Kesayangan Tuan Muda Dingin

Kesayangan Tuan Muda Dingin
Bab 48


__ADS_3

Tidak jauh beda dengan Fani dan Devano,Damian juga Fira tengah perang dingin.


Fira menatap kesal ke arah Damian "oh,jadi ini alasan lo kenapa pulang gak kasih kabar?"sebenarnya Fira ingin sekali meluapkan emosinya kepada Damian.


Tapi mengingat status mereka yang hanya sebatas dekat dan tidak lebih,membuatnya mengurungkan niatnya.


Tapi walaupun begitu dia tetap saja emosi saat tahu laki laki itu pulang,tanpa memberi kabar dan bersama wanita lain!?,memang dia akui dirinya tidak tahu diri tapikan..ahk sudahlah kalian tidak akan mengerti.


"Bukan gitu"Damian dari tadi ingin menjelaskan tapi apa daya,cewek yang di hadapannya ini sangat keras kepala tidak ingin mendengar penjelasannya juga tidak memberikan waktu untuknya berbicara.


Ingin dia membentak tapi tidak berdaya,bukanya tidak tega dia dan Devano bukan tipikal cowok yang tidak tegaan,mereka adalah laki-laki yang tidak pandang bulu hanya saja kalau udah sayang yah begitu,memang susah.


"Jadi gimana?,jelasin dong sejelas jelasnya!Jan kek cewek!"dih memang gak sadar diri yah ternyata nih cewek.


"Makanya dengerin dulu dong,dari tadi nyerocos kayak rel kereta api gak ngasih kesempatan orang buat ngejelasin!"sebenarnya sidamian ini karakter nya gimana yah,suka berubah-ubah kayak bunglon.


"Bacot!!, sekarang jelasin udah ada kesempatan nya kan?,jadi gak usah disia-siain!"ini manusia berdua memang cuman temanan atau Temanan ya,sampai gak perduliin cewek yang dibelakang mereka menahan kesal, karena tidak di anggap.


"Yang mau di jelasin bagian mana?"Fira merenggut kesal apakah laki laki itu kira , mereka saat ini sedang belajar kelompok?,jika memang niat laki laki itu ada untuk menjelaskan kenapa harus peke nanya segala,bagian yang ingin di jelaskan!,kalau nanya dia mana dia tahu kan dia cewek.


"Tuh!"Fira menunjuk cewek yang sedari tadi ada di belakang Damian dengan dagu nya,kesal juga lama lama melihat cewek itu yang sedari tadi tidak beranjak dari duduk nya!,udah tahu gak dianggap dan gak diperduliin tapi tetap aja gak pergi,gak punya otak memang.

__ADS_1


Damian menolehkan kepalanya melihat arah yang ditunjuk oleh gadis itu,dan melihat seorang cewek yang tersenyum kepadanya,Damian bergidik melihat senyum yang dipaksakan agar manis itu.


Fira yang melihat ekspresi Damian lalu mengalihkan perhatian nya kearah cewek itu ingin melihat bagiamana ekspresi cewek itu pandangan keduanya bertemu dan seketika Fira tersenyum remeh kearah cewek yang dia tahu siapa namanya!,seakan berkata "rasain lo,emang dasar cewek gatel gak tahu diri".


Mungkin cewek itu mengerti kali ya,arti senyuman Fira hingga berhasil membuatnya berdiri dan pergi dari tempat itu,dengan menahan malu dan kesal terlihat dari genggaman tangannya terkepal kuat juga tatapan nya saat melihat kearahnya terlihat sekali kalau cewek sialan itu tidak suka kepada nya.


Masa bodoh dengan cewek sialan itu, Fira kembali menatap kearah Damian "Jelasin dong!, tadi katanya mau ngejelasin,kok gak jadi?"sindir Fira menatap kesal kearah Damian,memang manusia pilnplan yang begini bentukan nya,pikir Fira semakin menatap kesal Damian.


Jujur saja saat ini Damian bingungnya setengah mati mau menjelaskan bagiamana dan darimana dulu,bahkan dia saja tidak tahu titik kesalahan nya dimana,tapi begitu melihat tatapan gadis itu membuatnya berada di situasi yang tidak dia mengerti.


