
20 menit kemudian...
Ellia menghela napas lega dan juga lelah secara hampir bersamaan saat ia sudah selesai melakukan perkerjaan atau tugasnya tu,wajah seriusnya tadipun berubah menjadi lebih santai.
"Hoaamm,,," terdengar suaranya Ellia yang sedang menguap pelan dengan punggung tangan yang menutupi mulutnya,setelah itu,ia melepaskan dan memberikan sarung tangan kotornya kepada salah satu perawatnya.
Kemudian ia melangkah pelan kearah ranjang pasien lebih dekat lagi,lalu ia berdiri disana sambil memerhatikan wajah terlelapnya Mark karena telah dibius sedari tadi.
'Kenapa aku baru menyadarinya,ternyata pria ini tampan juga' batin Ellia dengan wajah tersenyumnya,sambil terus memerhatikan wajah tampannya Mark yang pucatnya tidak begitu terlihat itu lagi.
"Dok,apa ada yang harus kami lakukan lagi sekarang?" tanya Mila dengan nada dan wajah bingungnya, sambil terus memerhatikan wajah tersenyumnya Sang Dokter yang langsung menguap begitu saja.
"Hah! Ti,tidak,sudah tidak ada lagi,kalian sudah boleh memindahkan pasien ini keruangannya sekarang" jawab Ellia dengan nada gugupnya dan ekspresi wajah yang sudah normal kembali, lalu ia segera berbalik badan dan berjalan keluar dari sana dengan langkah dan wajah tegasnya untuk menutupi rasa gugupnya tersebut.
"Baik,Dok" jawab Mila sambil terus menatap bingung kearah punggung langsingnya Ellia, walaupun ia merasa agak bingung dan juga penasaran dengan apa yang sedang dipikirkan oleh Ellia tadi,tapi ia tetap segera melakukan perintahnya Ellia.
Diluar ruangan operasi...
"Apa sebenarnya yang sedang aku pikirkan tadi? Apa aku sudah mulai tidak waras sekarang?" gumam Ellia dengan wajah malunya sambil terus melangkah untuk menuju keruangannya,ia juga menggeleng-gelengkan pelan kepalanya sebanyak beberapa kali.
Ia bahkan merasa bingung sendiri,kenapa ia malah sibuk memerhatikan wajahnya Mark tadi. Untung saja tadi itu Mark sedang terlelap, jadi ia tidak perlu merasa terlalu malu karena tertangkap basah telah memerhatikan dirinya.
__ADS_1
"Apakah malam ini,sebaiknya aku menginap dirumah sakit saja?" kemudian tanya Ellia pada dirinya sendiri dengan gumaman pelannya,sambil melirik jam tangannya yang ternyata sudah hampir jam 1 dini hari.
Ya,sebaiknya ia menginap dirumah sakit saja malam ini dan tidur diruangan pribadinya yang ada didalam rumah sakit ini.Apa lagi ia juga sudah merasa begitu ngantuk pada saat ini,ia yakin kalau Daddy dan Mommy pasti akan mengerti nanti,tentang apa yang telah menjadi alasannya sampai harus menginap dirumah sakit.
Lalu Elliapun akhirnya memang benar-benar menginap dirumah sakit milik Daddynya tersebut,setelah ia selesai mengabari Daddy dan Mommy dan juga mendapat izin tentunya.
Dan untung saja,ia memang selalu membawa pakaian ganti untuk dirinya sendiri karena ia berpikir kalau ia memang akan membutuhkan pakaian gantinya seperti malam ini.
Besok paginya...
Keesokan paginya,Mark sudah terbangun sejak jam 5 subuh karena ia memang sudah terbiasa bangun jam 4 atau 5 subuh dengan keadaan apapun.
Mark bahkan telah berjalan santai disekitar halaman rumah sakit selama hampir 2 jam lamanya,lalu barulah ia berjalan masuk kedalam ruangannya kembali.
"Bagaimana? Apakah kamu sudah merasa baikan sekarang?" tanya Sang Dokter yang ternyata adalah Ellia yang baru bangun dan berniat ingin memeriksa keadaannya Mark, karena sekarang sudah jam 6 pagi lewat 30 menit,jadi memang sudah waktunya ia berkerja sebagai seorang Dokter kembali.
