
Luis Fernando meraih jemari Marinka Florentina kekasihnya yang telah diizinkan untuk pulang dari rumah sakit sesudah masa pemulihan dari kekasihnya berangsur-angsur membaik dan di pastikan bahwa kekasihnya sudah sembuh dan sehat kembali.
" Apakah aku akan pulang ke rumah Mamaku yang katamu bernama Ramona? " Tanya gadis cantik yang berjalan bersamanya menuju ke arah parkiran rumah sakit.
" Iya, Rinka karena kamu sudah cukup lama tak pulang ke rumah Mamaku yang tentunya akan merindukan mu." Jawab Luis yang membantu Marinka Florentina naik ke mobil van.
" Ouh, padahal aku ingin pulang ke rumahku yang lain. " Kata Marinka Florentina dengan senyuman yang berbeda dengan senyuman di masa lalu.
" Loh memangnya kamu punya rumah lain lagi selain di rumah yang kamu dan Mamamu yaitu Tante Ramona tempati sekarang ini? " Tanya Luis dengan senyuman sabar kepada Marinka Florentina.
" Punya. " Jawab Marinka Florentina dengan tegas.
" Loh aku kok tidak pernah mendengarnya baik dari kamu sebelum kamu mengalami kecelakaan dan hilang ingatan maupun dari Tante Ramona sendiri?! " Ucap Luis yang semakin bingung dengan pikiran kekasihnya.
" Karena aku yang sekarang bukanlah aku yang dahulu lagi. Aku mau balas dendam kepada pria jahanam Edmundo tunangan Wulandari Putri Leon yang sudah membuat aku nyaris mati. " Batin Marinka Florentina dengan senyumannya yang untungnya menghadap ke arah lain dan tak di lihat Luis.
Luis mengantarkan Marinka Florentina pulang ke rumah Ramona dan mereka berdua bertemu dengan Wulandari Putri Leon, Erwin, Dokter Andre dan Yudi yang menyambut kepulangan Marinka Florentina ke rumah Ramona dengan senyuman cerah.
" Marinka, aku senang sekali kamu sudah sehat dan pulang ke rumah. " Kata Wulandari Putri Leon dengan senyuman bahagia melihat adiknya sudah sembuh.
" Ya, kamu siapa ya? Kenapa kamu bisa berada di rumah ku dan siapakah mereka bertiga ini? " Tanya Marinka Florentina dengan nada selidik kepada Wulandari Putri Leon dan ketiga pria di depannya itu atau di ruang tamunya.
__ADS_1
" Dia Wulandari Putri Leon kakak kembar kamu, Marinka Florentina dan mereka bertiga adalah teman-teman Wulandari Putri Leon." Jawab Ramona dari ruang dapur yang langsung datang ke ruang tamu untuk menyambut kepulangan putri keduanya itu.
Luis kaget setengah mati mendengar jawaban tegas dari Ramona mengenai gadis amat cantik yang menyambut kepulangan Marinka Florentina dengan senyuman ceria sekali.
" Di.. Dia Wulandari Putri Leon? Kenapa wajah dia berbeda dengan wajah Marinka Florentina yang seharusnya mereka mirip satu sama lainnya? " Tanya Luis kepada Ramona dengan wajah bingung seraya memandang kepada gadis cantik yang berdiri di samping Ramona.
" Ya, Luis. Dia Wulandari Putri Leon putriku dan saudari kembarnya Marinka Florentina dan juga Lorenza. Ya, wajahnya berubah menjadi wajah orang lain karena orang yang sangat jahat sekali yang telah mencelakakan dirinya hingga wajah nya berubah tetapi menjadi jauh lebih cantik dari wajahnya dahulu. " Jawab Ramona yang melihat ke arah Wulandari Putri Leon di samping nya dan menatap Marinka Florentina juga di depannya.
" Mama, apa maksud dari perkataan Mama? " Tanya Marinka Florentina yang mengejutkan dahinya kepada Ramona.
