
Pada sore harinya..
Di dalam kamar rumah kosan Ariana...
Kring kring kring
Ariana menelpon Raditya...
Sekali , dua kali , tiga kali
Batin Ariana " kok mas Raditya nggak angkat ya ? "
Ariana ganti menelpon abangnya Anton
Kring kring kring
" Ya ada apa dek " jawab Anton, wajah Anton muncul di layar ponsel Ariana.
" Abang ngomong apa ke mama ?," tanya Ariana memasang wajah cemberut.
" Ha ha ha kenapa kena diomelin mama ya " ejek Anton menertawakan Ariana.
" Abang " ucap Ariana manyun.
" Ha ha ha kamu jadi mirip suneo " ejek Anton lagi ( Suneo \= tokoh karton teman doraemon anak yang mulutnya panjang ) .
" Aish.. abang kaleng - kaleng " ucap Ariana balik mengejek Anton.
" Haduh gitu aja ngambek" ejek Anton lagi.
" Ngaku nggak " desak Ariana.
" Ngaku apaan? " tanya Anton.
" Abang ngomong apa ke mama soal aku sama mas Radit? " tanya Ariana lagi.
" Dek dek abang sudah bilang sama kamu kan abang nggak ngomong apa - apa " elak Anton.
" Terus kenapa mama ngomong nggak suka sama mas Raditya ?" tanya Ariana kepada Anton.
" Lha mana abang tau dek? yang pacar Raditya kan kamu dek, kenapa tanya sama abang? " tanya Anton balik ke Ariana.
" Bener abang nggak ada ngomong apa - apa sama mama? " tanya Ariana lagi.
" Astaga dek.. abang nggak pernah ikut campur urusan kamu ya.. coba deh kamu ingat - ingat ada ngomong apa sama mama " tanya Anton lagi.
" Bener abang sama sekali nggak ada omong apa - apa sama mama ? " tanya Ariana lagi penasaran.
" Yah... kamu ini ya dek, yang nekat mau ikutan Raditya kan kamu sendiri, kamu nggak dengar kan waktu abang bilang jangan, waktu mama nggak setuju, lha sekarang kenapa kamu tanya sama abang, dek? tanya Anton lagi.
" iya tapi kan" ucapan Ariana dipotong sama Anton.
" Abang nggak pernah ikut campur masalah hubungan kamu sama Raditya ya dek, itu keputusan kamu sendiri yang nekat ya mau hidup mandiri kan , kenapa sekarang tanya sama abang, itu kan keputusan kamu sendiri dek " jawab Anton memotong ucapan Ariana.
" Iya iya masa sih bang " ucapan Ariana dipotong lagi sama Anton.
" Terserah lu dah , sudah sekarang kamu to the point aja dek, mau minta duit lagi? tanya Anton.
" Nggak aku cuma mau tau abang ada cerita apa sama mama? " tanya Ariana lagi.
" Astaga dek kamu ya , dibilangin juga abang nggak ada urusan sama hubunganmu dengan Raditya, apa kamu pikir abang kurang kerjaan ya ?" jawab Anton lagi.
" Yang bener bang ?" tanya Ariana ragu kepada Anton.
" Terserah kamu lah dek capek ngomong sama budak cinta, ya sudah dulu ya dek " ucap Anton sambil memutuskan sambungan telpon. Wajah Anton hilang dari layar hp Ariana.
Ariana sibuk dengan pikirannya sendiri sepertinya memang karena ucapannya sendiri lah yang membuat mamanya tidak suka akan hubungannya dengan Raditya karena statusnya yang nggak jelas.
Status yang menggantung, tunangan nggak, istri bukan semakin membuat Ariana membulatkan tekad untuk melepas Raditya.
Ariana memutuskan menelpon Raditya lagi .
Kring... kring... kring...
Telepon Ariana masih belum diangkat.
__ADS_1
Akhirnya Ariana memutuskan mengirimkan wa chat saja.
Ariana : Mas.. koq telpon gue nggak diangkat, kalo sempat gue mau ketemu ada yang mau diomongin sama mas, penting.
Ariana meletakkan ponsel nya di meja dan memutuskan duduk di kursi samping jendela, sibuk dengan pikirannya sendiri sambil memandang langit senja.
Tok... tok... tok...
" Kak , kak Ana " panggil Nesya kepada Ariana.
" Iya sebentar" jawab Ariana .
Ariana bangkit dari tempat duduknya, melangkah ke arah pintu kamar , buka kunci pintu, memutar gagang pintu dan membukanya.
" Kenapa Sya? " tanya Ariana.
" Kakak sudah makan belum ? " tanya Nesya kepada Ariana sambil melangkah masuk ke dalam kamar Ariana.
" Belum Sya " jawab Ariana sambil menutup pintu kamarnya.
" Kita pergi beli makan yuk kak? " ajak Nesya.
" Mau makan dimana Sya ? " tanya Ariana.
" Ada deh enak kok makanannya, tempatnya juga lumayan lah " jawab Nesya.
" Apa kita pesan pengantaran makanan online aja Sya.. " tawar Ariana.
" Yah nggak seru lah kak, kita makan di tempat aja sambil ngobrol santai, ngomongin gossip - gossip hot yah mau yah kak " bujuk Nesya.
" Gue lagi malas keluar Sya " ucap Ariana ogah - ogahan.
" Ayolah kak temenin gue makan sebentar doang kok, cuma makan malam aja, gue lagi bete banget nih di kosan mulu " bujuk Nesya lagi.
" Haduh gue lagi nggak mood nih.. Sya " jawab Ariana lemes.
" Ayolah kak temenin gue sebentar doang kok " rayu Nesya lagi.
" Nggak deh Sya gue mau pesan online aja " ucap Ariana lagi nggak mood.
