
Luis menangis tersedu-sedu usai melihat sendiri jenazah kekasihnya sendiri di ruang jenazah di rumah sakit. Ia tak pernah menyangka bahwa kekasihnya meninggal dunia karena di aniaya oleh seseorang sampai meninggal dunia dalam tubuh luka parah.
" Marinka kenapa nasibmu menjadi seperti ini? Siapakah yang sudah melakukan semua ini pada mu, sayang? " Luis memeluk jenazah Marinka Florentina.
" Pak Luis, apakah anda bisa memberikan nama orang tua dan alamat rumah dari jenazah wanita yang bernama Marinka Florentina? " Tanya Polisi kepada Luis.
" Aku tak bisa memberitahukan hal yang amat menyedihkan ini kepada Mama nya Marinka Florentina karena wanita itu takkan sanggup menerima kenyataan pahit yang harus di hadapi nya terkait putrinya ini." Jawab Luis yang tak mau membuat Ramona hancur karena kabar meninggalnya Marinka Florentina kepada Polisi.
" Tapi, Pak. Kami tak bisa menutupi kenyataan ini untuk proses pemakaman yang layak bagi Nona Marinka Florentina tanpa kami memberikan laporan mengenai meninggalnya Nona Marinka Florentina kepada Ibu kandung Nona Marinka Florentina. " Kata Polisi kepada Luis.
" Baiklah, Pak. Saya akan menyerahkannya pada Bapak polisi yang akan memberikan keterangan terkait meninggalnya Marinka Florentina kepada Tante Ramona ibunya. Ini, silakan bapak polisi hubungi nomor HP Tante Ramona. " Kata Luis kepada Polisi seraya memberikan nomor HP Ramona kepada polisi.
Polisi menghubungi Ramona untuk memberikan kabar buruk tersebut kepada Ramona tetapi ada sebuah keajaiban yang telah terjadi pada diri Marinka Florentina yang tiba-tiba mengerang kesakitan.
"Nngggg! "
" Eh, ada apa ini? " Tanya Luis dan polisi yang terkejut menyaksikan Marinka Florentina hidup kembali dan membuka sepasang matanya lalu melihat mereka semua dengan airmata dan juga kebingungan.
" Kalian siapa? Aku berada dimana? " Tanya Marinka Florentina kepada Luis dan polisi dengan tatapan matanya kebingungan.
__ADS_1
" Aku Luis kekasih mu! Kamu berada di rumah sakit , kamu jangan khawatir karena kamu aman sekarang ini bersama dengan kami..! " Jawab Luis yang memeluk Marinka Florentina.
" Namaku siapa tadi kamu katakan? "'Tanya Marinka Florentina kepada Luis yang memeluk dirinya.
" Kamu Marinka Florentina, pacarku yang paling cantik. " Jawab Luis dengan airmata bahagia sekali karena Marinka Florentina telah di kembalikan hidupnya oleh Tuhan.
" Wah, coba cek ulang kesehatan dari Nona Marinka Florentina, Pak Dokter." Kata polisi yang meminta tim dokter untuk memeriksa ulang keseluruhan kondisi tubuh Marinka Florentina.
"I, iya, pak.. Baik. " Jawab Tim dokter yang langsung memeriksakan kesehatan Marinka Florentina dengan cermat dan teliti kemudian mereka memberikan keterangan bahwa Marinka Florentina mengalami yang dinamakan mati suri untuk keajaiban dalam peristiwa hebat pada diri Marinka Florentina.
" Namun, Nona Marinka Florentina mengalami amnesia yang di akibatkan lamanya Ia di dalam makam tak layak selama tiga hari ini namun Ia akan bisa sembuh dengan berjalannya waktu proses oksigen pada paru -paru akan naik ke kepalanya untuk memulihkan kembali ingatan nya. " Kata Tim dokter kepada Luis dan polisi dengan nada serius dan yakin sekali bahwa Marinka Florentina akan baik-baik saja.
" Iya, Pak, sebaiknya Nona Marinka Florentina di rawat inap sampai pulih kembali seperti semula dan Ia akan kembali sehat untuk memberikan keterangan terkait pelaku kejahatan yang telah mencelakai dirinya sampai Ia nyaris meninggal dunia. " Jawab tim dokter dan polisi kepada Luis.
