
" Bukannya kak Kevin berantem sama perempuan cantik itu? " tanya Ariana ragu.
" Sedikit , kamu tau dari mana Ana ?" tanya Kevin balik.
" Karena aku masih kerja jadi kasir di mini market waktu itu " jawab Ariana.
" Oh maaf aku nggak lihat " ucap Kevin cuek.
" Iya gimana mau lihat kak Kevin lagi ribut kan sama perempuan cantik itu " ucap Ariana mengingat kejadian di mini market.
" Iya kamu bener Na , waktu itu gue emang lagi nggak fokus " ucap Kevin mengaku.
" Makanya jadi playboy yang bener " ledek Evan.
" Astaga bro aku benar benar nggak ada hubungan apa - apa dengan Sofiya " elak Kevin.
" Terus kenapa bisa berantem ?" tanya Evan lagi.
" Ya gimana nggak berantem Sofiya minta ditemani ya aku nggak bisa " jawab Kevin jujur.
" Berantem cuma karena minta ditemani doang kak Kevin tega banget ya " ledek Nesya.
" Woi aku ini kerja masih ngurus dokumen jual beli resto , masih ngurus dokumen - dokumen kantor , emang Sofiya siapa nya gue , pacar bukan , istri juga bukan kok " jawab Kevin mulai kesel.
" Siapa tau Sofiya mau pendekatan sama kak Kevin " ucap Ariana santai.
" Alamak pusing aku dah kalau dikit- dikit cuma buang waktuku mengurus soal perempuan , kaya kagak miskin iya " ucap Kevin sewot.
" Makanya cari istri sultana yang bisa piara lu bro kayak Sofiya putri konglomerat " ledek Evan.
" Gila lu ya masa gue jadi lelaki simpanan Sofiya , ogah gue " protes Kevin.
" Kenapa tidak ?" ledek Evan lagi.
" Nggak sekali nggak tetap nggak ! " jawab Kevin tegas.
" Ntar nyesel lu bro ?" ledek Evan lagi.
" Gue dekat sama Sofiya juga gara-gara urusan kerjaan dokumen pembukaan cabang resto yang di mall kalau bukan masalah dokumen gue juga malas ketemu sama Sofiya " jawab Kevin cuek.
" Ha ha ha dapat kesempatan jadi simpanan putri konglomerat malah dilewatkan katanya playboy " tawa Evan meledek Kevin.
" Makanya lu ya bro jadi bos yang tajir dong bangun mall juga kek , masa lu kalah sama Sofiya ! " ledek Kevin balik.
__ADS_1
" Bacot lu ya Kevin , mulut sama kepala pada lain kira kira kalau bicara emang bangun mall nggak pakai duit gede " sindir Evan kesel.
" Kamu sudah ditikung juga sama ex Ana tadi ketemu tuh lagi makan malam sama sultana Sofiya " ledek Evan lagi.
" Ha ha ha cocok lah mereka berdua , yang laki playboy cap kodok tampang pas pasan saja belagu mau jadi playboy , yang perempuan sultana putri jadi seperti cerita dongeng pangeran kodok ya " ledek Kevin setuju.
" Kamu yakin nggak mau sama sultana Sofiya? " tanya Evan lagi kepo.
" Nggak sekali nggak tetap nggak ! " jawab Kevin tegas.
" Padahal.kalau kamu jadi simpanan sultana Sofiya nilai plus nya banyak dan nilai lu jadi lompat jauh tinggi bisa puluhan kali lipat lho di atas aku bro ":ledek Evan lagi.
" Halah Sofiya buat kamu saja bro , kalau mau sana ambil aku ikhlas kok " ledek Kevin balik.
" Woi kamu waras nggak sih aku sudah mau menikah sama Ana tinggal menghitung hari !" sahut Evan ngegas.
" Ha ha ha siapa suruh lu rese dari tadi yang di bicarakan Sofiya mulu " ledek Kevin balik.
" Kamu kenapa nggak mau jadi simpanan sultana Sofiya ?' tanya Evan masih penasaran.
" Kamu mau jadi simpanan Ariana?" tanya Kevin balik.
" Aku beda bro , aku kan sanggup menafkahi dan menjaga Ariana jadi wajar dong aku yang jadi kepala rumah tangga " jawab Evan santai.
" Halah kamu juga kampungan Van , orang kaya baru punya duit cetek juga sudah belagu " ledek Kevin lagi.
" Boleh nggak kita bicara yang lain saja ya " elak Kevin sudah kesal sama Evan.
