
...Selamat hari Natal buat kalian yang merayakan 🎊🥳😇🥰💞...
...Happy reading...
Â
"Gue minta bebasin kaka gue!"seorang laki laki menatap tajam dan penuh dendam kepada seorang wanita berpakaian terbuka dan minim yang ada di hadapan nya saat ini.Jika laki laki itu di selimuti oleh kabut emosi dan amarah,maka berbeda dengan wanita itu,yang memperlihatkan ekspresi wajah biasa biasa,tidak merasa bersalah ataupun emosi lainnya.
"Gue gak tahu dimana Kaka Lo"Laki laki itu mengepalkan tangannya,jika saja yang ada di hadapan nya adalah laki laki bukan perempuan sudah dia pastikan juga jika baku hantam akan terjadi.
"Lo pikir gue bodoh?!,dari awal gue tahu Lo manfaatin kakak gue dengan rasa cinta yang dia punya sama lo!"wanita itu hanya menatap lawan bicara dengan datar sebelum meminum wine dari gelas nya dengan nikmat!.
Saat ini kedua nya ada di dalam satu bar besar yang ada di kota x,"Ya gue memang manfaatin Kaka Lo,tapi sekarang gue gak tahu dimana dia"wanita itu meletakkan gelasnya dengan anggun,dan kembali menatap mata lawan bicaranya dengan lekat.
Laki laki itu hanya diam,dia tidak tahu harus percaya atau tidak,karena wanita yang ada di hadapannya ini adalah spesies licik yang bersembunyi dibalik wajah makeup tebalnya juga sikap nya sok ramah dan baik padahal nyatanya seorang penyihir.
"Tapi sayang nya gue gak percaya,gue tahu gimana liciknya wanita rubah seperti Lo?"wanita itu melemparkan senyum manisnya,lihat seberapa tenang jiwa licik wanita itu.Sangat pintar membuat orang emosi dengan senyuman nya dan sikap tenang wanita itu saat berbicara,sengaja memancing emosi lawan bicara dan akan menarik simpati orang orang saat lawan bicaranya berhasil emosi.
Senjata ampuh wanita itu akan langsung dia keluarkan,agar orang orang di sekitarnya simpati terhadap nya yang seakan-akan menjadi korban,karena wanita itu juga harus menjaga image dan pintar mengambil simpati masyarakat karena itu sangat berguna untuknya sebagai salah satu publik figur.
"Terserah Lo mau percaya atau nggak,yang jelas gue udah ngomong jujur."jika sudah dihadapkan dengan kalimat seperti ini,pasti semua orang akan bimbang antara percaya atau tidak,jika percaya ternyata itu kebohongan maka yang rugi diri sendiri.
Begitu juga jika kita tidak percaya padahal,itu adalah kejujuran maka yang dirugikan juga adalah kita.Pilihan yang syulit bukan?,sama seperti melupakan Reyhan karena Reyhan baik.
"Gue tetap gak percaya,karena orang terakhir yang di temui Kaka gue adalah Lo!".Wanita itu menganggukkan kepalanya,jadi benar bukan jika wanita itu tahu,jika memang iya kenapa harus berbelit-belit seperti ini?!.
"Ya,tapi setelah kita selesai berbicara dia pergi dan gue gak tahu kemana!".Rahang laki laki itu mengeras,kenapa wanita yang ada di hadapan nya tidak terlihat khawatir sedikit pun terhadap kakak nya?.
Padahal kakaknya itu sangat mencintai dan menyayangi wanita yang ada di hadapannya ini,melakukan segala cara untuk membuat wanita itu senang dan bahagia,kakak nya mencintai wanita itu dengan sangat tulus tapi apa balasan nya?.Sangat tidak adil!.
__ADS_1
"Dan lo gak khawatir?,jika dia hilang setelah bertemu dengan Lo maka ada kaitan nya dengan Lo,apa yang lo lakuin terhadap Kakak gue?"laki laki itu berusaha tenang,tidak terpancing emosi karena dia tidak mau membuat wanita itu merasa menang karena berhasil membuatnya emosi dan menjadi kambing hitam untuk menutupi sifat asli wanita itu kepada masyarakat.
"Tidak ada,hanya meminta nya untuk berkhianat kepada atasannya,dan seperti yang lo tahu jika dia menuruti permintaan wanita kesayangannya ini"Laki laki itu semakin emosi mendengar penuturan wanita itu,apa yang di sukai kakaknya dari wanita itu?,apakah kakak nya itu tidak tahu wujud asli dari wanita itu?.Jika iya maka dia perlu membantu membuka mata kakaknya itu jika sudah ketemu.
