
Marinka menghela napas dalam-dalam sebelum melanjutkan langkah kedua kakinya menuju ke sebuah ruko yang ada tulisan' Toko online baju bayi Leony' di depan sepasang matanya yang bersinar-bersinar penuh harapan besar.
" Semoga aku dapat di terima bekerja di toko online baju bayi Leony sebagai pekerjaan utama ku yang baru untuk meringankan beban Mama dan Kakek tercinta." Kata Marinka di dalam hati ia selalu berdoa untuk cita-citanya tercapai.
Marinka menghadapi seorang wanita usia tiga puluh lima tahun yang duduk di kursi di depan meja komputer dengan perasaan waswas dan cemas karena dia khawatir akan di tolak bekerja di toko online baju bayi Leony.
"Namamu Marinka Florentina, usia mu dua puluh tahun,kamu single, dan tinggal di daerah Jakarta Barat. " Kata Bu Leony pemilik toko online baju bayi Leony kepada Marinka Florentina sambil membaca riwayat hidup dan pengalaman kerja Marinka Florentina.
" Iya, Bu. " Jawab Marinka Florentina dengan nada gugup.
" Cantik sekali. " Puji seorang pria muda usia tiga puluh tahun yang baru saja turun dari lantai dua memandang kagum kepada Marinka Florentina.
" Simon, tolong jangan ganggu karyawan baru ku ya dengan sikap genit mu itu. " Kata Bu Leony pemilik toko online baju bayi Leony dengan nada memperingatkan kepada Simon pria tampan yang memandangi Marinka Florentina dari ruang kerja.
" Iya, ya ya Bu Leony. Aku paham peraturan kerja di toko online baju bayi mu ini." Jawab Simon dengan nada hormat kepada Bu Leony pemilik toko online baju bayi Leony.
" Marinka silakan kamu masuk ke ruang kerja mu sebagai karyawan bagian pengepakan barang -barang online baju bayi yang aku jual secara online. " Kata Bu Leony pemilik toko online baju bayi Leony kepada Marinka Florentina.
" Iya, Bu Leony makasih Ibu telah menerima aku kerja di toko anda. Saya pasti akan bekerja dengan jujur dan giat sebagai karyawan baru anda. " Jawab Marinka Florentina dengan wajah berseri-seri kepada Bu Leony pemilik toko online baju bayi Leony tempatnya bekerja.
Jam makan siang, Marinka di hubungi oleh Luis Fernando di pesan WA nya sampai membuat Marinka Florentina semakin senang sekali di perhatikan oleh pria muda tampan sebaik dan seramah Luis.
__ADS_1
" Siang, Rinka manis. Apakah kamu sudah berhasil mendapatkan pekerjaan yang kamu inginkan? " Sapa Luis dari WA kepada Marinka Florentina.
" Hai, ya Luis. Aku sudah dapat kerjaan. Makasih ya buat rekomendasi pekerjaan yang kamu kasih ke aku tadi pagi. " Jawab Marinka Florentina dari WA kepada Luis Fernando.
"Wah, sama-sama Rinka manis. Kamu apakah saat ini sedang makan siang? Makan siang apa nih di tempat kerja mu? " Tanya Luis Fernando melalui WA kepada Marinka Florentina.
" Emm, aku makan siang menu nasi, sayur singkong dan usus ayam ya yang murah saja yang sesuai dengan kantong ku." Jawab Marinka Florentina dari WA kepada Luis Fernando.
" Ouh, enak dong makan siang mu hari ini kalau aku menu nasi, telur ceplok balado dan sup kembang tahu lalu minuman ku air putih. " Kata Luis Fernando melalui WA kepada Marinka Florentina yang tersenyum begitu manis di layar HP nya.
" Waahhh, lezat banget menu makan siang mu, Luis. " Kata Marinka Florentina dengan nada riang gembira melalui WA kepada Luis Fernando.
