Jodoh Yang Salah

Jodoh Yang Salah
#29


__ADS_3

Keesokan harinya


Kring kring kring


Ponsel Ariana berbunyi , nama Nesya muncul di ponsel Ariana. Ana menekan menggeser lingkaran hijau di layar ponselnya. Menyalakan sambungan video call. Wajah Nesya muncul di layar ponsel Ariana.


" Ya ada apa Sya " tanya Ariana


" Kak Ana bisa tolong datang ke restoran sekarang nggak? " tanya Nesya.


" Ada apa Sya? " tanya Ariana .


" Datang aja kak , sekarang ya buruan ditunggu lho as soon as possible " kata Nesya tersenyum kepada Ariana.


" Ya aku ganti baju dulu ya " jawab Ariana.


" Iya buruan kak " kata Nesya.


" Iya sudah ya " ucap Ariana mematikan sambungan.


Ariana segera mandi, dandan dan berganti pakaian. Menyisir rambut mengambil tas, berjalan keluar dan mengunci kamar kosnya.


Sesampainya Ariana di restoran xx , Ana segera masuk mencari Nesya.


" Ada apa Sya? " tanya Ariana setelah bertemu Nesya di dalam restoran .


" Kak Ana naik absensi dulu baru turun bantu Nesya ya. " kata Nesya.


" Iya Sya " jawab Ariana lalu melangkah naik ke lantai dua absensi lalu turun lagi.


" Kak Ana tolong Nesya ya , gantikan kerja kak Rena jaga kasir hari ini " kata Nesya kepada Ariana.


" Iya Sya siap bu bos " kata Ariana.


" Apa kak Ana makan dulu ya, gue mau keluar dulu sebentar sekalian lanjut ke kampus jadi balik ke restoran mungkin sudah malam " kata Nesya.


" Kalo boleh aku makan ntar aja di bawah sini Sya , di restoran aja ya , tadi pagi aku sudah sarapan Sya jadi sekarang masih kenyang " sahut Ariana masih gerah.


" Ini kunci ruang admin kak Ana pegang aja." kata Nesya sambil memberikan kunci ruangan kepada Ariana.


" Aku fokus jaga kasir dulu ya Sya ampe Jessi datang ganti tugas aku " kata Ariana.


" Iya ntar closing pagi duit ama nota kan kak Ana harus simpan di atas. " saran Nesya.


" Iya Sya kamu benar aku simpan di saku saja ya kuncinya "


Kalo ada masalah kak Ana telpon gue aja ya" kata Nesya.


Nesya segera berjalan keluar dari restoran.


Batin Ariana " moga moga semua lancar nggak ada masalah. "


" Sya kok kamu disini " tanya Linda.


" Kata Nesya, Rena nggak bisa masuk " jawab Ariana.


" Ya mana gue lagi ada perlu sama Rena Na " gerutu Linda.


" Ya aku mana tau Lin " jawab Ariana.


" Ya sudah gue masuk lagi, ntar siang kita makan bareng ya Na " ajak Linda.


" Iya boleh Lin " kata Ariana menyetujui ajakan Linda.


Tiga jam kemudian


" Ayo Na kita istirahat makan siang " ajak Linda.


" Kita makan di sini aja ya Lin , aku nggak bisa pergi kemana mana " kata Ariana.

__ADS_1


" Iya gak apa apa gue cuma mau makan siang bareng sama kamu Na, biasanya gue makan siang bareng Rena." kata Linda.


" Kamu mau makan apa Lin? " tanya Ariana.


" Aku ada masak rendang lu mau Na? " tanya Linda balik.


" Mau mau mantap banget Lin " ucap Ariana antusias.


" Ya sudah tunggu sebentar aku ambil kan ya Na " ucap Linda lalu masuk ke dalam.


Sepuluh menit kemudian Linda keluar sambil membawa nampan berisi dua piring nasi rendang dan dua gelas es teh.


" Ayo kita makan Na" ajak Linda.


" Iya sebentar Lin " ucap Ana berjalan ke meja tempat Linda duduk.


" Ini spesial buatan gue ya Na bukan menu restoran " kata Linda.


" Enak Lin pakai banget " jawab Ariana mengacungkan jempol.


" Iya siapa dulu dong Linda gitu " ucap Linda puji diri sendiri.


" Kamu kenapa nggak info Nesya Lin siapa tau masakan kamu bisa jadi menu restoran " sahut Ariana lanjut makan.


" Hek hek hek " Linda tersedak makanan lalu meminum es teh dan segera berdiri.


" Kamu kenapa Lin ?" tanya Ariana bingung.


" Selamat siang pak " ucap Linda tersenyum kikuk.


