Jodoh Yang Salah

Jodoh Yang Salah
#59


__ADS_3

Beberapa hari kemudian papa Owen , mama Ester, papa Adrian , mama Marina, Sasha dan Anton tiba di kota J. Mereka dijemput oleh Kevin di bandara lalu langsung di antar ke rumah Evan.


Begitu mendengar suara mobil masuk ke halaman rumah Ariana segera berlari ke pintu utama menunggu kedatangan papa , mama Ariana dan papa , mama Evan.


Ariana berlari kecil ke arah mama dan papanya menyambut kedatangan mereka ke rumah Evan .


" Selamat sore mama selamat datang di rumah mas Evan " sahut Ariana sambil memeluk mamanya Marina.


" Selamat sore , Na " jawab Marina lalu melepas pelukan Ariana.


" Selamat datang papa " salam Ariana kepada papanya Adrian lalu memeluknya.


" Puji Tuhan , selamat sore Na " jawab Adrian melepas pelukan Ariana.


" Selamat datang papa Owen " sahut Ariana gantian memeluk Owen.


" Selamat sore Na " jawab Owen melepas pelukan Ariana.


" Selamat datang mama Ester " sapa Ariana sambil memeluk Ester.


" Iya selamat sore Na , tambah cantik aja ya mantu mama " puji Ester lalu melepas pelukan Ariana.


" Selamat datang bang di rumah mas Evan" sapa Ariana kepada Anton sambil memeluk Abang kesayangan nya.


" Selamat sore Na , kamu terlihat bahagia dan sehat selama tinggal di rumah Evan " ucap Anton tulus.


" Woy Ton bantuin gue nih bawa masuk barang - barang bawaan " teriak Kevin.


" Iya sebentar bawel " jawab Anton lalu melepas pelukan Ariana dan berjalan ke arah Kevin.


Mereka semua berjalan masuk ke ruang tamu rumah Evan dan di sambut oleh Nesya dan bibi Aminah. Gantian Nesya yang cipika cipiki di dengan para tamu lalu mereka minum dan beristirahat sebentar di sofa ruang tamu rumah Evan sambil makan cemilan roti dan kue - kue jajanan pasar


Beberapa saat kemudian Nesya mengantar papa Owen ke kamar Evan , Adrian ke kamar tamu dan Sasha ke kamar Nesya untuk istirahat.


Anton ikut Kevin kembali ke kantor Evan.


Ester segera menarik tangan Marina berpindah ke dapur diikuti oleh bibi Aminah dengan alasa sedang mempersiapkan makan siang , ternyata Ester sedang mencari informasi dari bibi Aminah perihal keadaan di rumah Evan sambil menyiapkan makan siang.


Ester dan Marina sibuk menginterogasi bibi Aminah tentang peristiwa yang terjadi di rumah Evan selama Ariana tinggal di rumah Evan.


Ester dan Marina tertawa terbahak - bahak mendengar bibi Aminah bercerita yang selalu menjadi nyamuk pengganggu saat Evan dan Ariana lagi pedekate.


Tak terasa waktu makan siang tiba Ester pergi memanggil suaminya Owen di kamar Evan dan Sasha di kamar Nesya. Sedang Marina pergi memanggil Adrian di kamar tamu. Bibi Aminah menyiapkan hidangan menu makan siang di meja makan di ruang makan rumah Evan.


Ester hanya menemukan Sasha , Ariana dan Nesya di dalam kamar Nesya sedang berbenah sambil bergosip , sedangkan Owen dan Adrian tidak ada di dalam kamar Evan dan di kamar tamu.


" Sya , papa kamu kemana Sya ?" tanya Ester bingung.

__ADS_1


" Tadi keluar sebentar ke taman depan komplek sama papa Adrian ma , mau ngopi - ngopi cantik katanya " canda Nesya .


" Emang di taman depan komplek ada cafe gaul ya tempat ngopi - ngopi cantik " tanya Ester geli.


" Ada ma bisa buat cuci mata juga , kan banyak cewek cabe cabean yang suka nongkrong cari mangsa di sana " goda Nesya lagi.


" Hush kamu Sya jangan ngomong sembarangan " tegur Marina.


" Aduh benar tante kan perumahan ini emang kompleks perumahan buat kos kosan jadi banyak anak cabe cabean yang suka cari duit tambahan " ucap Nesya ngeyel.


" Ya sudah kamu panggil sana papa pulang Sya , sudah mau jam makan siang " titah Ester.


" Ayo ikut gue ke cafe depan Sa , supaya lu tau lingkungan sini " ajak Nesya lalu menarik tangan Sasha.


" Permisi tante " ucap Sasha lalu mengikuti langkah Nesya.