" Hu rejeki nggak boleh di tolak " ucap Ariana ragu.
" Iya lah kak rugi kali kalo tolak rejeki " ucap Nesya masih membujuk Ariana.
"Benaran ya, nggak lama ya, cuma pergi makan doang ya " ucap Ariana lagi kepada Nesya.
" Iya kak sumpah cuma pergi makan doang kok, nggak kemana - mana lagi paling singgah mini market buat beli cemilan doang kak, ya ya mau ya kak " ucap Nesya memelas.
" Iya deh Sya mumpung dapat traktiran makanan gratis " ucap Ariana masih malas bergerak.
" Ayolah kak kapan lagi kita bisa pergi makan berdua " bujuk Nesya lagi.
" Iya iya ntar aku ganti celana dulu " ucap Ariana pasrah.
" Gitu dong kak, gue tunggu di depan ya kak " ucap Nesya senang sambil berjalan keluar dari kamar kosan Ariana.
Ariana mengganti celana pendeknya dengan celana panjang jeans. Menyisir rambut, mengaplikasikan riasan wajah tipis, memakai lipgloss dan menuangkan sedikit body cologne ke bajunya. Mengambil dan menyelempangkan tas di bahunya, memakai jaket dan mengambil kunci motor.
Ariana membuka dan menutup pintu kamarnya lalu menguncinya.
Ariana berjalan ke ruang tamu rumah kosan.
" Ayo mau cari makan dimana Sya ? " tanya Ariana setelah bertemu dengan Nesya.
" Di depan aja dekat kok " ucap Nesya.
Ariana naik ke atas motor kesayangannya diikuti Nesya naik di belakangnya. Ariana menjalankan motornya perlahan keluar dari pekarangan rumah kosan menuju ke tempat makan yang ditunjuk Nesya.
Ariana dan Nesya berhenti di depan sebuah resto yang lumayan dekat dengan tempat kosan mereka.
Ariana dan Nesya turun dari sepeda motor.
Mereka berdua berjalan masuk ke dalam resto.
" Elu sering makan disini Sya " tanya Ariana kepada Nesya sambil duduk di atas sebuah kursi.
__ADS_1
" Baru juga mau nyobain kak " jawab Nesya santai.
" Elu yakin mau traktir gue makan disini, elu punya duit kan Sya ?" tanya Ariana ragu.
" Ya iyalah kak gue bawa duit kok, kalo nggak cukup ada debit card kok " ucap Nesya lagi.
" Mau makan apa kakak - kakak yang cantik " tanya gadis imut pelayan resto berseragam batik warna biru.
" Gue mau tanya dulu menu makanan favorit disini apa ya mbak " tanya Ariana.
Si mbak pelayan restoran menunjukkan beberapa menu makanan chef recommended di daftar menu resto.
Nesya dan Ariana memesan menu makanan pilihan masing - masing beserta minumannya. Lalu mbak pelayan restoran pergi dengan catatan pesanan makanan mereka.
Sambil menunggu pesanan makanan mereka datang Nesya mengambil dan merobek plastik bungkusan kerupuk peyek kacang yang tersedia diatas meja.
" Mau peyek kak ? " tanya Nesya menawarkan kerupuk peyek kacang itu kepada Ariana.
Ariana menangguk kepala perlahan, mengambil sekeping patahan kerupuk peyek kacang dan memakannya.
Nesya juga ikutan makan sekeping patahan kerupuk peyek kacang.
" Tau dari mana restoran ini Sya ? tanya Ariana.
"Dari teman kampus lah kak, pan kakak tau gue ratu gossip kampus " jawab Nesya cekikikan sambil senyum - senyum sendiri.
" Kenapa Sya? kayaknya elu lagi senang banget deh " tanya Ariana.
" Emang gue lagi senang kok kak makanya pengen makan diluar ngerayain." ucap Nesya senyum - senyum misterius .
" Ngerayain apa Sya? " tanya Ariana lagi.
" Ada deh kak " jawab Nesya lagi masih senyum - senyum sendiri.
" Sudah lama kamu disini Anastasya " tanya seseorang disamping Nesya.
Nesya menoleh melihat kearah lelaki yang menyapanya.
" Baru aja kok, kak " jawab Nesya .
Lelaki itu duduk di kursi samping Nesya .
" Sudah pesan? " tanya lelaki itu.
" Sudah kok kak " jawab Nesya.
Lelaki itu menjentikkan jarinya memanggil pelayan resto.
" Tambahin satu jus alpukat sama satu nasi goreng seafood " ucap lelaki itu kepada si mbak pelayan.
" Iya, pak.. ada lagi tambahannya " tanya si mbak pelayan .
" Kalian mau nambah apa? " tanya lelaki itu.
" Mau es krim kak? " tanya Nesya kepada Ariana.
" Ada es krim rasa apa? " tanya Ariana kepada si gadis pelayan.
" Ada es krim cup rasa coklat ,strawberry, blueberry, durian, vanilla. " jawab si mbak pelayan.
" Gue mau yang blueberry aja satu " jawab Ariana.
" Gue mau yang strawberry dong " ucap Nesya antusias.
" Keluarin es krim nya dulu ya " ucap lelaki itu kepada si mbak pelayan.
" Iya pak " jawab si mbak pelayan sambil menganggukan kepala perlahan lalu pergi mengambil pesanan mereka.
" Siapa? " tanya lelaki itu setelah si gadis pelayan pergi ke dalam.
" Astaga gue ampe lupa kenalin ini kak Ariana teman kos gue, kak " jawab Nesya.
Lelaki itu mengulurkan tangan ke arah Ariana. " Evander " ucap lelaki itu.
" Ariana " ucap Ariana sambil mengulurkan tangannya menjabat tangan Evander.
__ADS_1