" Iya mas kasihan kak Kevin diledek mulu dari tadi " ucap Ariana membujuk Evan.
" Tapi kenapa kak Kevin nggak mau jadian sama Sofiya ?" tanya Nesya masih ngeyel.
" Halah kamu ya Sya anak kecil nggak usah kepo deh urusan orang dewasa " kilah Kevin malas menjawab pertanyaan Nesya.
" Bukannya lebih baik kamu jujur Vin , " bujuk Evan juga kepo masalah Sofiya.
" Kamu suka diancam ancam sama orang ya Van ?" tanya Kevin bete.
" Ya itu kan hanya masalah komunikasi dan sudut pandang saja bro , " ucap Evan masih santai.
" Enak aja lu ngomong Van , kalau beneran ada sesuatu yang dia nggak suka jadi gue harus siap siap setiap saat digebukin sama body guard Sofiya gitu " jawab Kevin kesal.
" Kehidupan kita beda status Van , gue sadar siapa diri gue " jawab Kevin lagi.
__ADS_1
" Bukannya bagus bro jadi kamu bisa jadi tuan muda gitu Vin " goda Evan .
" Woi gue ini pria yang punya harga diri tau , gini gini gue masih sanggup beli rumah , beli mobil sendiri nggak perlu jadi simpanan Sofiya buat naik status " sahut Kevin bete.
" Maksud aku kalau kamu jadi simpanan Sofiya bukannya banyak tender bisa kamu dapat artinya banyak dapat komisi kan jadi dompet sama rekening lu penuh duit bro " goda Evan lagi.
" Astaga brengsek dah lu Van , benar - benar teman yang nggak bener , lu suruh gue jual diri buat jadi simpanan Sofiya supaya dapat tender banyak lu pikir gue lelaki apaan ?" protes Kevin kesel.
" Bukannya kamu playboy cap kolor ijo Vin , yang suka nyuri hati cewek " ledek Evan makin geli melihat Kevin kesel.
" Gue emang suka genit ya sama perempuan tapi gue nggak pernah mainin hati perempuan ya , gue genit juga bantuin lu kali bro , supaya urusan dokumen cepat selesai bukan buat jadi playboy" jawab Kevin jujur.
" Iya iya tau kok " jawab Evan kalem.
" Aku cuma mau tau reaksi kamu karena kemarin aku lihat dengan mata kepala sendiri sultana Sofiya lagi dinner sama ex Ana " jawab Evan perlahan.
" Bodoh amat dah lagi pula itu mah bukan urusan gue , terserah mereka berdua mau ngapain juga " jawab Kevin lagi tegas.
Batin Evan " Padahal aku ingin tau bagaimana reaksi Ana melihat Raditya sama Sofiya , ternyata sama sekali nggak ada kegelisahan ataupun amarah di matanya "
" Betul itu kak bukan urusan kita juga ya " jawab Nesya tosan tangan sama Kevin.
" Ha ha ha lu mah anak kecil ikutan mulu " ledek Kevin gemas.
" Syukur gue belain juga " sahut Nesya.
" Iya iya pasti ada maunya kan lu belain gue " ledek Kevin lagi.
" Ha ha ha tau aja sih kak ' tawa Nesya girang.
" Tau lah sifat matre lu mah udah parah Sya , lu baik juga pasti ada maunya kan sebelas dua belas lah sama gue " sahut Kevin jujur.
" Terus mau bantuin nggak ?" tanya Nesya lagi.
" Bantuin apa ?" tanya Kevin.
" Ntar kan aku dan Indah yang bakalan urus resto yang cabang di mall kak Kevin bantuin Indah ya kalau ada masalah " ucap Nesya terus terang .
" Bukannya mau panggil Anton buat bantuin Indah ?' tanya Kevin.
" Iya tapi yang tau masalah resto kan kak Kevin , kak Anton sama Indah kan masih awam lagi pula belum tentu kan kak Anton mau pindah ke kota J " ucap Nesya.
" Nggak aku nggak terlibat urusan admin resto Sya , aku sementara bantu karena kalian bertiga mendadak ke kota S buat acara lamaran " jawab Kevin tegas.
__ADS_1
" Hanya sementara saja kok kak , setelah gue lulus kuliah dan admin resto cabang mall sudah berjalan lancar , kan kita juga bakalan cari orang lagi buat ekspansi buka cabang baru lagi " ucap Nesya membujuk Kevin.
" Begini saja gimana kalau cabang baru resto dibuka di kota S jadi kak Anton nggak perlu pindah ke kota J " usul Ariana tiba - tiba.