" Ayo kita ke ruang makan " ajak Ester kepada Marina dan Ariana.


" Kamu masih kerja Na " sahut Marina sambil berjalan masuk dengan Ariana ke dalam ruang makan.


" Iya ma " jawab Ariana kalem.


" Kok hari ini nggak ke resto" tanya Marina perlahan.


" Iya mas Evan yang suruh temenin mama sama papa , Nesya juga nggak kuliah kan hari ini " jawab Ariana santai.


" Haduh jeng itu kan cuma sementara ntar lagi sudah jadi nyonya Evander " goda Ester.


" Iya ma " cicit Ariana sumringah.


" Ha ha ha syukurlah kalau kamu senang dengan perjodohan ini , mama harap kamu bahagia di samping Evan Na " ucap Marina jujur.


" Pasti jeng , Evan itu kan dari dulu cinta mati sama Ana cuma dia patah hati karena Ana pindah waktu itu makanya pacaran sama Kris " sahut Ester.


" Jadi Evan pengagum rahasia Ana " sahut Marina senang.


" Iya sudah dari kecil gara - gara pernah di kasih kue sama Ana " ucap Ester geli.


" Itu juga gara - gara lagi main , kue Herder kesenggol Ruby jadi Ana kasih kue Ana ke Herder " sahut Ariana spontan.


" Iya itu makanya Evan suka kamu walaupun kesel dipanggil Herder " sahut Ester tambah geli.


" Kamu ya Na, masa Evan dipanggil Herder " tegur Marina.


" Habis namanya susah sebutnya ma , ya Ana panggil Herder " cicit Ariana malu.


" Nggak apa jeng itu kan panggilan kesayangan Ana untuk Evan " ledek Ester.

__ADS_1


" Iya kan bisa sayangku , oppa , honey , baby , apa kek yang mesra dikit kok Herder " ucap Marina geli.


" Iya ma , sekarang kan Ana sudah panggil mas Evan " sahut Ariana.


" Iya jeng lucu juga sebenarnya Evan dipanggil Herder , Evan waktu kecil kan emang gendut dan lucu kayak puppy gitu " goda Ester lagi.


" Bukan seperti panda kok ma " sahut Ariana spontan.


" Ehem - ehem gitu ya aku mirip panda " kata Evan kalem .


" Iya mas kamu mirip panda bulat imut " sahut Ariana refleks . " Astaga maaf " ucap Ariana spontan.


" Ha ha ha emang Evan mirip panda kok Na " tawa Anton geli.


" Iya kamu yang mirip kodok , bawel " ledek Evan balik.


" Sudah - sudah ayo kita mulai makan siang sekarang " ajak Owen dan mempersilahkan semua orang duduk di meja makan.


" Ana jaga ucapan kamu biar bagaimana pun Evan penting buat masa depan kamu jadi kamu wajib buat menghormati dan menjaga nama baik Evan " tegur Adrian.


" Sudahlah Ian , ayo kita makan " jawab Owen lalu memulai acara makan bersama.


" Jam berapa mama janjian dengan orang EO" tanya Evan lalu melanjutkan makamnya.


" Rencananya nanti jam empat sore , kamu kalau sudah selesai kerja langsung balik ke rumah" jawab Ester .


" Aku sudah nggak balik kantor ma , jadwalku sudah selesai hari ini ada Kevin yang stand by di kantor " ucap Evan perlahan.


" Baguslah kalau kamu sudah atur jadwal " ucap Ester setuju.


" Jadi hari ini semua di rumah saja dulu janjian sama EO bentar lagi kan " titah Owen kepada semua anggota keluarga.


" Iya supaya sekalian tunggu orang EO sekalian ukur badan , tinggal tunggu Kevin pulang kantor kan " sahut Ester.


" Sya kamu sudah info Indah buat buruan datang sama Linda dan Tina nggak ?" tanya Ariana.


" Sudah kak , ntar sore setelah pulang kerja mereka bakalan langsung ke sini " jawab Nesya.


" Jadi pagar ayu berempat saja Sasha nggak ikutan? " tanya Ester.


" Boleh kok ma Sasha boleh ikutan jadi pagar ayu makin ramai makin seru kan " jawab Ariana.


" Iya mau kak , aku mau banget ikutan jadi pagar ayu acara pernikahan kak Ana " jawab Sasha.


Selesai acara makan siang Owen dan Adrian main catur di ruang kerja Evan bareng Evan dan Anton.


Ester , Marina dan bibi Aminah sibuk di dapur.

__ADS_1


Nesya , Ariana dan Sasha sibuk perawatan kecantikan , luluran dan maskeran di kamar Nesya.


__ADS_2