Kesayangan Tuan Muda Dingin

Kesayangan Tuan Muda Dingin
Bab 32


__ADS_3

Tidak berbeda jauh dengan dua sejoli yang sedang cosplay jadi orang utan alias orgil bagaimana tidak dua anak manusia itu selalu tersenyum menatap ponsel mereka ,baiklah kalian pasti sudah tahu kan apa yang membuat mereka seperti itu.


Di kamarnya seorang gadis juga tengah bertukar pesan dengan orang yang bisa dibilang tengah dekat dengan nya.


Anda


Babi ngepet yuhuuu 😗


20.05


Gadis itu adalah Fira, sungguh rasanya jika tidak membuat orang yang tengah dia chat itu emosi baik secara langsung atau virtual rasanya ada yang kurang pas .


Dia melihat pesan nya centang dua biru yang berarti pesan nya sudah di baca dan akan segera mendapat balasan, satu, dua,ti-ga,dan benar saja sebelum selesai hitungan ketiga dia melihat balasan dari orang itu.


Monyet🐷


Hm...


20.05


Anda


Dih, sok-sokan dingin balesnya cuma


hm,gak cocok pak🤢


20.05


monyet🐷


Suka suka saya dong,kenapa situ yang marah?!


20.05


Apaan ini?,niatnya tadi dia yang akan membuat orang itu emosi kenapa sekarang jadi terbalik begini, jadi dia yang esmosi? ,wah gak bisa di biarin ini.


Anda


Kok ngamok,cepat tua nanti mampus 😝

__ADS_1


20.06


Monyet 🐷


Siapa?,kamu?


20.06


monyet 🐷


makanya jangan marah -marah makin keriput entar,nanti malah makin gak laku lagi.


20.06


Fani yang membaca pesan itu sungguh emosi epribadeh,kalau posisinya sekarang mereka dekat mungkin dia akan memukul kepala orang itu hingga anemia ahk ralat maksudnya amnesia.


Anda


Siapa yang emosi coba,situ kali 😉


20.07


Setelah mengirimkan pesan orang yang bertukar kabar dengan nya menghubungi nya melalui video call,tarik nafas buang,tarik nafas buang secara perlahan,tarik nafas iya benar tahan,tahan lagi tahan lagi bentar ,tahan lagi sampai mampus,enggak bercanda tapi memang itu yang gadis itu lakukan berulang,hingga emosi nya bisa dia kontrol agar tidak membuat orang itu bahagia diatas emosinya.


Ikon hijau dia tekan guna menerima panggilan itu dan seketika wajah yang laki-laki yang menurutnya sangat menyebalkan itu terpampang jelas di layar di ponselnya.


"Kenapa hm?"


Suara serak serak basah itu terdengar di telinga Fira,ahk kenapa dengan suara laki-laki itu? kenapa bisa berdamage begitu? sangat telfonable banget ahk gak kuat Fira mah kalau begini.


"kenapa emang" demi apapun Fira tengah jaga image agar tidak berteriak saking tidak kuat mendengar suara berat laki laki itu.


Jangan tanya ekspresi laki laki itu sekarang karena pasti senang lah,dia tau gadis itu sekarang tengah menahan rasa emosi nya karena pesan nya tadi tidak sesuai ekspektasi gadis itu, ditambah lagi saat ini gadis itu seperti menahan diri agar tidak berteriak entah karena apa namun namun melihat gadis itu yang menggigit kukunya sudah pasti jika tebakan nya itu benar.


Karena dia sudah mengenal gadis itu bagaimana,jadi yah tebakan nya tidak perlu diragukan lagi.


"Pipi kamu merah"


laki laki itu menahan senyum nya melihat gadis itu yang tengah salting sekarang,gemas banget pengen kekepin tau gak.

__ADS_1


Fira menutup wajah nya yang memerah,dia tau itu namun tidak perlu diperjelas juga bukan? itu akan semakin membuatnya malu demi apapun.


"Enggak merah kok,ini tuh karna habis maskeran tomat makanya gini soalnya aku belum cuci muka"alibinya yang sedikit masuk akal namun apakah orang itu akan percaya? jawabannya tidak!!.


"Masa sih bekas maskeran?"Bukan nya apa dia hanya senang saja melihat wajah gadis itu yang semakin imut jika marah atau salting dah lainnya hingga membuat nya tidak bisa menahan diri untuk tidak mengerjai gadis itu.