Bahkan ini adalah yang pertama kali untuknya menghadapi situasi yang seperti ini,sangat asing,bahkan lebih susah dan mencekam daripada menghadapi Devano dengan segala perintahnya juga lebih mencekam daripada presentasi dan mendapatkan tender yang besar.


Seakan jika dia salah bicara , nyawanya yang akan melayang ke angkasa bahkan mungkin lebih jauh hingga tidak kembali lagi.


Damian tersenyum mendengar pertanyaan itu,kalau begini dari tadi masalah nya udah kelar batin laki laki itu.


Namun senyum itu disalah artikan Fira, gadis itu pikir senyuman itu menandakan kalau cewek tadi adalah pacar nya atau seseorang yang spesial untuknya, membuat ekspresi wajah gadis itu semakin muram saja.


"Yang tadi itu,orang yang dijodohkan oleh mami sama papi "benarkan tebakan nya benar kalau cewek tadi orang spesial untuk laki-laki itu makanya tadi dia tersenyum.


Walaupun tadi dia sempat terkejut karena Damian ternyata di jodohkan juga sama seperti dia,namun bedanya laki laki itu mau tapi tidak dengan dia yang menolak perjodohan itu.

__ADS_1


"Tapi aku gak mau kok serius,aku terpaksa aja tadi karena mami udah maksa"sadar atau tidak gaya bahasa dan nada suara laki-laki itu berubah,dia mengucapakan kalimat itu dengan lembut dan seperti memelas,membuat Fira menahan senyum nya yang tidak tahu diri tiba tiba saja muncul ,sangat tidak ramah.


"Masa,tapi kayaknya lo suka,buktinya lo mau mau aja ketemuan sama dia,udah gitu tadi tersenyum manis banget pas gue nanyain tuh cewek"Damian merenggut kesal apakah gadis itu tidak ,tahu jika tersenyum bukan karena cewek tadi.


Tanpa keduanya sadari mereka menunjukkan sesuatu hal yang berbeda sejak tadi,jika Damian mengubah gaya bicara nya baik secara sadar atau tidak,maka Fira menunjukkan kecemburuan nya yang membuat Damian menahan senyum nya, mungkinkah gadis itu cinta kepadanya?


Jika dia bertanya apakah gadis itu suka kepada nya,maka dia sudah tahu jawabannya adalah iya,makanya gadis itu mau berbicara dan berteman dengan nya,namun jika cinta kita tidak tahu kan?


Karena jika suka belum tentu cinta namun jika sudah cinta maka sudah tentu cinta,mengingat kecemburuan yang ditunjukkan Fira tadi.Namun Damian tidak memperlihatkan senyum itu takut jika gadis itu melihat dan akan salah paham lagi.


"Aku gak suka sama dia,serius deh"ucap Damian kembali meyakinkan gadis itu sambil membentuk huruf v dengan jarinya,karena memang jujur dia tidak suka sama cewek tadi.


Apalagi saat melihat pakaian yang dikenakan oleh gadis itu,sungguh sangat terlihat seperti tante tante girang saja,sudah dandannya menor bajunya kurang bahan, seperti kata gadis yang ada di hadapannya ini sangat tidak ramah,dan dia tetap tidak like bahkan jika pakaian cewek tadi tertutup.


Jangan hujat dia,karena dia berkata sesuai fakta nya, bagiamana pun bentukan cewek tadi hatinya tidak akan berubah karena memang dia tidak suka cewek itu sekali lagi dia tekankan.


Fira tetap tidak yakin saat mendengar ucapan Damian,hati orang siapa yang tahu,karena Tuhan maha membolak-balikkan hati manusia bisa saja sekarang laki laki itu bilang tidak suka,tapi besok?


hy semua semoga suka ya,jangan lupa like komen dan klik ❤️,serta tekan ⭐ya , kasih saran juga agar cerita ini bisa lebih baik lagi.


Silahkan mampir ke cerita aku yang satunya lagi ya besty besty😇

__ADS_1


typo nya masih banyak jadi hati hati saat membaca.


__ADS_2