Kesungguhan Cinta

Kesungguhan Cinta
Jalan Jalan


__ADS_3

Setelah sarapan Cris dan Davina Naik ke kamar hotel yang mereka tempatin dan siap siap berangkat jalan - jalan sesuai janji Cris tadi.


"Mas, kita mau jalan - jalan kemana ceh". Tanya Davina.


"Udah ikut aja, nanti juga tau". Jawab Cris.


Davina memanyunkan bibirnya sambil merapikan rambutnya.


"Udah, ayok nanti keburu siang". Ucap Cris.


Davina mengangguk dan mengambil ponselnya dari meja Nakas.


Mereka pun turun ke lobi hotel tersebut.


"Kamu tunggu disini ya, aku ambil mobil sebentar" Ucap Cris lalu pergi.


Sementara Davina hanya mengangguk.


Tak butuh waktu lama Cris pun tiba di lobi, Davina langsung masuk ke mobil. Cris segera melajukan mobilnya memngajak Davina ke suatu tempat yang sangat Davina sukai.


"Mas kok kita kesini". Tanya Vina merasa tidak asing dengan jalan yang mereka lalui.


"Kan jalan - jalan". Jawab Cris fokus mengendarai mobilnya.


Davina hanya diam dan kebingungan kemana dia akan di bawa suaminya.


Setah menempuh perjalanan dua setengah jam akhirnya mereka tiba, Suasana sangat sejuk dan masih asri.


Cris turun dari mobil lalu disusul Davina turun juga, Cris setengah berlari menghampiri Davina.

__ADS_1


"Ayok". Ucap Cris menggenggam tangan Davina sambil membawa Kamera kesayangannya, sementara Davina mengikuti suaminya.


Cris membawa Davina ke sebuah taman bunga Nusantara yang ada di kota tersebut. Cris sengaja membawa istrinya ke taman tersebut karna strinya sangan menyukai bunga.


Cris membayar tiket untuk mereka berdua, Davina sangat bahagia karna dari tempat pembeliat tiket sudah terlihat jelas hamparan bunga berwarna warni.


Cris melihat Davina tersenyum, Senyuman yang selalu membuat hati Cris tenang.


"Ayok". Ucap Cris menggenggam tangan istrinya masuk ke dalam taman besar tersebut.


"Wah.. Cantik banget". Ucap Vina kegirangan, Vina menghampiri bunga berwarna kuning sambil berlari kecil, lalu pindah ke bunga - bunga warna merah, tawanya terdengar sangat bahagia.


"Hati - hati". Ucap Cris kuwatir Istrinya jatuh.


Davina tidak menghiraukannya, Davina mengeluarkan ponsel dari saku celananya dan mulai berselfie.


Cris mengabadikan setiap momen Davina, hatinya sangat senang melihat Davina tertawa bahagia sambil memandangi setiap bunga - bunga yang di laluinya.


"Senyum cisss". Ucap Cris dan mengambil potret mereka dengan ponselnya.


Hingga tak sadar hari sudah siang. Cris melihat jam tangannya sudah waktunya makan siang.


"Kesana yuk". Ajak Cris menggenggam tangan Davina.


Mereka tiba di mana lokasi bunga mawar sangat - sangat segar membuat Davina ingin membawanya pulang.


Cris tau keinginan istrinya, tanpa Davina tau Cris suda memesankannya beberapa jenis mawar untuk di bawa pulang ke rumah. Cris hanya tersenyum melihat Istrinya yang tidak bosan - bosannya memandangi bunga - bunga tersebut.


Puas melihat bunga - bunga mawar akhirnya mereka menuju tempat makan yang tersedia di area taman tersebut.

__ADS_1


Cris mengajak Istrinya menuju sebuah meja berdingdingkan kaca, sehingga dari sana mereka bisa melihat taman sambil menikmati makan siang mereka.


Disela - sela makan siang mereka, Davina tiba - tiba membuka suara.


"Mas, Hm... Vina boleh nggak beli bibit mawarnya, Vina pengen nambah bunga mawar Vina yang di rumah". Ucap Vina ragu - ragu.


"Hm.. Makan dulu". Jawab Cris.


Davina hanya mengangguk dan sedikit kecewa mendengar jawaban suaminya. Cris memperhatikan raut wajah Istrinya hanya tersenyum.


"Kenapa". Tanya Cris.


"Hm.. Gpp Mas". Jawab Vina.


"Aku udah pesan Bibit mawarnya, Habisin nasi mu". Ucap Cris.


"Benaran Mas". Ucap Davina kegirangan hingga suaranya mengalihkan beberapa orang pengunjung tempat makan tersebut.


Cris menundukkan Kepalanya sebagai tanda maaf, Sementara Davina menundukkan kepalanya tersenyum malu.


"Habisin nasinya". Ucap Cris tersenyum mengejek Davina.


"Maaf". Ucap Davina malu.


Cris hanya tersenyum nelihat Pipi Istrinya merona.


"Gemes bgt ceh". Ucap Cris dalam hati.


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀

__ADS_1


Maaf kalau ada salah tulis


__ADS_2