Kesetiaan Cinta

Kesetiaan Cinta
Keresahan Hati Ramona.


__ADS_3

Ramona sudah menunggu kepulangan Marinka Florentina putrinya yang mengatakan pergi kerja di toko online baju bayi Leony pada dua hari lalu tetapi sampai lima hari berlalu, Ramona tak mendengar kabar dari putrinya itu. Ia semakin resah gelisah sampai Ia menemui Luis Fernando di rumah sewa pemuda itu.


" Tante, tolong jangan khawatir karena saya sudah melaporkan hilangnya Marinka Florentina selama lima hari ke kantor polisi yang akan membantu kita untuk menemukan Marinka Florentina..! " Kata Luis yang juga merasa cemas dengan keselamatan kekasihnya.


" Kau bilang putriku di culik oleh sekelompok orang di dekat lokasi tempatnya bekerja..? Ouh, aku sangat mencemaskan putriku..! Marinka..! " Kata Ramona yang menangis karena hatinya sangat gelisah sekali.


Romi Fernandez bersama dengan Gino dan Hendro melacak mobil ferari silver yang telah menculik Marinka Florentina melalui teman- teman mereka yang memiliki profesi yang berbeda-beda di sekitar Jakarta.


" Kami menemukan mobil ferari silver itu ada di parkiran apartemen di daerah tamrin beberapa hari lalu..! " Lapor salah satu dari teman-teman mereka kepada mereka.


" Ayo, kita selidiki apartemen di daerah tamrin..! " Kata Luis Fernando kepada teman-teman nya dengan nada suaranya tak sabar untuk temukan kembali Marinka Florentina kekasihnya yang telah di culik sekitar lima hari lalu.


Di saat, mereka sedang sibuk mencari mobil ferari silver di parkiran apartemen di daerah tamrin. Mereka bertemu dengan Lorenza yang sedang berjalan keluar dari gedung apartemen tersebut. Mereka segera menemui Lorenza yang terpaku melihat orang-orang yang beberapa hari lalu memanggilnya dengan nama Wulandari Putri Leon dan Marinka Florentina.


" Lorenza, kami ingin meminta bantuanmu..! " Kata Luis Fernando yang langsung memiliki ide untuk mengurangi kegelisahan di hati Ramona ibu kandung Marinka Florentina.


"Apa yang bisa aku bantu untuk membantu kalian? " Tanya Lorenza yang merasa suka dengan sikap ramah dan wajah tampan Luis Fernando.


" Menyamar sebagai Marinka Florentina untuk ibunya tak merasa gelisah memikirkan gadis itu yang sampai detik ini belum juga di temukan oleh polisi semenjak hari gadis itu hilang di culik oleh orang yang mengendarai mobil ferari silver nomor B. 4557 CE sampai Marinka Florentina dapat di temukan kembali dan pulang ke rumah nya dalam keadaan sehat dan selamat. " Jawab Luis Fernando dengan nada memohon sekali untuk kesediaan Lorenza untuk membantunya untuk meringankan beban gelisah di hati ibu kandung Marinka Florentina, Ramona.


" Iya, aku mau membantu mu. " Kata Lorenza yang tersenyum kepada Luis Fernando.

__ADS_1


"Terimakasih ! Terimakasih Lorenza..!" Kata Luis Fernando dengan terharu kepada Lorenza.


Lorenza pun untuk pertama kalinya bertemu dengan Ramona yang langsung memeluk dan memanggilnya dengan sebutan Marinka Florentina di rumah Luis Fernando.


"Marinka..! Oh Marinka putri Mama..! " Kata Ramona yang langsung memeluk Lorenza.


Lorenza tersentak merasakan sentuhan hangat kasih sayang seorang ibu yang selama ini di rindukan Lorenza yang semenjak bayi telah di besarkan dan di rawat neneknya Reza kakak adopsi nya.


" Mama..! " Lorenza memanggil Ramona dengan panggilan Mama.


Luis Fernando tersenyum terharu melihat Ramona dan Lorenza saling berpelukan dengan kasih sayang satu sama lainnya sampai Luis Fernando ada pemikiran yang menduga bahwa Lorenza dan Marinka Florentina adalah saudari kembar kandung yang terpisah semenjak bayi tanpa sepengetahuan Ramona.


" Iya, Romi. Aku tadi sekilas merasakan mereka berdua seperti ibu kandung dan putrinya yang lain. " Jawab Luis Fernando dengan wajahnya tegang kepada Romi Fernandez.


