Kesungguhan Cinta

Kesungguhan Cinta
Kencan


__ADS_3

Hari ini Davina benar - benar bolos kuliah tanpa pemberitahuan. Untung Perut Davina baik - baik saja karna kesiangan telat makan. Setelelah Sarapan tepatnya Sarapan sekalian makan siang Davina dan Cris kembali ke kamar mereka, yang pasti Cris membantu Davina Naik, Sebenarnya Davina sudah bisa jalan sendiri, tapi Cris saja yang terlalu lebay takut istrinya masih merasa perih saat jalan.


Cris menyalakan laptopnya di meja sofa, dia sibuk memeriksa beberapa laporan yang di kirimkan Toni. Sementara Davina bersandar di atas kasurnya membuka beberapa pesan yang masuk di Handphone miliknya.


šŸ“© Tina : Kamu kok nggak masuk kuliah.


šŸ“© Suci : Vin.. Kamu dimana. Kok nggak masuk.


šŸ“© Josua : Apa Khabar Davina.


Davina membalas satu - persatu pesan tersebut.


šŸ“Ø Sori Tin, aku bangun kesiangan.


šŸ“Ø Maaf Ci, aku bangun kesiangan.


Lalu dia melihat pesan Josua kembali, Davina ragu - ragu membalasnya atau tidak. Sejenak Davina berpikir, Dia memperhatikan suaminya, Suaminya melihat Davina bingung.


"Kenapa" Tanya Cris lalu melanjutkan pekerjaannya.


"Kak Jos WA Vina Mas" Jawab Davina sedikit ragu, takut suaminya marah.


Cris berdiri berjalan menghampiri Davina, lalu meraih Handphone milik Davina. Dia melihat pesan dari Josua, lalu membalasnya.


šŸ“Ø Mulai sekarang jangan pernah ganggu Istri Saya lagi.


Itu lah isi balasan yang di tulis Cris untuk Josua lalu menekan tanda kirim. Lalu mengembalikan Handphone tersebut ke istrinya.


" Mulai sekarang jangan pernah balas pesannya lagi" Ucap Cris dengan muka datar lalu kembali ke sofa melanjutkan Pekerjaannya.


"Vina kan tidak punya masalah sama Kak Jos kita cuma teman doang mas" Protes Davina.


"Pokoknya jangan ya Jangan". Jawab Cris tanpa melihat istrinya. fokus dengan laptopnya.


Cris memanyunkan Bibirnya, Kesal dengan sikap suaminya. Cris melihatnya.


"Kenapa? Nggak suka?" tanya Cris.


"Bukan soal itu, Kak Jos baik orangnya, lagian Kak Jos juga nggak ada masalah sama Vina". Jawab Vina.

__ADS_1


" Pilih mana Aku atau Dia" Tanya Cris.


" Ya Mas lah, Mas kan suami Vina". Jawab Vina.


"Ya udah nurut kata-kataku" Ucap Cris singkat lalu melanjutkan pekerjaannya.


Davina kesal melihat sikap suaminya tersebut lalu mengambil Buku kuliahnya yang ada di meja samping tempat tidurnya lalu membaca ulang semua yang sudah di pelajarin Karna satu minggu lagi Davina Ujian Akhir Semester, baru naik ke Semestsr empat. Setelah itu libur panjang kurang lebih tiga bulan. Cris memperhatikan Davina belajar sambil senyum - senyum.


"Gemes bgt, pengeng gigit" Gumam Cris dalam hati.


Sore harinya, Davina berjalan pelan keluar kamar. Cris yang masih sibuk dengan laptopnya melihat Davina hendak keluar.


"mau kemana" tanya Cris.


"Lapar". Ucap Davina.


"Mau makan apa" Tanya Cris.


"Pengen Soto babat Mas" Ucap Davina.


"Ya sudah ganti celana mu, kita keluar" Ucap Cris.


"Kamu mau pahamu di lihattin sama semua orang". Jawab Cris. Lalu Cris mengambil dompet dan kunci mobilnya. Sementara Davina mengganti celananya dengan celana jeans.


"Aku tunggu di bawah". Ucap Cris.


Davina hanya mengangguk.


Setelah mengganti Celananya, Davina turun menyusul suaminya, Davina kaget melihat Bapak - Bapak membukakan pagarnya, Davina langsung masuk ke dalam mobil. Cris melajukan mobilnya.


"Tadi siapa Mas". Tanya Davina pesaran.


"Hmm, Mang Asep". Jawab Cris.


Davina bingung, cris melihat muka davina bingung.


"Dia Security di rumah per hari ini". Jawab Cris.


"Oh". ucap Davina.

__ADS_1


Cris sengaja memakai jasa Security sekarang, karna beberapa hari ini Cris tidak sengaja melihat ada seseorang yang bolak balik melihat rumahnya.


Didalam mobil Sejenak suasana hening, tidak ada yang bicara, di lampu merah Mobil Cris berhenti.


"Masih sakit" Tanya Cris.


"Apanya mas" Tanya vina bingung.


"itu". Jawab Cris sambil melihat ke arah Paha istrinya.


"Sedikit" ucap vina pelan, Mukanya merah menahan malu lalu mengalihkan wajahnya melihat ke luar.


Lampu hijau menyala Cris melajukan mobilnya ke sebuah restoran yang menjual aneka macam Soto. Cris memarkirkan mobilnya dan mengajak Vina masuk. Cris mencari meja kosong untuk mereka berdua. Davina dan Cris duduk bersebelahan. Setelah duduk pelayan restoran datang.


"Mau pesan apa pak" tanya pelayan restoran.


"Saya pesan soto betawi satu, pake nasi, Minumnya Teh manis Hangat" Ucap Cris.


"Kalau mbaknya pesan apa" Tanya pelayan restoran lagi.


"Soto babat pake nasi mbak, minumnya air hangat saja". Ucap Davina.


Kemudian pelayan tadi mencatat pesanan mereka lalu pergi.


"Mas, kok makannya disini, Klo sekedar makan soto mah di pinggir jalan juga bisa" ucap Davina.


"Anggap aja kita kencan" Jawab Cris.


Davina mendengar perkataan suaminya tiba -tiba pipinya panas dan merah, hatinya berbunga - bunga mendengar kata Kencan.


Cris menperhatikan Davina.


"Kenapa" tanya Cris.


Davina hanya menggeleng senyum.


⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘


Maaf kalau ada salah tulis.

__ADS_1


__ADS_2