"Dasar sialan!,lihat saja jika gue udah ketemu sama Kaka gue ,gue gak bakal biarin kalian bertemu dan Lo akan menyesal karena berani menyia-nyiakan ketulusan kakak gue!" Laki laki itu menunjuk wajah wanita rubah yang ada di hadapan saat ini,menekan setiap kata yang dia ucapakan untuk membuat wanita itu sedikit tersadar tentang perbuatannya.
Wanita itu diam,melihat kepergian laki laki itu membuat emosinya semakin besar,dia marah dengan ucapan laki laki itu,walaupun dia tidak suka dengan kakak nya itu tapi dia mau kehilangan nya.
Beberapa Minggu ini dia mencari tahu keberadaan laki laki itu,tapi tidak ketemu entah karena apa dan sembunyi dimana dia!,ada alasan kenapa dia tidak menerima cinta laki laki itu,karena dia masih berharap kepada laki laki dimasa lalunya cinta pertama yang sayangnya mungkin tidak bisa menjadi cinta terakhir nya ,tapi dia akan berusaha agar laki laki yang masih ada di hatinya itu menjadi yang terakhir untuk nya.
Wanita itu berdiri dari kursi di meja bar, melemparkan senyum kepada setiap orang yang dia lalui,membuat para pengagumnya terkhusus kaum Adam harus menahan diri untuk tidak menculik wanita cantik yang memiliki tubuh bak gitar spanyol itu sangat ****.
***
"Papi kita mau kemana sih?"sudah 97 kali Fira melemparkan pertanyaan itu namun tidak menjawab jawaban sama sekali.Sangat ramah memang papinya itu terhadap putri semata wayangnya ini.
"Duduk lah,kita akan bertemu dengan tunangan mu!"
Deg
Fira berdiri kaku,degan jantung yang bertalu talu, tunangan? maksudnya apa?,siapa yang di tuangkan dengan nya?,ini lah yang sangat tidak dia sukai dari papinya,melakukan apapun tanpa meminta persetujuan dari yang bersangkutan,sangat menyebalkan.
"Jangan bercanda dong pi!"Papi Arkan menatap Fira dengan tatapan dongkol,siapa coba yang bercanda di kira mereka yutuber suka bercanda dan mem-prank orang?!.
"Papi gak bercanda Ira, duduk!"Fira yang tidak ingin memperpanjang masalah, mendudukkan dirinya dengan ogah-ogahan,tapi ingat dia tidak akan mau tunangan dengan orang yang bukan pilihannya.
"Bukan nya perjodohan itu udah batal ya pih?"Papi Arkan hanya menatap putrinya sebentar lalu kembali sibuk dengan ponselnya,membuat Fira merenggut kesal.
"Maaf sudah membuat Kalian nunggu lama"Fira yang menyibukkan diri dengan ponselnya mendongak menatap siapa yang bicara.
__ADS_1
"Tidak masalah,kita juga baru sampai,Ira kenalkan ini om Jhon waldy Mahjaya dan Tante Mira Lesmana Mahjaya,Fira tersenyum kikuk menatap kedua pasangan paruh baya yang ada di hadapannya.
"Ini anak kamu Kan?"Tante Mira menatap papi Arkan dan Fira bergantian,hingga papi Arkan menganggukkan kepalanya mengiyakan.
"Cantik ya,sama kayak mami nya"Tante Mira mengelus lembut kepala Fira membuat nya bingung,apakah mereka sudah mengenal?,Fira menepuk jidat nya pelan,jelas iya lah bodoh.
"Ada nyamuk Tante ,om maka Ira tepuk, hehehe " para paruh baya itu hanya tersenyum,ada ada saja,mana ada nyamuk di restoran ini,fira mengutuk dirinya yang oon ,bisa bisa nya dia menjatuhkan harga dirinya sendiri,tapi tak papa agar perjodohan ini gagal.
"Putra mu mana John?"
"Itu dia,datang juga bocah itu !"om Jhon menunjuk kearah laki laki yang baru datang membuat Ira diam membisu.
Deg
Tatapan keduanya saling bertubrukan,menatap mata satu sama lain dengan sirat yang berbeda beda.
•
•
•
•
•
Hy epribadeh,Setelah tujuh purnama aku tidak up, hari ini aku up lagi,semoga suka dan jangan bosen nunggu ya.
Jangan lupa dukung cerita ini juga othor nya ya dengan like, vote dan subscribe,kasih komen dan sarannya juga.😇
__ADS_1