" Ya, Marinka sayang. Dia ini saudarimu yang telah terpisahkan sejak bayi oleh keadaan yang tidak memungkinkan untuk aku dan Papamu merawat kalian. " Jawab Ramona yang langsung menceritakan tentang kisah persalinannya di daerah Sukabumi sampai terpisahnya ketiga orang putri kembarnya itu kepada Marinka Florentina dan Luis Fernando.
" Iya, Luis. Kami berdua bersaudari kembar dan Lorenza gadis yang pernah tinggal di rumah ini untuk menyamar sebagai Marinka Florentina juga saudari kembar kami, namun ia belum tahu tentang kebenaran ini. " Jawab Wulandari Putri Leon dengan suaranya penuh getaran haru kepada Luis Fernando.
" Oh.. Syukurlah kalian dapat berkumpul kembali menjadi keluarga yang harmonis. " Kata Luis Fernando yang tersenyum bahagia untuk mereka bertiga ibu dan kedua orang putrinya.
" Terimakasih Luis, kau memang seorang anak yang baik dan pantas untuk menjadi kekasihnya Marinka Florentina puteri kedua ku yang manis ini." Kata Ramona yang memeluk kedua orang putrinya dengan airmata kebahagiaan.
Luis Fernando menghindari tatapan mata halus dari Wulandari Putri Leon yang sekilas melihat ke arahnya yang bertepatan dengan dirinya yang menatap gadis itu juga.
" Astaga kenapa aku berdebar kencang ketika aku bertatapan mata dengan Wulandari Putri Leon padahal pacarku 'kan Marinka Florentina? " Tanya Luis Fernando kepada dirinya sendiri.
__ADS_1
" Luis, kau jangan membuat aku bingung dengan tatapan matamu itu. " Batin Wulandari Putri Leon yang juga merasakan debaran jantungnya.
Erwin, Dokter Andre dan Yudi turut senang lihat kebahagiaan Ramona dengan kedua putri wanita baik hati itu. Mereka juga berharap kebahagiaan ini akan selamanya di dalam hidup Ramona dan putri -putrinya. Namun, mereka teringat tentang Edmundo tunangan Wulandari Putri Leon yang harus mendapatkan hukuman atas perbuatan nya kepada Wulandari Putri Leon dan Marinka Florentina.
" Kita harus mencari bukti lain untuk menghukum orang itu sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. " Kata Dokter Andre kepada Erwin dan Yudi di sofa lainnya.
" Aku ikut juga dalam misi kalian bertiga. " Kata Luis Fernando langsung menyatakan bahwa ia akan membantu Wulandari Putri Leon dapat kembali ke perusahaan Star Leon kepada teman -teman Wulandari Putri Leon.
" Kita harus gunakan cara apa untuk balas dendam kepada Edmundo? " Tanya Ramona ikut bergabung dengan mereka.
" Aku yang akan menyamar sebagai Wulandari Putri Leon, Mama. " Jawab Marinka Florentina yang menginginkan kejahatan Edmundo dapat di balas olehnya.
" Jangan, Marinka. Aku tak mau kamu yang harus menempuh bahaya untuk menjadi diriku. " Kata Wulandari Putri Leon dengan nada sayang kepada Marinka Florentina.
" Aku tidak pernah gentar dan takut menghadapi orang itu, Wulandari Putri Leon. Aku harus bisa membuatnya dapat hukuman yang setimpal atas perbuatannya kepada mu dan aku juga kepada Papa kita dan Anthony Leong teman mu itu. " Kata Marinka Florentina dengan tekadnya.
" Iya, Marinka Florentina. Aku tahu itu cuma aku sangat mengkhawatirkan dirimu karena kamu baru saja sembuh dari sakitmu yang panjang. " Kata Wulandari Putri Leon dengan rasa sayang yang amat besar kepada Marinka Florentina.
" Aku juga tak mau kamu yang turun langsung untuk balas dendam kepada Edmundo, Wulan. Aku ini seorang Marinka Florentina yang amat tangguh seperti sailormoon yang menumpaskan kejahatan di muka bumi ini dengan kekuatan bulan sabit. " Kata Marinka Florentina dengan nada ceria untuk menghibur Mamanya dan juga Wulandari Putri Leon serta Luis Fernando dan yang lainnya.
Bersambung!
__ADS_1