Jodoh Yang Salah

Jodoh Yang Salah
#7


__ADS_3

Keesokan harinya


Ariana bangun pagi dengan perasaan galau , hatinya masih resah.


Ariana bangun dari ranjangnya, berdoa mendamaikan hatinya yang bimbang, lalu mandi , ganti pakaian dan berdandan bersiap


berangkat kerja.


"Elu kenapa Na " tanya Bertha kepada Ariana.


" Kenapa gimana mbak ? " balik nanya Ariana kepada Bertha.


" Wajah elu Na, kelihatannya lesu banget deh, biasanya muka kamu Na , berseri - seri gimana gitu kinclong dilihatnya Na " kata Bertha lagi.


" Iya nih perasaan gue lagi nggak happy mbak " kata Ariana kepada Bertha.


" Emang elu kenapa Na? " tanya Bertha lagi.


Akhirnya Ariana curhat sama Bertha dengan harapan di beri solusi nasehat dari Bertha.


" Ntar lu biasa aja Na , yang sabar, tahan emosi lu, setelah makan waktu mau pulang, baru lu tanya Raditya baik baik tentang video itu. " kata Bertha prihatin.


" Kamu alasan aja pura pura baru di kirimin ama Tina soal video itu." kata Bertha lagi.


" Kamu lihat reaksinya Raditya , biasanya cowok bakalan ngeles cari cari alasan buat pembenaran " ucap Bertha lagi.


" Kalau di hatinya masih ada kamu Na , Raditya bakalan pasang wajah sendu rayu rayu, bujuk bujuk elu buat maafin dia Na.. " kata Bertha lagi


" Yang paling seru itu ya , kalau Raditya marah - marah ngamuk ngamuk nggak jelas, nyari - nyari alasan buat nutupin kesalahannya sama elu na.. "


" Ntar dilihat aja deh mbak , " sahut Ariana lemes.


******


Kring.. kring.. kring


Ponsel Ariana berdering muncul nama Raditya di layar ponselnya.


Ariana keluar dari kamar mandi, mengambil ponsel di atas meja.


Menekan lingkaran hijau menjawab panggilan Raditya . Wajah Raditya muncul di layar ponsel Ariana.


" Hallo mas " jawab Ariana datar.


" Hallo dek kamu sudah siap ? " tanya Raditya.


" Belum mas, gue baru selesai mandi " ucap Ariana ogah - ogahan .


" Mas sudah mau jalan kesana, kamu siap - siap ya, " ucap Raditya lembut.


" Iya mas " sahut Ariana perlahan.


Ariana berpakaian dandan yang cantik bersiap menunggu kedatangan Raditya.


" Wow cakep banget kamu Na " puji Linda kepada Ariana.


" Linda kamu belum kirim ke gue video mas Raditya ama Karin punya kamu Lin " pinta Ariana kepada Linda.


" Astaga maaf Na gue lupa " ucap Linda.


" Tolong gue kirim sekarang ya " ucap Linda lagi.

__ADS_1


Ting... bunyi suara notifikasi ponsel Ariana.


Ariana masih asyik ngobrol bareng Linda di ruang tamu kosan.


Tin...tin.. tin...


Bunyi suara klakson mobil Raditya yang lagi parkir depan pekarangan rumah kosan Ariana.


" Gue jalan dulu ya Lin " pamit Ariana kepada Linda.


" Iya lu baik - baik ya Na jalan sama Raditya "


jawab Linda.


Ariana berjalan keluar dari ruang tamu rumah kosannya, melewati pekarangan, dan masuk ke dalam mobil hitam Raditya.


" Cantik banget kamu dek." puji Raditya kepada Ariana.


" Makasih mas Raditya " jawab Ariana sambil tersenyum lembut.


" Yuk kita langsung jalan aja " kata Raditya sambil menjalankan mesin mobilnya perlahan melaju meninggalkan rumah kosan Ariana.


Raditya membunyikan radio mobilnya, terdengar info - info keadaan lalu lintas di kota J dibarengi lagu - lagu kekinian yang mengalun disela - sela berita yang diinformasikan dari radio.


Mereka sampai di mall, Raditya berjalan masuk ke mall sambil memegang tangan Ariana.


" Mau kemana dulu dek ?" tanya Raditya kepada Ariana.


" Terserah mas Raditya mau ngapain adek ikutan mas aja " jawab Ariana pelan.


" Kita makan dulu yuk " ajak Raditya sambil


berjalan ke arah gerai tenant - tenant resto yang berjejer di sepanjang area mall.


Mereka duduk di dalam kubikel, memesan makanan , ngobrol , sambil berselfie ria dan sesekali memperhatikan orang orang yang berlalu lalang di dalam mall.


Pesanan makanan mereka tiba, mereka berselfi lagi dengan makanan dan minuman masing masing bergantian, lalu makan berdua.


" Setelah makan mau jalan lihat apa lagi dek" tanya Raditya .


" Makan Ice cream yuk, mas " ajak Ariana.


" Boleh asal kamu senang dek " jawab Raditya sambil tersenyum manis kepada Ariana.


Batin Ariana "apa ini yang orang orang bilang kalau lelaki berkelakuan sangat baik dan manis untuk menutupi kesalahannya."