" Uhh, cuek banget sih sama aku si karyawan baru itu." Gerutu Simon sambil makan siang menu nasi padang bersama dengan tiga orang karyawan lainnya.
******
Wajah Wulandari berseri-seri sepulangnya Ia dari makan siang bersama dengan Edmundo di kafetaria baru karena Ia sudah mendapatkan kepastian dari Edmundo yang akan melamarnya di akhir pekan nanti.
" Aku sangat bahagia hari ini..! " Kata Wulandari dengan senyuman yang seindah bunga mawar mekar di pagi hari. Ia menghadapi layar laptop nya di ruang kerjanya sebagai presiden direktur eksekutif PT Star Leon.
" Nona Wulandari, ini berkas kerja yang Anda minta saya carikan untuk Anda dari ruang Pak Dion. " Kata sekretaris nya kepada nya.
__ADS_1
" Iya, makasih Riana. " Kata Wulandari tanpa mengalihkan perhatian dari layar laptopnya yang menampilkan sejumlah gambar barang -barang yang di produksi oleh PT Star Leon.
Lalu, Ia melirik ke arah hpnya yang bergetar di meja kerjanya. Ia pun mengambil hpnya lalu lihat pesan di WA nya dari Linda Christanty temannya yang paling dekat dengannya. Ia pun segera jawab video call dari Linda Christanty temannya yang berada di Pulau Belitung Timur.
" Hai, Lin. Ada apa kamu mengubungi ku di saat kamu sedang berlibur di Pulau Belitung Timur?" Tanya Wulandari kepada Linda Christanty temannya itu sambil mengetik sesuatu di layar laptop kerjanya.
" Aku pengen tanyain kamu mengenai oleh-oleh apa yang mau kamu aku belikan dari Pulau Belitung Timur selagi aku masih berlibur di sini. " Jawab Linda Christanty yang bersandar di atas kapal feri yang mengantarkan gadis ini ke Pulau bintang untuk liburan snorkeling yang menjadi liburan favoritnya.
" Hmm.. Apa sajalah yang kamu pilihkan untuk ku? Pokoknya aku pasti suka kok. " Kata Wulandari yang ikut melihat video temannya ini menyelam di dasar laut Pulau Belitung Timur.
" Bintang laut, tumbuh karang, kerang dan penyu berenang bersama dengan ku..! Lihatlah airnya jernih sekali bak bintang di siang hari..! " Kata Linda Christanty temannya yang memamerkan keindahan alam bawah laut Pulau Belitung Timur kepada Wulandari.
" Wahhh.. Aku jadi kepengen banget liburan ke Pulau Belitung Timur seperti mu, Lin. " Kata Wulandari yang tertarik sekali dengan keindahan alam bawah laut Pulau Belitung Timur yang di pamerkan oleh Linda Christanty temannya itu melalui video call mereka di WA.
" Kalau kamu kepengen banget untuk liburan ke Pulau Belitung Timur? Ya, kamu datang aja ke sini..! Sekarang juga, karena aku bakalan jadi guide tour mu deh yang paling top untuk mu. " Kata Linda Christanty temannya dengan nada gembira mendengar Wulandari ingin liburan ke Pulau Belitung Timur juga.
" Bilang dia untuk datang ke vila yang aku kasih tahu ke kamu, Lin. " Kata seorang pria yang tak tersorot kamera HP Linda Christanty di kapal feri dengan tanpa suara yaitu hanya melalui isyarat tangannya saja kepada Linda Christanty yang langsung mematuhi isyarat dari pria rahasia itu.
"Wulan, kamu datang saja ke vila di bukit pelangi di Pulau Laskar Pelangi jika kamu memang mau ke Pulau Belitung Timur dan bertemu dengan ku di sini. Aku akan menunggu mu di sana jam lima sore ini.." Kata Linda Christanty yang kini sudah duduk di pinggir kapal feri kepada Wulandari di Ibukota Jakarta melalui WA mereka berdua.
Bersambung!
__ADS_1