" Baiklah, jika hal ini yang terbaik untuk Marinka Florentina. Saya setuju saja dengan pendapat Pak Dokter dan Pak Polisi. " Kata Luis yang mengikuti saran Dokter dan polisi untuk kebaikan Marinka Florentina.
Lalu, Luis menghubungi Romi Fernandez dan teman-teman nya tentang Marinka Florentina sampai semua temannya terkejut dengan kabar terbaru mengenai Marinka Florentina darinya.
" Ya, kalian lihat saja sendiri, bagaimana keadaan Rinka sekarang ini di rumah sakit umum daerah Bekasi. Iya, tapi kita jangan beri kabar kepada Tante Ramona dahulu sampai Marinka sembuh dan keluar dari rumah sakit umum daerah Bekasi. Ah, ya..Juga Lorenza, minta dia untuk menyamar sebagai Marinka Florentina dengan sabar untuk menghibur Tante Ramona sampai Marinka kembali kepada Tante Ramona dalam keadaan sehat. " Kata Luis pada teman-teman nya di WA nya.
__ADS_1
" Kami akan mengunjungi Marinka Florentina pada sore hari ini. Kau tunggu saja kami di rumah sakit umum daerah Bekasi. " Kata Romi Fernandez dan teman-teman nya dengan tulus membantunya dalam menangani masalah pada diri Marinka Florentina.
******
Di sisi lain, Wulandari dan Erwin menemukan jejak terkait penculikan Marinka Florentina oleh Edmundo mantan tunangan Wulandari melalui penyelidikan keduanya terhadap mobil ferari yang di kendarai oleh Edmundo pada waktu itu.
" Dia ke arah sini. " Kata Wulandari yang datangi gudang kosong tempat Marinka Florentina pernah di sekap dan di siksa.
" Kita bisa mengirimkan bukti melalui tempat ini kepada polisi. " Kata Erwin kepada Wulandari dengan senyuman yakin bahwa mereka akan menang melawan kelicikan Edmundo.
" Iya, kita foto saja gudang kosong ini dan kirim fotonya kepada polisi. " Kata Wulandari yang menyetujui saran Erwin.
Di saat mereka sedang mencari bukti dan jejak kejahatan Edmundo terhadap Marinka Florentina di gudang kosong itu. Mereka di kejutkan oleh kedatangan kedua pemuda yang terihat sibuk mencatat sesuatu di buku kecil di tangan kedua pemuda itu. Wulandari yang penasaran dengan kedua pemuda ini segera menghampiri kedua pemuda ini.
" Siapakah kalian berdua? Kenapa kalian berdua mencatat segala sesuatu yang ada di gudang kosong ini? " Tanya Wulandari dengan nada serius kepada kedua pemuda yang terlihat oleh Wulandari sebagai dua orang pemuda yang berwawasan tinggi.
" Kami tim penyidik untuk memeriksa gudang kosong ini untuk mengungkapkan kasus yang melibatkan penculikan seorang gadis muda hingga menewaskan gadis muda itu oleh lima orang pria yang menjadi anak buah seorang pria yang terlihat seperti pria baik-baik dan halus, namun pria itu ternyata seorang psikopat yang sanggup membunuh tunangannya sendiri dengan menembakkan helikopter yang di tumpangi oleh tunangannya itu dengan pistol nya sendiri. " Jawab Andre dokter muda yang pernah menyelamatkan Marinka Florentina dan menduga bahwa Marinka Florentina meninggal dunia karena luka dalam sehingga dokter itu memakamkan Marinka Florentina di belakang gubuk kecil di daerah Bogor.
" Ouh, kalian seorang penyidik? Lalu apakah kalian berdua tahu siapa dan bagaimana ciri-ciri orang yang melakukan semua kejahatan itu? " Tanya Wulandari yang langsung memiliki ide untuk membalas dendam kepada Edmundo usai Ia mendapatkan informasi yang di butuhkannya itu untuk dirinya bisa kembali menjadi Presiden Direktur PT. Star Leon.
__ADS_1
Bersambung!