Kesungguhan Cinta

Kesungguhan Cinta
Kamu Di Mana


__ADS_3

Davina keluar Dari mobil Cris dan berjalan tanpa arah tujuan.


Cris melajukan mobilnya begitu saja tanpa peduli Istrinya.


Davina terus berjalan sejauh mungkin, kepalanya yg pusing semakin pusing, namun masih bisa di tahannya.


"Hiks hiks hiks hiks" Isak Davina


Davina terus berjalan, hingga akhirnya Davina memasuki area perumahan yang tidak asing baginya, ya rumah itu adalah rumah Suci sahabatnya.


Davina menekan bel rumah Suci, membuat Suci membuka pintu rumahnya, Suci kaget melihat Davina datang dengan wajah pucat, mukanya sembab karna terus menangis sepanjang jalan dan sedikit kacau.


"Vina". Ucap Suci setengah berteriak dan berlari ke arah Davina dan meneluk sahabatnya tersebut.


Davina yang merasa di peluk Suci tiba - tiba tangisnya pecah pilu.


Suci tidak tega melihat sahabatnya sesedih ini, kemudian Suci membawa Davina masuk kedalam rumahnya. Suci membawa Davina kedalam kamarnya dan membaringkan tubuh Davina di atas kasur miliknya.


Suci berlari ke dapur dan menbawa air minum untuk Davina kekamar dan memberikannya ke Davina.


"Ini minum dulu". Ucap Suci memberikan segelas air.


Davina hanya menggeleng dan menangis tanpa suara, dari raut wajahnya terlihat Davina saat ini sangat hancur.

__ADS_1


"Vina, minum dikit ya, nanti kamu sakit". Bujuk suci.


Akhirnya Davina menurut, Davina duduk dan minum sedikit air yang di bawa Suci.


"Kamu Istirahat ya, Aku tidak akan bertanya sampai kamu tenang". Ucap Suci sambil menyimpan gelas di atas meja samping tempat tidurnya lalu duduk di sebelah Davina sambil mengelus kepala Davina hingga akhirnya tertidur karna terlalu lelah menangis.


Setelah Davina tidur, Suci melihat wajah Davina yang pucat dan merasa sangat sedih melihat kondisi Davina saat ini.


Ingin rasanya Suci memberi tahun Tina sahabatnya sekaligus Adik dari Suami Davina, namun di urungkannya, karna lelah berpikir Khirnya Suci ketiduran juga di sebelah Davina.


Hingga malam harinya, Davina belum bangun dari tidurnya.


Suci mencoba membangunkan Davina.


Namun Davina tak kunjung bangun.


Suci meraba kening Davina dan betapa terkejutnya Dia.


"Ya Tuhan, Davina kamu Demam". Ucap Suci dan berlari keluar kamar untuk mengambil air dan handuk kecil mengompres Davina.


Sementara di ruang kerja rumahnya, Cris melihat jam sudah pukul 20:21 WIB, hari sudah sangat gelap. Cris keluar dari ruang kerjanya menuju kamar, kamarnya sangat gelap, Cris masuk dan menyalakan lampu, di lihatnya seisi kamar namun Istrinya tidak ada.


"Kemana Dia jam segini belum pulang". Ucap Cris lalu kekamar mandi membersihkan tubuhnya.

__ADS_1


Setelah selesai mandi, Cris mengambil ponselnya di meja dan duduk, Cris membalas pesan yang masuk satu persatu, Hingga malam semakin larut. Cris merasa gelisah karna Istrinya belum pulang, Cris mencoba menghubungi Davina namun ponselnya tidak aktif.


Tiba - tiba Cris kembali mengingat kejadian tadi siang, dimana Davina di turunkannya di tengah jalan.


"Bodoh". Ucap Cris mengusap wajahnya kasar.


Cris meraih kunci mobilnya dan berlari menuju garasi, sebelum sampai garasi Cris memanggil Bi Sum.


"Bi, Kalau istri saya pulang segera telephon saya ya Bi". Ucap Cris tergesa - gesa kemudian berlari ke Garasi menghidupkan mobil.


Bi Sum bingung karna tidak tau apa - apa.


Cris melajukan mobilnya sangat kencang menuju ke jalan di mana Dia menurunkan Davina. Jalanan sudah Sepi dan tidak ada satupun orang untuk bertanya.


Cris membanting setir mobilnya.


"Bodoh bodoh bodoh". Ucap Cris meratapi nasibnya.


Cris terus keliling mencari Istrinya di pinggir jalan hingga berkali - kali kembali lagi ke tempat dimana ia menurunkan Istrinya, Cris menepikan mobilnya di pinggir Jalan dan berpikir sejenak.


Cris memejamkan matanya.


"Kalau pulang ke rumah Mamah nggak mungkin pasti Mamah sudah nenghubungi ku, Kalau kerumah Suci nggak mungkin pasti Suci sudah menghubungi Tina pasti Tina menghubungi Aku, atau jangan - jangan ke rumah Aldo? Ahhh brengs**k". Ucap Cris dalam hati lalu mengaacak rambutnya kasar.

__ADS_1


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀 Maaf kalau ada salah tulis


__ADS_2