Kesayangan Tuan Muda Dingin

Kesayangan Tuan Muda Dingin
Bab 37


__ADS_3

Di perjalanan menuju kantor, papi Arkan menatap keluar jendela, dia memperhatikan gedung gedung yang dilewati,juga orang orang dan kendaraan yang berlalu lalang.


Tidak ada suara yang dia keluarkan,dia nampak tenang namun tidak ada yang tau jika dirinya tengah banyak pikiran,ya nama nya juga hidup,tidak ada manusia yang tidak memiliki beban pikiran masing-masing.


Saat ini dia bingung harus bagaimana untuk membujuk putrinya itu, agar mau menerima perjodohan yang dia lakukan bersama sahabat karib nya.


"Haruskah aku,membatalkan nya saja?"gumamnya,bertanya kepada dirinya sendiri.


Sebenarnya tidak mengapa ,jika putri nya tidak mau !,dia bisa saja membatalkan perjodohan itu,hanya saja dia berat melakukan itu karena itu adalah wasiat istrinya.


Almarhumah istrinya membuat perjanjian dengan sahabatnya,istri dari sahabat karib nya juga.Dan entah kebetulan atau bagaimana,padahal dia tidak tau kapan sahabat nya itu dekat dengan sahabat istrinya,ataukah nasib mereka sama?, dijodohkan?!,dia tidak mau ambil pusing akan hal itu.


Bahkan dulu dia tidak tau bahwa istri temen nya itu bersahabat baik dengan istrinya.


sebenarnya dulu hanya candaan saja,tapi ternyata semesta mendukung mereka.


Juga sebelum istrinya meninggal dia mengatakan kalau putri nya harus di jaga oleh anak dari sahabatnya Mira.


Anak yang di kandung istri nya lahir berjenis kelamin perempuan dan anak sahabatnya lahir berjenis kelamin laki-laki.


Jadi mau bagaimana lagi?,juga sahabatnya itu ngebet sekali ingin menjadikan putrinya itu jadi menantu mereka.


"tidak mau tau yang jelas, bagaimana pun caranya Ira harus jadi mantu kami!" itu adalah kalimat yang akan di ucapkan oleh Mira,jika dia mengatakan niat nya untuk membatalkan perjodohan.


~flashback on


Arkan yang baru saja pulang dari kantornya,langsung mencari keberadaan istrinya disetiap sudut rumah yang baru dia tapaki!.


"Sayang" teriak Arkan tidak terlalu kencang,takut mengganggu istrinya jika tengah istirahat,aneh memang jika dia berniat untuk tidak menganggu istrinya itu,kenapa dia mencarinya?.


"Sayang"teriak nya lagi dengan menaikkan suaranya satu oktaf,Masih kurang kencang kayaknya karena masih


tidak ada sahutan.


Apa istrinya itu akan meninggalkan nya juga?,jika iya maka keputusan nya untuk menuruti kemauan orang tuanya, adalah pilihan yang salah.


Mengingat mereka dijodohkan,tidak ada yang tidak mungkin bukan?, baiklah itu hanya spekulasi yang dia buat sendiri, positif thinking aja dulu, pikirnya.


Arkan memang sempat menolak perjodohan yang dilakukan oleh orang tuanya, karena dia dulunya memiliki kekasih.Namun sebelum hubungan mereka bisa sampai di titik keseriusan,dia memergoki kekasihnya itu tengah bercumbu dengan laki laki lain.

__ADS_1


Arkan menatap kedua nya dengan pandangan penuh amarah dan benci,dia menatap lekat mata kekasihnya itu dengan tatapan yang penuh akan kekecewaan.


"Kita putus!"hanya itu yang dia ucapkan sebelum pergi meninggalkan kedua binatang yang cosplay jadi manusia itu.


Sejak saat itu hubungan mereka berakhir, jika di tanya apakah dia sakit hati atau tidak ? jawabannya iya apalagi rasa kecewanya yang lebih besar.


Namun yang nama nya hidup akan tetap berjalan bukan?,hilang dan datang nya seseorang di kehidupan kita,tidak membuat alam semesta berhenti untuk menunggu kita mengikhlaskan kepergian orang itu,atau menyambut orang yang datang dikehidupan kita hingga menghabiskan waktu bersama,sampai puas.


Waktu akan tetap berjalan sesakit apapun yang dirasa oleh mahkluk yang menghuni bumi ini baik karena kepergian seseorang atau masalah lain nya!, semesta tidak akan menunggumu untuk sembuh dulu dari luka baru berputar kembali.


Namun semesta akan menyembuhkan luka kita seiring berjalan nya waktu,tergantung bagaimana kita berusaha untuk keluar dari lingkaran kekelaman itu,jadi Arkan memilih untuk mengikuti alur kehidupan nya saja.


Dia tidak mau membuang -buang waktunya,hanya untuk meratapi nasib nya,tanpa ada niat untuk berubah agar lebih baik dari versi dirinya yang sebelumnya!.


Dan satu tahun setelah nya dia dijodohkan oleh orang tuanya kepada anak sahabat mereka, awalnya dia menolak namun dia berpikir ulang mungkin pilihan orang tua nya yang terbaik daripada pilihan nya.


Buktinya saja,orang yang dia pilih ternyata mampu menorehkan luka yang begitu dalam, didalam hatinya.


Dan memang setelah mengenal orang yang di jodohkan dengan nya ,dia kembali merasakan kehangatan dan kebahagiaan,bahkan jauh lebih besar dari yang dia rasakan dulu.


