
Seorang gadis cantik membuka pintu kaca di sebuah toko yang mengejutkan Gino yang mengira gadis itu adalah Wulandari Putri Leon yang dinyatakan oleh semua orang sedang liburan di Pulau Belitung Timur dan luar negeri untuk mengobati hati gadis kaya raya yang sedang terluka itu.
" Eiiii..!!!! "
" Bukankah dia itu Wulandari Putri Leon? " Tanya Hendro menunjuk ke gadis cantik yang langsung berlari cepat meninggalkan toko untuk kabur dari sejumlah pria galak yang mengejar gadis itu.
Luis dan Romi yang kebetulan berada di sana juga dengan mengendarai mobil van segera bertukar pandang sebelum mereka sepakat untuk menyelamatkan gadis itu dari sekelompok pria bengis itu.
" Kau putar ke gang sana..! " Kata Luis kepada Romi yang menyetir mobil dengan kencang lalu mobil menyelinap di depan gadis itu.
" Masuk..! " Kata Luis yang menarik gadis cantik itu ke mobil.
" Hai, terimakasih banyak pertolongan kalian untuk ku Lorenza..! " Kata gadis itu ceria dan tersenyum-senyum kepada Luis dan Romi.
" Lorenza apa kabar? Apakah kamu masih ingat dengan ku, Romi Fernandez? " Tanya Romi yang melihat Lorenza dari kaca spion.
" Aku lupa siapa kamu tapi aku akan mencoba untuk berkenalan kembali denganmu..! Kenalkan namaku Lorenza..! " Jawab Lorenza yang polos membuat Luis menoleh ke kakaknya dengan menahan tawa.
" Katamu dia pacar mu? Tapi, kok dia tak tahu kamu sih? " Tanya Luis menahan tawa.
" Diammm.. ! " Bentak Romi malu.
" Sejak kapan dia mengganti nama menjadi Lorenza? Bukanlah dia ini Wulandari Putri Leon? " Tanya Hendro dan Gino yang berada di dalam mobil van.
" Sejak aku lahirlah..! " Jawab Lorenza yang tak menghiraukan tatapan bingung dan kaget para cowok itu kecuali Luis.
Mobil van berhenti dan gadis ini turun di depan toko penjual rokok di pinggir jalan di depan ruko warna hijau yang membuat para cowok itu makin heran.
" Wah, makasih banyak kalian sudah baik hati mengantarkan aku ke tempat kerja ku. " Kata Lorenza ceria kepada para cowok itu.
__ADS_1
" Tempat kerja? Dimana? " Tanya Hendro.
" Ya, disini tempat kerja ku. " Jawab Lorenza semakin ceria seraya menunjukkan toko penjual rokok di pinggir jalan depan ruko warna hijau itu adalah tempat kerja nya.
" Yang benar saja kamu?!!! " Teriak para cowok itu serentak.
" Kenapa sih aku yang kerja? Kalian kok heboh banget..! " Kata Lorenza yang segera mengusir para cowok itu pergi dari tempat kerjanya yang bagi para cowok itu sungguh-sungguh aneh tapi nyata.
Para cowok itu pun meninggalkannya dengan mobil van melaju ke arah lain yakni ke toko online baju bayi Leony untuk mereka dapat jumpa dengan Marinka Florentina di sana.
" Marinka Florentina di pecat dari toko online baju bayi Leony? Kenapa? Bukankah Ia bekerja dengan jujur dan benar? " Tanya Luis menatap galak pemilik toko online baju bayi Leony setelah mendengar kekasihnya di pecat dari pekerjaan yang di sukai oleh kekasihnya itu.
" Karena dia menggoda pacarku yang tergila -gila kepadanya..! " Bentak Leony dengan galak kepada Luis.
" Ih, cowok mu saja yang kurang ajar kepada pacarku..! " Balas Luis yang ingin memukul wanita itu karena emosi tetapi tangan dan tubuh Luis di tarik oleh Romi dan teman-teman nya.
" Tahan emosi mu, Luis...! " Kata mereka bertiga kepada Luis.
Luis menghela napas untuk meredakan emosi nya lalu berbalikan badannya untuk pergi dari toko online baju bayi Leony namun ia tidak pernah tahu bahwa Romi dan teman-teman nya membalas dendam kepada pemilik toko online baju bayi Leony dengan memukul cowok pemilik toko online baju bayi Leony sampai babak belur.
