
Setelah mandi dan berganti pakaian Evan keluar dari kamarnya dan berjalan ke arah ruang makan.
" Ariana mana bibi ?" tanya Evan.
" Lagi panggil non Nesya buat makan ' jawab bibi Aminah .
" Ya sudah biar aku yang panggil " sahut Evan lalu berjalan ke arah ruang keluarga.
" Ayo kita makan " ajak Evan lalu menarik tangan Ariana .
" Iya kak " sahut Nesya lalu menarik tangan Indah.
Sesampainya di ruang makan Evan duduk di kursi kepala meja dan Ariana duduk di kursi sebelah kanan Evan . Nesya duduk di kursi sebelah kiri Evan dan Indah duduk di sebelahnya.
" Indah kamu duduk di sebelah Ana " ucap Evan .
Indah segera pindah duduk di sebelah Ariana.
" Playboy kampung itu belum kelar mandinya Sya ?" tanya Evan kepada Nesya.
" Iya aku panggil sebentar " ucap Nesya hendak berdiri memanggil Kevin.
" Nggak usah biar bibi Aminah yang panggil " titah Evan kepada bibi Aminah.
" Iya den Evan bibi panggil sebentar " jawab bibi Aminah lalu berjalan ke arah kamar tamu tempat Kevin mandi.
" Kak Evan , Indah jadi kerja magang di resto tapi sesuai jadwal kuliahnya , jadi upahnya hitungan jam sesuai kehadiran cuma dapat jatah makan gratis kak Evan setuju kan ?" tanya Nesya.
" Iya kamu urus dan bantu Indah supaya cepat bisa mengurus admin resto " ucap Evan setuju.
" Jadi besok Indah sudah bisa mulai kerja magang di resto , bajunya yang rapi ya pakai kemeja sama celana panjang " sahut Nesya kepada Indah.
" Iya terima kasih Sya " jawab Indah antusias.
Ariana mulai menuang air putih ke dalam gelas dan meletakkannya di hadapan Evan , lalu menuangkan lagi air putih ke dalam gelas dan memberikan kepada Indah dan Nesya lalu buat dirinya sendiri.
" Wah sudah pada ngumpul nih " ucap Kevin lalu duduk di kursi sebelah Nesya.
" Ayo kita makan " ajak Evan lalu memulai doa makan.
Setelah selesai acara makan malam bersama mereka berlima berpindah ke area ruang keluarga sambil menonton acara talk show di channel tv kabel.
Ariana membantu bibi Aminah membawakan minuman dan cemilan kue kecil buatan bibi Aminah.
" Wah enak banget ya hidup kamu Sya , tiap hari makan enak makanan rumahan , aku jadi kangen nih sama masakan mama di rumah " ucap Indah sendu.
" Iya masakan bibi Aminah emang enak enak , apalagi bibi Aminah sudah lama ikut dengan mama jadi sudah seperti keluarga." jawab Nesya.
" Duduk sini " titah Evan memanggil Ariana duduk di sampingnya.
" Iya mas " jawab Ariana lalu berjalan dan duduk di sofa samping kanan Evan.
" Lagi latihan duduk di sofa pelaminan ya " ledek Kevin.
" Cemburu ya " ledek Evan balik.
__ADS_1
" Nggak cuma mau info disini ada gue , Nesya sama Indah " jawab Kevin.
" Maksudnya?" tanya Evan bingung.
" Ya gini nih yang lagi bucin dunia milik berdua ya , orang lain semua pada numpang kosan doang " ledek Kevin lagi .
" Maksudnya ?" tanya Evan tambah bingung.
" Dikurang kurangi dikit demo mesra mesranya di sekitar kalian masih ada tiga orang jomblo ngenes , ntar ketemu setan kebablasan lagi kalian berdua " ledek Kevin lagi.
" Halah mau bilang cemburu saja pakai omong basa basi nggak jelas " gerutu Evan kesal.
" Ini demi kebaikan kalian berdua " ucap Kevin lagi.
" Makanya sana buruan cari pacar supaya ada yang disayang , dipeluk , dirindukan " ledek Evan balik.
" Halah malah ngeselin , orang ganteng mah bebas banyak cewek yang suka " ledek Kevin lagi.
" Buktinya masih status jomblo ngenes kan apa jablay " ledek Evan lagi.
" Ha ha ha " Nesya tertawa ngakak.
" Makanya ada cewek cantik dianggurin " ucap Ariana ikutan meledek Kevin.
" Halah ntar acara pernikahan lu kan bakalan banyak tuh cewek cewek cantik para jomblo pada ngumpul " ucap Kevin lagi cuek.
" Iya emang cowok ganteng cuma kamu , saingan kamu banyak " ledek Evan lagi.
