
Davina dan Cris tiba di rumah sudah magrib, Davina buru-buru mandi nembawa handuk dan bajunya. Cris mengeluarkan Dompte dan Handphonnya dari saku dan meletakkan di meja Rias Istrinya. Kemudian duduk di sofa bersandar memejamkan matanya. Dia mendengar istrinya keluar dari kamar mandi, Cris berdiri mengambil handuknya lalu mandi. Cris masih mendiamkan Istrinya, sementara Davina takut menyapa duluan.
Davina turun ke bawah, melihat di meja makan sudah ada makan malam. Kemudian Davina naik lagi masuk kedalam kamarnya menunggu suaminya untuk makan malam. Ia ingin menyapa suaminya duluan.
Cris melihat Davina duduk di ranjang sambil menundukkan wajahnya, lalu masuk ke ruang ganti memakai kaosnya dan celana pendek.
Cris hendak keluar dari kamar lalu Davina mendengar Davina bicara.
"Maaf" Ucap Davina.
"Aku tidak suka kamu menyebut nama pria itu, jangan pernah Sebut di rumah ini". Ucap Cris dingin.
"Jangan diamin Vina, Vina bingung harus bagaimana" Jawab Istrinya sambil menunduk air matanya ditahannya sekuat tenaga.
"Terserah" ucap Cris lalu berbalik mengambil Handphonnya, tidak sengaja Dompetnya jatuh, beberapa isi dompetnya berhamburan keluar. Davina memperhatikan sebuah photo ukuran kecil ikut berhamburan jatuh di lantai. Davina memungutnya dan melihatnya. Ternyata Photo itu adalah mantan Kekasih suaminya yaitu Helena.
"Ini kekasih Mas kan" Tanya Davina bingung. Dia berpikiran Cris masih mempunyai hubungan dengan Helena.
Cris melihat Davina memandangi photo Helena, Cris merebut kasar photo itu dari tangan Davina.
__ADS_1
"Jangan pernah sentuh barangku" Bentak Cris
"Lalu mas kenapa marah sama Vina ketika sahabat Vina menyebut nama Kak Jos, Vina salah ya mas?" Ucap Vina pelan sambil tersenyum terpaksa.
Cris diam membeku Mendengar ucapan Istrinya.
" Vina mau pulang ke rumah Nenek" Ucap Vina lalu
hiks hiks hiks
Vina Menangis nendukukan kepalanya, sebelah tangganya menutup mulutnya. Meskipun begitu Masih terdengar isakan Vina pelan.
"Hiks hiks" Davina mengambil Handphonenya lalu memasukkannya ke dalam tas.
" Hiks hiks hiks hiks" Davina melangkah menuju keluar. Ia ingin pulang kerumah neneknya.
Cris melihat Davina keluar, buru - buru Cris menarik Davina lalu membawanya kedalam pelukannya, Cris memeluk Davina erat, Davina Sesenggukan di Dada Suaminya.
"Aku minta maaf". Ucap Cris memeluk Davina lama, lalu mencium kening istrinya.
__ADS_1
Davina masih sesenggukan di dada bidang milik suaminya.
"Aku tidak mempunyai hubungan lagi dengannya, Aku tidak akan menceraikan mu, Jangan pulang kerumah Nenek ya, Aku sudah buang semua photonya, Aku minta maaf, Jangan menangis lagi" . Ucap cris sambil mencium kepala Davina.
Cris menggendong Davina lalu membawanya ketempat tidur. Cris meneluk istrinya, tidak butuh lama Istrinya terlelap. Salah satu Kunci agar davina berhenti menangis.
Cris turun ke bawah, melihat meja makan. Dia baru sadar kalau istrinya belum makan malam. Mau ngebangunin Kasihan. Akhirnya Cris nemutuskan makan malam sendiri, Nanti kalau Davina bangun ia akan menemani Davina makan.
Keesokan paginya, Cris bangun karna mendengar panggilan masuk di handphonenya. Cris meraba-raba lalu menerima panggilan tersebut.
"Hmm.. " Cris bergumam.
"Cris, besok Papa akan di operasi Nak, pemasangan Ring jantung, aku harap kalian datang memberi semangat untuk Papa Ya" Ucap Yanti wijaya di seberang telp.
"Ia mah, nanti Aku sama Vina ke RS" Ucap Cris lalu Memutuskan panggilan.
Cris kembali melanjutkan Tidurnya sambil memeluk Davina.
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
__ADS_1
Maaf Kalau ada salah Tulis.