Perhatian dan kasih sayang yang tulus ,dia dapatkan dari istri pilihan orang tua nya,juga saat mendengar bawah istrinya itu tidak pernah menjalin hubungan dengan laki laki lain atau pacaran,ada rasa bahagia tersendiri di hatinya.


***


Sejenak dia berpikir tempat yang belum dia telusuri, dia melangkah kan kakinya ke arah dapur,dan yah dia melihat istri tercinta nya itu tengah berkutat dengan alat-alat masaknya.


Melihat pemandangan didepan nya membuat senyumnya terukir.


Memang awalnya kedua nya dijodohkan,tapi sebelum pernikahan mereka, mereka di beri waktu dua bulan untuk saling mengenal satu sama lain.


Tidak butuh waktu lama keduanya merasa nyaman satu sama lain,hingga cinta hadir diantara mereka,ya begitulah jika memang jodoh mau sesingkat apa atau mau sejauh mana,akan tetap bisa bersatu.


Arkan melangkah menuju istri nya, laki-laki itu memeluk pinggang ramping sang istri dari belakang dan membenamkan wajahnya di ceruk leher istrinya,dia menghirup wangi tubuh istrinya itu yang mampu membuat hatinya tenang.


Sedangkan Angel hanya diam,membiarkan suaminya itu melakukan apa yang dia suka, karena dia tengah sibuk dengan masakan yang ada di depannya.


"Kamu lagi masak apa?"tanya nya kepada istrinya,dengan masih di posisi yang sama.


Angel mengelus tangan suaminya yang melingkar di perut,"Opor ayam,sama capcai, kesukaan kamu kan?" Mendengar nya membuat Arkan menegakkan kepalanya,lalu menundukkan wajahnya melihat wajah cantik istri nya yang ternyata melihat nya juga.

__ADS_1


Angel mendongakkan kepalanya menatap wajahnya suami nya, yang ternyata menatap nya juga,dan sesi pandang pandangan pun,tidak bisa terelakkan dan berlangsung cukup lama,15 detik waktu yang lama bukan?.


Setelah puas menatap wajah istrinya,Arkan mendekatkan wajah nya ke wajah sang istri, sedangkan Angelina menutup matanya refleks.


cup


Angelina bisa merasakan benda kenyal yaitu bibir suaminya, mendarat sempurna di bibirnya, walau hanya kecupan namun bibir keduanya menempel cukup lama.


Jantung nya masih berdebar debar, setiap merasakan sentuhan dan perlakuan manis dari suaminya.Walaupun ini bukan ciuman mereka yang pertama namun tetap saja,jantung nya tidak bisa di ajak untuk bekerjasama.


Arkan menjauhkan wajah nya dan memberikan jarak yang masih dekat diantara keduanya, Arkan hanya memberikan kecupan karena dia takut lepas kendali,udah posisi mereka di dapur, istrinya lagi masak,dan jika dia melakukan nya sekarang maka semuanya bisa kacau.


"Udah sana mas,kamu mandi gih baru kita makan!"ujar angel sambil melepaskan tangan suaminya dari pinggang.


Dia tau apa yang tengah dirasakan oleh suami tampan nya itu,karena dia merasakan sesuatu tadi saat tubuhnya dan suaminya berpelukan tadi.


Bukan nya apa,hanya saja pikiran nya dengan suaminya itu sama,kalau mereka melakukan servis di dapur,maka semuanya akan kacau,karena posisinya sekarang dia lagi masak,kalian paham kan? nanti kalau bau makanan yang dia masak jadi aneh kan gak lucu,sayang juga makanan nya kalau dibuang.


"Iya deh ,tapi kiss dulu" ucap Arkan manja kepada istrinya,dengan jari telunjuk yang dia letakkan di pipi kirinya.


Namanya juga pengantin baru,manja manja sedikit tidak apa kan,manja sama istri juga,dan itu salah satu cara agar hubungan mereka semakin harmonis,namun kunci pertama dalam berumah tangga dan berkomitmen adalah saling percaya dan terbuka satu sama lain.


cup


Angelina menuruti kemauan suaminya,setelah Arkan mendapatkan apa yang dia mau,akhirnya dia melangkah kan kaki nya menjauh dari dapur.


***


Keduanya makan malam bersama di meja makan,"Sayang aku diundang sama sahabat aku ke pernikahan nya!"ucap Arkan di sela sela kunyahan nya.


Angelina menatap suaminya "Kapan?" tanya nya karena dia juga mendapat undangan dari sahabatnya,niat nya tadi ingin mengajak suaminya,namun ternyata sudah diduluani oleh suaminya itu.


"Besok!" Angelina terdiam,kebetulan macam apa ini?,jika dia ikut dengan suaminya dia tidak bisa menghadiri pernikahan sahabatnya,namun jika dia menghadiri acara sahabat nya itu,dia tidak bisa ikut dengan Arkan,dan dia tidak mau itu terjadi,dia ingin ikut dengan suaminya itu.


Tapi masih ada harapan pikirnya,jika waktu pernikahan kedua undangan itu berbeda walau masih dalam hari yang sama,masih bisa dia dan suaminya menghadiri pernikahan itu.


Hy semuanya terimakasih sudah membaca,semoga suka ya😉.


Jangan lupa like ,komen dan klik favorit,untuk typo yang masih banyak bertebaran aku minta maaf ,sekali lagi terimakasih 😇

__ADS_1


__ADS_2