" Habis makan es krim mau kemana lagi dek, " tanya Raditya lagi.


" Terserah mas Raditya aja, aku ikutin apa kata mas aja " jawab Ariana pelan.


" Kamu yakin dek, bukannya kamu yang minta mau jalan bareng mas " pancing Raditya .


" Apa kita nonton film di bioskop aja mas? " tanya Ariana kepada Raditya.


Ariana berusaha menikmati waktu kebersamaannya dengan Raditya.


" Aku harap rasa sayangku padamu mas , masih membawa kedamaian dan kebahagiaan bagi kita berdua mas, dan bukan kebencian karena penghianatanmu padaku mas ."


" Iya boleh dek, apa aja bakalan mas lakukan buat kamu dek yang penting kamu happy " rayu Raditya kepada Ariana sambil tersenyum manis.


Selesai makan dan membayar makanan mereka, Raditya kembali menarik tangan Ariana perlahan lalu berjalan keluar dari resto.

__ADS_1


Mereka berdua berjalan santai bergandengan tangan, melihat - lihat produk barang - barang pajangan, yang ada di dalam gerai toko - toko area mall.


" Bersikap baiklah padaku mas, agar aku tidak lagi benci mencintaimu mas. Agar aku masih mampu memaafkan penghianatanmu dan bersabar menghadapimu mas. Semoga ini semua hanya sebuah kesalahpahaman semata, agar aku sanggup tetap berada disisimu mas. " ucap Ariana dalam hati.


Ariana berjalan sambil melamun sibuk dengan pikirannya sendiri.


" Kamu kenapa dek" tanya Raditya lembut kepada Ariana.


" Koq diam dek, ngak biasanya kamu melamun sambil jalan begini " tanya Raditya lagi, heran melihat Ariana melamun.


" Aku gak apa - apa koq mas " sahut Ariana lirih berbohong kepada Raditya.


" Bener kamu gak apa - apa dek? " tanya Raditya lagi kepada Ariana.


" Kalau kamu ada masalah sama temenmu atau ama rekan kerjamu ngomong dek, mas bukan orang pinter atau paranormal yang bisa baca pikiran kamu dek " lanjut Raditya .


" Masalahku justru sama kamu mas " ujap Ariana dalam hati .


Ariana bimbang, ragu berusaha mengumpulkan keberaniannya untuk bertanya kepada Raditya tentang Karin.


Jika ia diam memaafkan kesalahan Raditya hubungannya dengan Raditya akan baik - baik saja, seolah - olah tidak ada masalah yang terjadi diantara mereka.


Jika ia bertanya, berterus terang kepada Raditya tentang Karin, maka hubungannya dengan Raditya akan bermasalah .


Hal ini memuat Ariana sangat resah karena sudah tidak bisa lagi percaya akan kesetiaan Raditya kepadanya.


Ariana tahu Raditya jalan bersama Karin dibelakangnya, karena melihat dengan mata kepalanya sendiri.


"Berapa banyak lagi perempuan yang ada hubungan dengan mas Raditya selain Karin? " Ariana bertanya sendiri merasa galau dalam hatinya.


Pikiran negative Ariana terhadap Raditya semakin kuat.


Sejatinya rasa cinta membawa rasa suka, damai, bahagia, nyaman, keyakinan ketika menghabiskan waktu bersama pasangan.


Perasaan positive yang membuat hidup terasa lebih indah, lebih bermakna, lebih bahagia.


Bukan perasaan negative yang membuat rasa benci, amarah, sedih, dan ragu .


Ketika berteman pun kita mau berteman dengan orang yang disukai, orang baik yang diyakini bisa membawa rasa bahagia selama menjalani pertemanan.


Tentu kita tidak mau berteman dengan orang yang tidak kita sukai , orang yang membuat kita tidak bahagia.


" Kenapa rasa sayangku padamu membuatku tersiksa begini mas " batin Ariana resah.


Mereka masuk ke dalam area bioskop XXI , di lantai 5 area mall


Raditya menarik lembut tangan Ariana memilih film yang ingin di tonton , antri beli tiket , beli pop corn dan minuman.


Mereka duduk di barisan sofa dekat salah satu pintu studio .


" Hari ini sebenarnya kamu kenapa dek? kamu banyakan diam ngak ceria seperti biasanya " tanya Raditya lagi kepada Ariana.


Ariana menghembuskan nafas panjangnya


" Huh " masih bingung mau ngomong apa kepada Raditya.


" Kamu sebenarnya lagi ada masalah apa dek, ngomong dong dek, jangan diam aja ?" tanya Raditya lagi.


" Aku nggak tau gimana ngomongnya, mas " jawab Ariana kepada Raditya.


" Jangan selalu bersikap manja dan kekanakan begitu dek, selalu ngambek, selalu mau dibujuk " ucap Raditya mulai kesal.

__ADS_1


" Astaga jadi begitukah aku selama ini di matamu mas Radit ? " Ariana syok mendengar ucapan Raditya kepadanya.


Bunyi pengumuman panggilan masuk ke theater terdengar, Raditya dan Ariana menuju ke theater sesuai tiket nonton mereka.


__ADS_2