" Jika kamu memiliki pemikiran bahwa Lorenza dan Marinka Florentina adalah saudari kembar yang terpisah semenjak bayi? Kita berdua bisa menyelidikinya melalui test DNA antara Tante Ramona dengan Lorenza dan juga Marinka Florentina. " Kata Romi Fernandez kepada Luis Fernando dengan pikiran yang sama dengan pemikiran Luis Fernando.


" Kita bisa mengetahuinya melalui rambut mereka bertiga saja. " Kata Hendro langsung memberikan ide kepada Luis Fernando dan Romi Fernandez.


" Ya, kau benar sekali Hendro. Tapi bagaimana cara kita dapat rambut mereka bertiga? " Tanya Luis Fernando kepada Hendro yang sedang asyik minum es boba.


" Sisir mereka saja..! " Jawab Gino yang asyik menggerogoti jagung rebus kepada Luis Fernando dan Romi Fernandez.

__ADS_1


" Lalu mengenai Wulandari Putri Badja apakah dia juga saudarinya Marinka Florentina dan juga Lorenza jika kita bisa temukan test DNA mereka juga? " Tanya Romi Fernandez kepada Luis Fernando dengan pikiran yang sejalan dengan pemikiran Luis Fernando.


"Iya, ada kemungkinan besar mereka bertiga adalah anak kembar yang terpisah semenjak bayi tapi kenapa Marinka Florentina bisa berada di tangan Tante Ramona sedangkan Wulandari Putri Badja berada di tangan Pak Leon yang kita ketahui dahulunya mempunyai seorang istri yang juga Mama nya Wulandari Putri Leon?! " Kata Luis Fernando yang teringat tentang riwayatnya Wulandari Putri Leon kepada Romi Fernandez dan kedua temannya yang berbicara dengan nya di kafe.


"Benar juga katamu, Luis. " Kata Romi Fernandez kepada Luis Fernando sambil mengangguk -anggukan kepalanya.


" Aneh sih , tapi jika Pak Leon mempunyai dua orang istri di masa lalunya? Bisa saja Tante Ramona mengambil Marinka Florentina dari Pak Leon dan istri pertamanya si nyonya Reinawati..! " Kata Hendro asal aja kepada Luis Fernando.


" Gak mungkin, karena aku pernah bertanya kepada Marinka Florentina bahwa pacar ku dulu ayahnya meninggal dunia di waktu dia masih bayi dan fotonya ada di rumah mereka. " Kata Luis Fernando kepada Hendro yang memilih untuk menghabiskan minumannya.


Selagi mereka berdiskusi bersama tentang diri Marinka Florentina di kafe. Seorang gadis muda yang datang bersama dengan seorang pria muda menempati tempat duduk di pojok kanan kafe dan memesan makanan berupa sandwich dan minuman jus tomat kepada pelayan kafe.


" Nona, apakah kamu masih menyimpan alamat rumah mu dan nomor HP Bibi Erna mu di otak mu? " Tanya Erwin pemuda asal Pulau Belitung Timur yang mengantarkan Wulandari Putri Leon pulang ke Jakarta dan sekarang mereka mampir ke kafe untuk makan siang.


" Ya, tentu saja aku tahu alamat rumah dan nomor HP Bibi Erna. Hanya saja sekarang ini aku tak punya HP dan ongkos untuk naik mobil angkutan umum ke daerah rumah ku..! " Jawab Wulandari Putri Leon yang mengeluarkan saku celananya yang kosong kepada Erwin.


" Ahh, ya ya.. Uang tunai yang aku berikan untuk mu pulang ke Jakarta kemarin sudah terpaksa untuk biaya tiket pesawat dari pulau Belitung Timur ke Jakarta. Hhh, sekarang ini sisa untuk bayar biaya makan siang kita saja. " Kata Erwin dengan nada lesu kepada Wulandari Putri Leon.


" Dan, aku sekarang ini wajahku bukan lagi wajah asli ku karena Pak Billy telah mengoperasi wajah ku dengan wajah putrinya yang bernama Tia Ivanka. Hhhhh, aku tak bisa membuktikan bahwa aku adalah Wulandari Putri Leon pemilik PT. Star Leon. " Imbuh Wulandari Putri Leon dengan nada sedih sekali kepada Erwin.


Bersambung!

__ADS_1


__ADS_2