
Bern bahkan sudah berada disini selama 3 hari sebelum ia datang,dan lihatlah,hanya dalam 3 hari saja semuanya sudah Bern kuasai berserta arah mana disetiap jalan yang akan mereka lalui nanti dan sisanya mereka hanya perlu melihat GPS saja.
Karena mereka sudah sangat lama tidak kesini, Willy memang ada pulang pada 1 tahun yang lalu,itupun hanya untuk menjaga Hery dan selama beberapa hari saja,dan dibantu dengan bawahannya Hendri karena pada hari itu Willy hanya datang sendiri saja.
"Kalau begitu kita keperusahaannya Ellin saja" perintah Willy dengan singkat,kemudian ia menyandarkan kepalanya dan memejamkan kedua matanya.
Rumah sakitnya Kusuma memang selalu dijaga dengan ketat,jadi tidak mengherankan lagi kalau para musuh sangat sulit untuk masuk kedalam sana dengan identitas palsu apapun.
"Baik,Tuan" jawab Bern dengan cepat,iapun langsung mengarahkan mobil kearah dimana perusahaannya Nona Muda Ellin berada,sambil terus melirik wajah tenang dan terpejam Tuannya.
Beberapa menit kemudian...
"Katakan saja,jika ada yang ingin kamu katakan..." ucap Willy tiba-tiba dengan nada santainya tanpa membuka kedua matanya.
__ADS_1
"Tuan,bukankah kedua Nona Muda itu sama seperti wanita mabuk yang tidak sengaja masuk kedalam ruangannya Tuan pada malam itu?" Bernpun langsung menanyakan pertanyaan yang sudah sedari tadi ia simpan,saat ia melihat kedua Nona Muda tersebut keluar dari dalam Mansion tadi.
"Ya,salah satu dari wanita itu adalah wanita mabuk malam itu" jawab Willy dengan nada yang tetap terdengar santai,ia sudah tahu kalau Bern akan mempertanyakan hal tersebut.
"Apakah wanita itu adalah Nona Muda Ellia,Tuan?" tanya Bern lagi karena rasa penasarannya tadi masih belum terlepas semuanya.
"Bukan" jawab Willy dengan lebih singkat lagi.
'Ternyata wanita itu adalah Nona Muda Ellin...' setelah itu,Bern hanya membatin didalam hatinya saja,ia sudah bisa mengerti dengan jawaban singkat Tuannya barusan.
Tapi sekarang Tuannya pasti akan sibuk mengurus banyak hal dikota ini,jadi mana ada waktu untuk minum-minum lagi,paling-paling hanya sekali-kali.
'Ntah akan berada berapa lama aku disini...' batin Willy dengan perasaan malasnya,tapi nyatanya ia tidak mampu melakukan apapun sekarang,selain hanya mengikuti alur yang dibuat oleh sahabat terbaiknya itu saja terlebih dahulu.
__ADS_1
2 minggu kemudian...
Willy dan orang-orangnya sudah berada dikota ini selama 2 minggu,tapi masih belum juga terlihat ada yang bergerak dari pihak musuh sana.
"Tuan,sepertinya mereka mulai berhati-hati sejak penyadap mereka telah ketahuan oleh Tuan hari itu" ucap Bern dengan nada dan wajah santainya tapi juga terlihat sedang berpikir keras,sambil terus mengamati keadaan diluar perusahaan dari dalam mobil.
Ia dan Willy berdua telah berada didalam mobil dengan posisi diparkiran selama 1 jam lamanya, tapi masih belum terlihat ada yang mencurigakan disekitarnya,sama seperti dihari sebelum-sebelumnya.
"Biarkan saja,kita tunggu saja dulu apa yang ingin mereka lakukan.Tapi aku rasa mereka ingin mencuri data-data pentingnya perusahaan melalui Ellin,setelah itu baru mereka akan membuat perusahaan ini tidak dapat berdiri lagi,atau mungkin mereka juga akan merebut perusahaan ini dari tangannya Ellin" ucap Willy dengan kedua tatapan yang menyelidik,sama seperti Bern yang ada disebelahnya.
"Aku juga berpikir sama seperti Tuan,tapi apa perlu kita menangkap mata-matanya mereka yang ada diperusahaan ini sekarang saja,Tuan?" Bern sudah tidak sabaran untuk membasmi para tikus-tikus tersebut sedari hari itu,ia tidak terbiasa mengerjakan perkerjaannya dengan cara lamban seperti ini.
Jika bukan karena Tuannya yang terus melarangnya,ia pasti sudah langsung membunuh atau menangkap ke 5 mata-mata tersebut sedari hari itu.
__ADS_1
Ia pasti tidak akan membiarkan mereka ber 5 terus berkeliaran aman diperusahaan ini,ntah apa yang sedang dipikirkan Tuannya kali ini,dan ia sendiri tidak mampu menebaknya.