Ariana menoleh ke samping dan segera berdiri " Selamat siang kak " ucap Ariana.


" Geser " kata Evan pelan.


Ariana bergeser ke kursi sebelahnya lalu duduk.


Evander duduk di kursi sebelah Ariana.


" Hah " Ana bingung.


Evander lalu menyantap sesendok nasi rendang punya Ariana.


" Enak banget dagingnya empuk " puji Evan.


" Pak Evander mau? " tanya Linda menawarkan antusias.


" Boleh ambilkan satu seperti punya Ariana " ucap Evan.


" Ya tunggu sebentar pak " ucap Linda senang lalu bergegas ke dapur.


" Nasi rendang punya ku " cicit Ariana.


Evander menatap Ariana lama,


" Kamu makan saja nasi yang nanti temanmu bawa "


" Iya kak " jawab Ariana pasrah.


" Nasi rendang Ini masakan temanmu bukan menu restoran " tanya Evan datar.


" Iya kak nasi rendang ini masakan Linda asisten koki bukan menu restoran " kata Ariana menjelaskan.


" Bisa dijadikan menu restoran " kata Evan perlahan.


Linda keluar membawa nampan berisi sepiring nasi rendang dan segelas es teh.


" Ini pak nasi rendang es teh manis " kata Linda hati hati.


" Kasih ke Ana " ucap Evan.

__ADS_1


" Iya pak " Linda meletakkan nasi rendang dan es teh di depan Ariana.


" Duduk " kata Evan.


Linda duduk di kursi depan Ariana. Suasana menjadi hening sejenak.


" Permisi pak, kak Linda, kak Ana ada yang mau bayar" kata Mayang pelayan restoran.


" Iya bentar Yang, permisi kak " kata Ariana berjalan ke meja kasir.


" Kalo masih ada nasi rendang masakan kamu bisa kasih Nesya coba. " kata Evan kepada Linda.


" Hah masih, masih ada sisa sedikit pak " jawab Linda.


" Kalo punya masakan enak lagi kamu boleh kasih Nesya coba, kalo lulus tester sama Nesya masakan kamu yang enak bisa dijadikan menu restoran " saran Evan kepada Linda.


" Beneran pak !!" kata Linda senang.


" Iya harus kasih tester biar di coba sama Nesya ntar dia yang urus admin nya supaya masakan kamu jadi menu andalan restoran " ulang Evan menegaskan.


" Iya beres pak , pokoknya kalo Linda punya masakan enak pasti kasih tester masakan buat di kasih coba sama Nesya " kata Linda antusias penuh harap.


" Permisi kak " kata Ariana perlahan.


Ariana bergerak perlahan duduk di kursi samping Linda di hadapan Evan. Ariana menggeser piring nasi rendang dan es teh ke hadapannya.


Evan diam menatap Ariana lama.


Ariana merasa ada kecanggungan lalu menatap Evan dan Linda kikuk.


"Maaf aku ganggu ya " kata Ariana canggung.


" Nggak " jawab Evan.


" Nggak ganggu kok Na, gue malah lagi senang banget Na, masakan gue nasi rendang bakalan jadi menu andalan restoran Na " kata Linda kegirangan.


" Wah hebat kamu Lin sudah jadi chef ya, kamu bukan asisten koki lagi " puji Ariana.


" Iya Na gue bahagia banget Na " ucap Linda berseri seri.


" Terima kasih ya kak Evan sudah mau jadikan masakan Linda jadi menu andalan restoran " kata Ariana tersenyum penuh syukur kepada Evan.


" Ya sama sama " kata Evan.


Kring kring kring


Ponsel Evan berbunyi nama Nesya muncul di layar ponsel Evan.


" Aku naik dulu ya " pamit Evan.


" Kunci ruangan admin kak " kata Ariana mengambil kunci dari dalam saku dan memberikan kunci ruangan admin kepada Evan.


" Iya " jawab Evan lalu melangkah naik ke lantai dua restoran.


Di dalam ruangan admin


" Hello " jawab Evan.


" Gimana kak makan siang berdua sama kak Ana berasa kencan di siang hari ya " goda Nesya.


" Makan bertiga " kata Evan bete.


" Ha ha ha kak Evan sudah di kasih tau gerak cepat makanya jangan lemot keduluan sama siapa kak " tanya Nesya.


" Linda yang asisten koki anak dapur " ucap Evan sewot.


" Ha ha ha untung keduluan sama cewek kalo sama cowok bisa tambah runyam kak, keburu kak Ana di ambil orang " canda Nesya.


" Bawel " gerutu Evan.

__ADS_1


" Ha ha ha biarin suka suka gue " tawa Nesya tambah ngakak.


__ADS_2