Kenapa saat saat seperti ini mereka harus di pisahkan oleh jarak dan waktu? ,tapi tak apalah agar mereka bisa lebih menghargai waktu bersama mereka kelak jika sudah bertemu.


Karena dengan seperti ini mereka bisa sadar bahwa waktu yang di lalui dengan orang orang yang kita sayangi itu sangat berarti,juga menyadarkan kita tentang arti kehadiran seseorang didalam hidup kita.


"Iya ih bekas maskeran ini tau" ujar Fira memanyunkan bibir nya kesal dan menutup kedua wajah nya yang semakin merah entah karena apa,salting mungkin,namun bukan ini yang dia mau ,dia tuh tadi niatnya ingin membuat orang itu kesal tapi kenapa bisa jadi kebalik begini?.


Gadis itu kembali mengambil ponselnya yang dia letakkan diatas bantal di pangkuan nya, dan mengarahkan layar nya kehadapan wajah nya ,dia bisa melihat wajah laki laki itu yang berubah-ubah kadang datar,kadang kiyowo dan yang lain nya sudah seperti bunglon saja berubah-ubah.


"Iya deh percaya,entar nangis repot"Bukan apa jika pun gadis itu akan menangis dia akan senang melihat itu karena menurut nya sangat mengemaskan .


Bukanya jahat,cuman ya dia senang aja gitu,kayak kalian pernah gak merasa gemas liat adik kalian tau bayi nangis?,bahkan kalian pernah gak dengan sengaja membuat bayi atau anak-anak nangis karena merasa gemas atau senang aja gitu rasanya melihat mereka menangi,jadi laki laki itu juga merasakan hal itu , berbelit belit sih tapi mudah-mudahan kalian ngerti dengan penjelasan itu,kalau kalian sudah mengerti jadi tuh rasanya ahk mantap!!!.


benar gak?.


Fira rasanya ingin mengubur laki laki itu hidup hidup,namun karena jarak nya jauh jadi tidak bisa dan berniat dia saja yang tenggelam di laut yang paling dalam, tidak kuat dengan suasana saat ini.


Kenapa laki laki itu pintar sekali membuat nya emosi?dan sekali lagi dia tekan kan niat tadi tidak seperti ini tapi kenapa jadi kebalik begini?.


"Ihh nyebelin tau gak" jika sahabat laknat nya itu mendengar suara nya yang dia imut-imut kan itu sudah bisa dia pastikan segala macam umpatan dah sumpah serapah bahkan hujatan akan Fani layangkan kepada nya.


Jangankan Fani Fira sendiri juga merasa jijik dengan apa yang dia lakukan sekarang,bisa bisanya dia bersikap centil begini dihadapan laki laki yang tidak punya otak itu?.


Nasi sudah menjadi bubur,dia tidak bisa lagi mengubah hal yang baru saja terjadi, nikmati saja sesuai alur hanya itu yang bisa dia lakukan .


Dia juga mengatakan yang sejujurnya kok karena dia memang kesal dengan laki laki yang menyebalkan itu hanya saja suara nya yang dia imut imutkan itu yang menjadi masalah nya sekarang.


"Iya deh iya, udah dulu ya aku ada kerjaan entar kalau udah selesai aku hubungi laki oke bye bye Tarzan" Laki laki itu melihat Fira yang membalas ucapan nya dengan kepala yang di anggukan,mungkin menutupi kekesalan nya,dan setelah panggilan itu terputus tawa laki laki itu langsung menggema di kamar yang tengah dia huni.


Sedang kan Fira gadis itu segera melangkah menuju kamar mandi dan mencuci wajah nya sambil menggerutu dan menyumpah serapahi laki-laki itu yang dengan berani nya membuat dia salting atau apa ,dia saja tidak bisa menjelaskannya dengan kata-kata.


Tidak ingin mengingat-ingat hal itu Fira melangkahkan kakinya keluar dari kamar dan turun kebawah untuk melihat papi nya apakah sudah pulang atau tidak.


Hy guys terimakasih ya sudah mampir,jangan lupa kaish dukungan nya ya,juga komentar dan saran nya agar cerita ini bisa lebih baik lagi.

__ADS_1


Banyak typo yang bertebaran jadi hati hati hehe bukan nya sengaja hanya saja tidak bisa dielakkan,jadi aku minta maaf oke juga mungkin cerita agak gaje dan gak nyambung jadi kalian boleh kasih kritik dan saran nya, Sekali lagi terimakasih,see you next chapter 😇


__ADS_2