Jodoh Yang Salah

Jodoh Yang Salah
#43


__ADS_3

Selesai mandi , berpakaian , menyisir rambut Ariana pergi ke ruang keluarga mencari anggota keluarga yang lain tapi tidak ada orang , lalu Ariana pergi ke dapur dan bertemu dengan Adrian , Marina dan Anton yang masih berbincang seru di dapur.


" Sore ma , pa , bang " sapa Ariana.


" Sini Na ayo kita rembukan " ajak Adrian.


" Mau bicara tentang apa pa ?" tanya Ariana.


" Ya bicara persiapan acara pernikahan kamu Na " ucap Marina antusias.


" Anak kosan di tempat kamu ada yang cantik nggak ?" tanya Anton.


" Nggak salah tuh tanya nya bang " ucap Ariana kepo.


" Ya kali aja ada yang cantik " ucap Anton santai.


" Ha ha ha katanya abang pria idaman sekota S kok masih tanya - tanya soal perempuan sih " tawa Ariana meledek Anton.


" Anton kita sekarang lagi mau membahas urusan persiapan pernikahan Ana bukan urusan jodoh kamu playboy " ledek Adrian.


" Ada kok pa ntar juga bakalan ketemu di kota J kan pa " ucap Ariana lagi.


" Beneran tuh " ucap Anton antusias.


" Iya lah tentu saja ada yang nama Linda jago masak calon koki di resto mas Evan , ada Tina yang perawat dan Indah yang masih sekolah bisnis manajemen , ntar juga abang bakal ketemu sendiri selama acara pernikahan " ucap Ariana.


" Jadi ada yang bisa buat cuci mata ya " ucap Anton antusias.


" Bisa bang tapi buat temenan saja ya kalau buat jadi pacar abang yang pilih sendiri ya " ucap Ariana tersenyum sendiri melihat ulah Anton.


" Anton Anton kamu ya nggak bisa melihat yang namanya perempuan mulus pasti sifat playboy mu langsung menggelora " tegur Adrian.


" Ya kan aku masih jomblo papa , masak aku jomblo terus ini aja sudah dilangkahi sama Ariana udah keburu ditinggal nikah " ucap Anton membela diri.


" Iya papa kasihan Anton masa jomblo terus pa ucap Marina membela Anton.


" Iya ngerti tapi nggak begitu juga kan bisa temenan dulu baru lihat mana yang cocok kan " ucap Adrian.


" Iya papa pasti lah prosesnya akan seperti itu pa " ucap Anton pede.


" Ayo semangat bang teman - teman kosan aku baik dan cantik kok bang " dukung Ariana.


" Itu lihat pa , Ana saja dukung aku " ucap Anton lagi.


" Iya pastilah Ana dukung kamu kan kasihan katanya pria idaman sekota S aslinya cuma jomblo ngenes " ledek Adrian .


" Sudah sudah papa kok malah ngeledek Anton kasihan kan pa " bela Marina lagi.

__ADS_1


" Ha ha ha ya lucu aja kan ma , Anton selalu mengaku pria idaman sekota S kenyataannya emang cuma jomblo ngenes kan " tawa Adrian geli.


" Papa kok gitu sih kan kasihan bang Anton pa , gitu gitu bang Anton kan kakak tersayang Ana pa ' bela Ariana.


" Iya nih papa jangan pilih kasih gitu dong pa " ucap Anton.


" Ha ha ha papa nggak pilih kasih kok hanya kenyataannya emang gitu kan kamu suka ngaku ngaku pria idaman sekota S tapi nyatanya kamu cuma jomblo ngenes " ledek Adrian.


Iya iya papa bener " ucap Anton pasrah diledekin Adrian.


" Sudah papa jangan tertawakan Anton terus selama Anton bukan tulang lunak , nggak buat masalah mama rasa cepat atau lambat Anton juga bakalan segera menyusul Ana menikah dengan seorang perempuan baik - baik kok pa " bela Marina lagi.


" Amin " ucap Adrian kalem.


" Gitu dong pa doakan Anton supaya cepat dapat jodoh bukannya diledek " ucap Anton senang.


" Iya biar bagaimana pun kamu kan anak papa yang paling ganteng " ucap Adrian.


" Iya papa benar itu emang bang Anton kakak Ana yang paling ganteng " puji Ariana setuju.


" Puji aja terus biar tambah songong " ucap Marina geli .


" Wow mama itu kenyataan kan aku anak papa dan mama yang paling ganteng " ucap Anton pede.


" Ha ha ha tuh kan pa songong nya kumat " tawa Marina tambah geli.


" Turunan mama itu " ledek Adrian.


" Sudah sudah kok jadinya papa sama mama yang saling meledek " lerai Ariana.


" Iya bukannya kita mau rundingan persiapan pernikahan Ana " ucap Anton geli.