Bugh!
Bugh!
" Ini pembalasan setimpal atas sikap tak adil kalian semua terhadap pacar adik ku..! " Kata Romi menatap bengis kepada pacar pemilik toko online baju bayi Leony.
" Dengar ya tak ada seorang pun yang boleh menyakiti pacar teman baik kami..! " Kata Gino dengan kepalan tangannya yang meninju hidung pacar pemilik toko online baju bayi Leony hingga bocor.
Hendro menggunakan isyarat dengan telunjuk kanannya ke leher sebagai ancaman kepada pacar pemilik toko online baju bayi Leony untuk tidak berbuat macam -macam dengan pacarnya temannya itu kalau tidak ? Hendro akan potong lehernya.
__ADS_1
Mereka mengejar Luis yang mencari Marinka Florentina di sekitar kawasan dekat toko online baju bayi Leony namun Luis tidak menemukan Marinka Florentina di sana.
" Telepon hpnya..! " Kata Romi memberi solusi untuk Luis dapat menemukan Marinka Florentina kekasih hati adiknya itu.
" Ada nada sambung tetapi tidak di angkat..! " Jawab Luis yang menemukan hpnya Marinka Florentina di bawah pohon bunga liar pinggir jalan.
" Hei, siapakah kalian semua? Kalian jangan pernah mengganggu ku yaaa ! "
Luis mendengar rekaman dari suara Marinka Florentina yang bicara marah kepada sejumlah orang melalui hpnya Marinka Florentina sendiri sampai membuat Luis merah wajahnya karena marah.
" Uuuuh, siapa mereka yang berani menyakiti pacarku? " Tanya Luis dengan emosi memegangi HP Marinka Florentina.
" Kita bisa mengetahuinya dari CCTV terdekat dari jalanan di sini..! " Kata Romi dengan nada tenang kepada Luis.
Hendro cepat masuk ke toko terdekat untuk lihat CCTV di luar toko itu lalu Hendro menemukan lima orang pria menyergap Marinka Florentina dan di masukkan ke dalam mobil sport warna silver ferari dengan nomor plat nya lengkap bisa di lihat di layar CCTV toko itu.
" Kita harus cari mobil ferari itu punya siapa agar kita bisa menemukan Marinka Florentina. " Kata Gino dengan otaknya yang encer juga kepada Luis.
" Iya, mari kita cari mobil itu..! " Kata Luis dan Romi serta Hendro.
Mereka keliling kota Jakarta untuk mencari-cari mobil ferari silver yang menculik Marinka namun mereka tidak bisa menemukannya juga sampai mereka terpaksa harus menunggu waktu dua puluh empat jam untuk memberikan laporan orang hilang kepada polisi di rumah.
" Sebaiknya kita temui Lorenza saja di toko aneh nya itu untuk mendapatkan cuan besar darinya jika kita bisa membawanya pulang ke rumah besarnya di Menteng. " Kata Jelly , Rosie dan Isabella yang sudah mendengar pengalaman baru dan aneh teman-teman cowok mereka di rumah pada malam hari itu.
" Heiii..Kalian bisa gak sih gak mikir uang terus di otak kalian? Coba kalian cari tahu perasaan di hati Wulandari Putri Leon sampai ia ubah cara hidupnya itu! " Kata Luis dengan marah tak jelas kepada teman-teman cewek nya di rumah.
" Lah pacarmu kan Marinka Florentina? Kenapa kamu memarahi kami untuk mencari cuan besar dari Wulandari Putri Leon yang bukan siapa -siapa kamu? " Tanya Isabella dengan galak luar biasa kepada Luis.
" Karena Wulandari Putri Leon adalah salah satu temanku di Jakarta. " Jawab Luis lebih galak lagi kepada Isabella.
__ADS_1
" Stop, berantem ya? Kita pikirkan cara untuk menemukan Marinka Florentina yang telah di culik orang di pinggir jalan depan toko minuman merek Janji Cinta. " Kata Romi dengan sikapnya yang mencerminkan seorang detektif sejati kepada teman-teman nya dan juga Luis adiknya.
Bersambung!