Maaf kak mengganggu dan terima kasih bantuannya " kata Ariana sambil berjalan dan kembali duduk di atas kursi sebelah Nesya.
" Iya " kata Evan kepada Ariana melanjutkan kerjaannya.
" Kakak kita selesaikan dulu isi data karyawannya " kata Nesya.
" Iya terserah kamu Sya, yang penting kamu mau bantu aku buat surat resign " ucap Ariana merasa risih kepada Evan.
" Kak Ana ada bawa ktp tidak ?" tanya Nesya kepada Ariana.
" Ada buat apa? " jawab Ariana.
" Ya buat di scan kak " ucap Nesya.
Ariana membuka tas, mengeluarkan dompet dari dalam tas, membuka dompet mengeluarkan ktp dari dalam dompet dan memberikan ktpnya kepada Nesya.
Nesya membaca ktp Ariana lalu mulai mengetik membuat surat resign Ariana.
__ADS_1
"Nama : Ariana Puspita Malik " baca Nesya.
"Tempat tanggal lahir : Kota S, xx " ucapan Nesya dipotong Ariana.
" Apaan sih kamu Sya nggak perlu dibaca begitu juga " protes Ariana.
" Ha ha ha suka - suka aku dong kak " tawa Nesya.
" Iya, iya terserah kamu Sya " Ariana sudah malas menanggapi candaan Nesya.
" Lanjut " ucap Nesya lagi.
Nesya mengscan ktp Ariana.
Mereka berdua sibuk memasukkan file data karyawan Ariana dan membuat surat resign Ariana.
Tok tok tok
Terdengar pintu ruangan admin di ketuk.
" Masuk " kata Nesya.
Pintu ruangan admin terbuka lalu si mbak pelayan masuk ke dalam ruangan admin sambil membawa nampan makanan.
" Selamat malam pak, mbak makanan nya mau diletakkan dimana ?" tanya si mbak pelayan.
" Letakkan saja di atas meja ujung mbak " jawab Nesya kepada si mbak pelayan.
Si Mbak pelayan meletakkan makanan di atas meja ujung yang terletak di dekat pintu, keluar sebentar masuk lagi sambil membawa tiga gelas jus minuman dan sebuah kotak makanan dalam bungkusan plastik lalu meletakkannya di atas meja.
" Ayo kita makan dulu " kata Evan sambil berjalan ke arah meja ujung, menarik sebuah kursi dan duduk diatasnya.
" Iya kak " jawab Nesya memindahkan posisi kursinya ke depan Evan lalu duduk.
" Iya terima kasih kak " ucap Ariana mengikuti Nesya. Ariana lalu memindahkan kursinya ke sebelah Nesya dan duduk di sebelah Nesya.
Mereka makan bertiga lagi seperti kemarin malam.
" Kamu pernah kerja jadi kasir kan? " tanya Evan sambil melihat ke arah Ariana dan membuka sebungkus kerupuk peyek udang.
" Iya saya tugasnya jadi kasir di mini market kak " jawab Ariana lalu menyendok sesuap nasi cuminya.
" Nesya besok kamu yang ajarin Ariana, pastikan dia sudah bisa sebelum kamu ke kampus " kata Evan kepada Nesya.
" Iya beres kak " ucap Nesya .
" Mulai besok semua kamu yang atur urusan restoran ya Sya bisa kan? " tanya Evan.
" Iya kak beres ada kak Ana yang bantu kok " jawab Nesya senang.
Mereka bertiga lanjut makan lagi.
Selesai makan Evan keluar dari ruangan admin. Nesya dan Ariana membereskan meja. Nesya menelpon Jessi agar memanggil pelayan untuk membersihkan meja.
Nesya dan Ariana melanjutkan membuat surat resign Ariana.
__ADS_1
" Mumpung kak Evan nggak ada ayo dong dijawab sudah berapa lama kak Ana pacarannya ?" tanya Nesya masih berusaha.
" Astaga Sya sudah dong jangan dibahas lagi kita bicara yang lain saja ok " jawab Ariana mengelak.
" Ayo lah kak masa nggak mau dijawab sih " ucap Nesya membujuk Ariana.
" Nggak Sya, aku tetap nggak bakalan jawab pertanyaan kamu kita selesaikan saja surat resign aku supaya aku bisa segera pulang istirahat Sya. " kata Ariana kekeh.
" Huuu pelit " ucap Nesya menggerutu.
" Sudah ya Sya nggak penting juga nggak perlu dibahas lagi ya" ucap Ariana menegaskan.
" Yah bakalan begadang Nesya kak " rengek Nesya lagi.
" Belajar supaya lebih menghargai masalah pribadi orang lain Nesya, kamu juga tidak suka masalah pribadi kamu semua orang tau kan? " ucap Ariana lelah.
" Iya kak " ucap Nesya lesu.
" Tolong kamu belajar mengerti pahami situasi aku Sya dalam kondisi emosi yang galau kamu juga tidak mau kan diganggu pertanyaan - pertanyaan yang nggak penting juga ?" ucap Ariana lagi pasrah.
" Iya kak ayo kita lanjut buat surat resign nya. " ucap Nesya pasrah.
Mereka berdua melanjutkan membuat surat resign Ariana dan mencetaknya dalam selembar kertas hvs lalu Nesya memasukkan ke dalam sebuah amplop coklat dan memberikannya kepada Ariana.
" Terima kasih ya Sya " ucap Ariana.
" Kak Ana sudah mau langsung pulang balik ke rumah kos ya? " tanya Nesya.
" Iya Sya sudah malam juga " jawab Ariana.
" Tunggu bentar bisa nggak kak kita pulang bareng yuk? " ajak Nesya.
" Ya sudah tapi jangan lama - lama ya " kata Ariana kepada Nesya.
Tiba - tiba pintu ruangan admin terbuka Evan melangkah masuk ke dalam ruangan dan bertanya kepada Nesya.
" Sudah jadi surat resign Ariana? " tanya Evan kepada Nesya.
" Sudah kak " jawab Nesya menunjuk amplop coklat yang di pegang Ariana.
" Kamu belum mau pulang? " tanya Evan kepada Ariana sambil berjalan ke meja yang berada di ujung ruangan. Evan duduk lagi diatas kursi dan melanjutkan pekerjaannya di laptopnya.
" Belum kak mau pulang barengan Nesya" jawab Ariana.
" Ya terserah kamu " jawab Evan.
" Sya bagaimana kerjaanmu hari ini? " tanya Evan.
" Ya begini lah seperti yang kakak lihat masih santai mungkin besok pagi baru mulai sibuk buat laporan harian kas sama laporan pembelian restoran . " jawab Nesya.
" Bagaimana kalau kamu langsung ajar Ana cara membuat laporan kas shift tadi pagi jadi besok Ana sudah ada gambaran mau kerja apa kalau kamu ke kampus besok siang. " ucap Evan kepada Nesya.
" Iya boleh juga sih kak " jawab Nesya sambil menunjukkan halaman laptopnya kepada Ariana.
" Iya tolong aku ya Sya, bantu aku ya supaya besok sudah bisa siap mulai kerja di sini " ucap Ariana memelas kepada Nesya.
__ADS_1