" Iya mama lebih suka warna merah buat gaun pesta keluarga dan warna pink buat gaun pesta pagar ayu Ana , buat para pria tuxedo hitam sama seragam saja gimana Ana suka nggak? " tanya Marina.


" Boleh juga sih ma , bagaimana kalau buat acara pemberkatan nikah di gereja dress mama sama tante Ester warna gold buat Nesya sama pagar ayu Ana warna krem pastel ma , pasti cantik banget deh buat foto " ucap Ariana setuju .


" Boleh juga begitu , jadi warna emas di pagi hari dan warna merah buat resepsi cocok banget itu buat foto dapet banget warnanya " ucap Anton setuju.


" Aku info ke mas Evan dulu ya " pamit Ariana.


" Ha ha ha bilang aja lu kangen kan sama Evan " ledek Anton.


" Aku beneran cuma mau info mas Evan soal warna gaun acara pemberkatan nikah dan resepsi aja bang " ucap Ariana.


" Alasan saja kan bisa info lewat wa saja " ledek Anton.


" Anton wajar kan kalau Ana mau bicara langsung dengan Evan itu lebih sopan dari pada melalui wa " tegur Marina.

__ADS_1


" Ha ha ha kamu cemburu ya " ledek Adrian.


" Nggak lah pa gitu aja mau dicemburui " tolak Anton mengelak.


" Terus kenapa kalau Ana bertemu langsung dengan Evan wajar kan cuma tetangga juga " ucap Adrian geli.


" Ya sudah sana cepetan ke sebelah " ucap Anton kesel diledek papa dan mamanya.


" Papa , mama Ana ke sebelah dulu ya apa mau bawa cemilan buah apa gitu ?" tanya Ariana.


" Nggak usah Ana kan kamu hanya singgah sebentar saja kan " ucap Marina.


" Ya sudah Ana ke sebelah dulu ya " pamit Ana lalu berjalan ke arah pintu depan rumah Adrian.


" Iya sini papa temenin , ma papa ke sebelah dulu ya " ucap Adrian lalu menyusul Ana .


Adrian dan Ana berjalan keluar dari rumah Adrian dan pergi ke rumah Owen.


Tok tok tok...


Adrian mengetuk pintu rumah keluarga Owen.


Pintu rumah keluarga Owen dibuka oleh Nesya .


" Masuk om , kak Ana " ucap Nesya.


Adrian dan Ana melangkah masuk ke dalam rumah keluarga Owen lalu Nesya menutup lagi pintu rumah.


" Ayo om , kak Ana kita ke dalam aja papa sama mama lagi duduk di belakang , kak Evan masih istirahat kok di kamarnya " ucap Nesya sambil berjalan masuk ke area ruang keluarga diikuti oleh Adrian dan Ana. Melalui area ruang keluarga Nesya berjalan terus ke area dapur dan memanggil papa dan mamanya.


" Pa , ma ada om Adrian dan kak Ana " ucap Nesya memanggil papa dan mamanya .


" Om Adrian dan kak Ana sama papa dan mama dulu ya , aku mau panggil kak Evan dulu " ucap Nesya lalu berjalan ke arah kamar Evan.


" Ada apa Ian ?" tanya Owen.


" Duduk sini mas Ian , Ana mantuku yang cantik " ajak Ester beranjak menggandeng Ana duduk di kursi sebelahnya lalu menuangkan teh di cangkir buat Ana dan kopi buat Adrian.


Adrian duduk di sebelah Owen lalu berucap " Aku cuma temani Ana , Wen dia mau info sama Ester soal gaun buat persiapan acara pernikahan " .


" Iya ma , pa bagaimana kalau buat acara di gereja dress brokat warna gold buat mama Ester dan mama sedangkan buat Nesya dan teman - teman pagar ayu warna krem pastel. Buat acara resepsi dress warna merah buat mama Ester dan mama , buat pagar ayu warna pink " ucap Ariana menjelaskan.


" Bagus itu warna gaunnya sesuai buat acara pagi dan malam jadi dekorasi acara pemberkatan nikah di gereja dan acara resepsi bisa disesuaikan . Kamu suka jenis bunga apa Ana ?" tanya Ester.


" Ana ikut pilihan mama Ester saja " ucap Ana bingung nggak mengerti urusan dekorasi interior pesta.


" Ada apa Ana ?" tanya Evan lalu duduk di kursi samping Ana.

__ADS_1


" Aku cuma mau info sama mas bagaimana kalau gaun buat acara pemberkatan nikah di gereja punya mama dan mama Ester warna gold lalu buat Nesya dan teman - teman pagar ayu warna krem pastel. Sedangkan warna merah buat gaun mama juga mama Ester untuk acara resepsi dan warna pink buat Nesya dan pagar ayu . Buat para pria pagi tuxedo putih dan malam tuxedo hitam " ucap Ana menjelaskan kepada Evan .


" Boleh ntar info saja ke EO " ucap Evan setuju.


__ADS_2