" Tenang pasti jodoh akan segera muncul di hadapan bahkan jatuh ke pangkuan " jawab Kevin pede.
" Iya yang pagar ayu aja sudah ada empat cewek cantik " jawab Nesya pede
" Ya sudah besok sudah bisa panggil EO supaya datang membahas persiapan acara " info Evan sambil merangkul Ariana.
' Iya kak makin cepat makin baik kan jadi persiapan acara bisa dipersiapkan sebaik mungkin " kata Nesya setuju.
" Besok aku ajak mbak Linda sama mbak Tina ke sini ya " info Indah.
" Ya Indah tolong ya kamu bantu urus pindahin barang barang aku di rumah kosan sekalian bareng Linda sama Tina " pinta Ariana.
" Iya mbak Ana beres itu " jawab Indah.
" Apa perlu mobil pick up ?" tanya Kevin.
" Iya kalau boleh mobil box sih lebih aman jangan mobil pick up " saran Indah.
" Iya boleh ada kok mobil box " jawab Kevin santai.
" Aku pamit balik ke rumah kosan dulu ya " ucap Indah pamit.
" Waduh enak bener lu bocah sudah makan pulang " ledek Kevin.
" Astaga Indah sudah dari tadi siang di sini " bela Ariana.
" Iya aku permisi dulu " ucap Indah lalu berjalan ke arah pintu utama rumah Evan.
__ADS_1
" Aku antar ya Indah sebentar mas " ucap Ariana menyusul Indah dan berlari kecil ke arah pintu.
" Indah sebentar " panggil Ariana.
" Ada apa kak ?" tanya Indah .
' Kamu besok datang jam berapa?" tanya Ariana.
" Ya sehabis pulang kuliah mbak jadi pastinya sore kan mau ajak mbak Linda sama mbak Tina juga " jawab Indah.
" Iya tau supaya aku siap siap kan aku kerja besok Ndah , supaya aku minta ijin buat pulang cepat jadi aku sudah ada di sini sebelum kalian tiba " ucap Ariana.
" Ok mbak aku pulang dulu ya " kata Indah dan berjalan keluar dari rumah Evan.
Setelah menutup pintu rumah Ariana berjalan kembali ke arah area ruang keluarga dan duduk lagi di sofa panjang sebelah sisi kanan Evan.
" Aku ijin besok ya mas buat pulang cepat " kata Ariana kepada Evan.
" Iya nggak apa " jawab Evan santai lalu memeluk bahu Ariana. Ariana menyandarkan kepalanya di bahu kanan Evan dan Evan menyandarkan kepala di atas kepala Ariana.
" Duduk sini Sya " panggil Kevin.
Nesya berpindah duduk di sebelah Kevin " ada apa kak ?" tanya Nesya .
" Gimana kalau kita pose berdua yang lebih hot " goda Kevin .
" Haduh nggak ada kerjaan banget sih lu kak " ledek Nesya.
" Duduk sini " kata Kevin lembut lalu menarik tubuh Nesya untuk bersandar duduk di antara kedua kakinya sehingga tubuh Kevin menjadi bantal sandaran punggung Nesya.
" Aduh apa apaan sih lu kak malu tau " ucap Nesya berusaha duduk tegak dan menghindar dari Kevin.
" Wow wow wow lu mau apain adik gue lu jablay " ledek Evan.
" Emang lu aja yang bisa mesra mesra an gue juga bisa kali pose lebih hot " ledek Kevin bete.
" Awas lu ya Vin , pacar bukan , tunangan kagak , enak aja lu main peluk peluk adik gue " tegur Evan .
" Makanya sudah dibilang lu tau tempat juga " ledek Kevin balik.
" Halah bilang aja lu lagi cemburu kan lihat gue mesra mesra an sama Ana " ledek Evan lagi.
" Terserah lu dah capek hati gue jadi teman lu " jawab Kevin asal.
" Kamu nggak pulang juga nyusul Indah " ledek Evan lagi.
" Astaga tega bener lu sama gue , kan aku belum selesai makan makanan penutup " elak Kevin.
" Makanan penutup emang ada ?" tanya Evan bingung.
" Ya ini lagi gue tunggu buah kek , kue kek , apa kek gitu " jawab Kevin santai.
" Dasar lu ya playboy kere , nggak punya modal , numpang makan mulu kerjaannya " ledek Evan bete.
" Gue lagi penghematan bro , lagi nabung duit nih buat modal nikah , emang cuma lu doang yang mau nikah gue juga kepengen kali " elak Kevin sendu.
__ADS_1
" Halah gaya lu Vin , pacar aja belum ada sudah mau nikah " ledek Evan .
" Suka suka gue dong , hidup hidup gue juga " jawab Kevin cuek .