"Nona Muda" panggil Mark dengan nada dan wajah kagetnya langsung,sambil turun dari atas ranjangnya dan berdiri hormat kearah Ellia yang sedang terus berjalan mendekat kearahnya.
"Sudah,kamu tidak perlu memberi hormat kepadaku,berbaringlah diatas ranjangmu saja" ucap Ellia dengan nada seriusnya,inilah hal-hal yang selalu membuat dirinya malas dianggap sebagai putri dari keluarganya Kusuma.
Tapi apa boleh dibuat,ia tidak mampu berbuat apa-apa,selain menerima posisinya sebagai putri dari dalam keluarga Kusuma.
__ADS_1
"Apakah kamu ingin aku yang membantumu untuk naik keatas ranjang,hm?" tanya Ellia dengan nada dan wajah malasnya sambil bersedekap dada tepat dihadapan wajahnya Mark,saat ia melihat Mark yang ingin membantah dan menjawab tanpa berniat ingin menuruti perintahnya barusan.
"Tidak,Nona Muda.Baiklah,aku akan naik keatas ranjang sekarang juga" jawab Mark yang mau tidak mau ia terpaksa menuruti perintahnya Ellia setelah ia sudah selesai menghela napas pelan, lalu iapun segera naik keatas ranjangnya dan duduk bersandar diatas sana.
"Bagaimana keadaanmu sekarang?" tanya Ellia dengan nada dan wajah santainya kembali, sambil memerhatikan wajah tampannya Mark yang memang sudah terlihat begitu segar dan lebih baik dari pada tadi malam.
"Terima kasih atas perhatian darimu,Nona Muda. Aku sudah merasa lebih baik sekarang..." jawab Mark dengan nada pelannya dan wajah tenangnya.
Walaupun ia terlihat tenang,tapi cara duduk bersandarnya terlihat agak kaku karena ia tidak terbiasa diperhatiin oleh majikannya,apa lagi ia harus diperhatiin oleh Nona Muda barunya pada saat ini.
"Aku tidak sedang memberi perhatian padamu tapi aku hanya sedang melakukan tugasku sebagai seorang Dokter saja,jadi aku harap kamu tidak perlu menanggapinya terlalu berlebihan seperti ini" ucap Ellia dengan nada dan ekspresi santai diwajahnya,rasanya ia ingin tertawa saat ia melihat cara duduknya Mark yang terlihat jelas begitu kaku itu.
Ia bertanya-tanya,ntah kemana perginya wajah tegas dan sikap cueknya Mark tadi malam? Menghilang begitu saja,dan malahan menuruti perkataannya tanpa pertanyaan kembali.
Sedangkan Mila dan yang lainnya,mereka baru menyusul dibelakangnya Ellia dan masuk kedalam ruangan satu persatu.
"Baik,Nona Muda" jawab Mark dengan nada pelannya sambil mengusap pelan tengkuk lehernya dan juga memerhatikan pakaian Dokter yang sedang dipakai oleh Ellia saat ini,ia merasa agak malu tapi ia juga merasa kesal dengan keadaannya saat ini.
Ia menjadi tidak bisa berbuat terlalu banyak karena luka-luka yang ia dapatkan tersebut, terutama karena Ellia adalah Nona Muda barunya.
"Baiklah.Sekarang aku akan memeriksa jahitan dilenganmu ini,mungkin saja ada yang terlepas karena kamu yang telah banyak bergerak pagi ini" ucap Ellia dengan nada dan wajah malasnya sambil memeriksa semua jahitan yang ada dilengannya Mark,dan ternyata tidak ada terlepas ataupun bergeser sedikitpun hingga membuat dirinya merasa heran tapi hanya beberapa detik saja.
__ADS_1
Tapi Elliapun tetap menghela napas lega, ternyata Mark sangat pintar dalam menjaga jahitan-jahitannya tersebut,padahal tadi ia juga melihat Mark yang sedang berjalan-jalan cukup lama disekitar halaman rumah sakit,sedari 30 menit yang lalu tadi.