
Davina berbaring lemah di atas ranjangnya, Setelah hampir satu jam mereka di kamar mandi, entah ngapain saja. Cris membuka lemarinya, lalu memakai kaos biru dan celana pendek hitam. Kemudian membuka lemari istrinya, mengambil dres hijau muda, kemudian dalaman istrinya lalu kembali menghampiri istrinya.
"Ini, pake dulu" Ucap Cris.
Cris membantu istrinya bangun dan berdiri. Davina mencoba berdiri pelan.
"Mas lutut Vina gemetaran" Ucap Davina pelan lalu duduk di tepi ranjangnya.
Cris hanya tersenyum lalu membantu Davina memakaikan bajunya, Setelah selesai Davina kembali rebahan, Cris duduk di tepi ranjang lalu meraih ponselnya.
"Mau makan apa" Tanya Cris.
"bilang bibi buatin nasi goreng mas, Vina pengen makan nasi goreng". Ucap Vina manja.
"hmmm, kamu tunggu disini". Jawab Cris meletakkan Ponselnya lalu pergi ke bawah menemui Bi Sum.
"Bi, Bi Sum". Pamggil Cris.
"Ia Tuan" Jawab Bi Sum berlari kecil menghampiri Tuannya.
"Bi istriku minta di buatin nasi goreng, Tolong buatin ya Bi" Ucap Cris.
"Ok Tuan" Ucap Bi Sum tersenyum.
"Buatin sekalian buat Ku ya, nanti antar ke kamar ya Bi" Uap Cris sebelum menaiki anak tangga.
"Siap Tuan' Ucap Bi Sum tersenyum lalu berlari menuju Dapur.
Cris kembali ke kamarnya, lalu duduk di tepi ranjang disebelah istrinya.
"Lututnya masih gemetaran?" tanya Cris.
Davina mengangguk, Cris tersenyum bangga lalu mencium kening istrinya, kemudian menghapus perut istrinya.
"Bertumbuh dan berkembanglah di dalam" Ucap Cris sambil mengelus perut suaminya.
"Apaan ceh mas" Ucap Davina malu melihat tingkah suaminya tersebut.
"Kenapa?, Kau meragukan Ku" Tanya Cris.
Davina menutup wajahnya kembali lalu menggeleng- gelengkan wajahnya.
"Apa kau tidak percaya dengan suami mu yang perkasa ini" Ucap Cris menggoda Istrinya. Lau menarik tangan Davina dari wajahnya, Davina menundukkan kepalanya, Cris membawa Davina duduk lalu membawanya kedalam pelukannya.
"Apa kau masih meragukanku" Tanya cris menggoda lagi.
"Tidak Mas" Ucap Davina menbalas pelukan suaminya.
__ADS_1
Tiba - tiba terdengar ketukan pintu. Cris melepaskan pelukannya lalu berjalan menuju pintu kamar mereka, lalu membuka pintu.
Ceklek
"ini Tuan Nasi gorengnya" Ucap Bi sum nemberikan nampan tersebut ke tuannya lalu pergi.
"Makasih Bi" Cris menerima nampan tadi lalu membawanya kedalam kamar lalu mengunci kamar. Cris meletakkan nampan tersebut di meja sofa kamarnya. Kemudian menghampiri Dan menggendong Davina menuju Sofa.
"Makan dulu" Ucap Cris membawa Davina.
Divina mengangguk.
Cris terlebih dahulu menyuapi Davina, memberikan obatnya, Baru kemudian Cris memakan nasi gorengnya. Setelah Selesai makan Cris membawa nampan dan piring kotor mereka menuju dapur lalu meletakkannya ke tempat piring kotor. Kemudian naik lagi ke kamar dan duduk di samping Davina.
Davina membuka ponselnya dan melihat Media sosialnya, Cris memperhatikannya.
"Lihat apa" Tanya Cris.
Davina menunjukan ponselnya ke arah Cris, Cris kemudian hanya tersenyum. Cris berdiri mengambil laptopnya lalu menyalakannya.
Cris mulai memeriksa laporan - laporan yang sudah di kirimkan Toni ke Emailnya. Memeriksa satu - satu dengan teliti, sementara Davina di sampingnya memainkan ponselnya.
Cris terus memeriksa laporan - laporan perusahaan hingga lupa waktu, jam sudah menunjukkan angka 23:00 dan melupakan istrinya disampingnya yang sudah tidur terlelap bersandar miring di sofa. Cris tiba - tiba melihat kesebelahnya kaget melihat istrinya tidur dengan posisi tidak nyaman.
Cris berdiri lalu menggendong istrinya dan memindahkannya ke kasur, Cris merebahkan istrinya lalu menutupinya dengan selimut sampai ke dada istrinya, kemudian mencium keningnya.
Cris pergi ke sofa merapikan kertas - kertas berkasnya dan mematikan laptopnya. Cris kemudian naik ke kasur dan tidur di sebelah istrinya sambil membawa istrinya ke dalam pelukannya.
"Selamat pagi istriku". Ucap Cris lalu mencium bibir istrinya.
"Mas ah". Ucap Davina mendorong pelan suaminya.
"Mandi bareng yuk" Ucap cris menggoda suaminya.
'Nggak" ucap Davina menutup dadanya dengan menyilangkan kedua tangannya di dada.
"Ha ha ha ha ha"
Cris tertawa terbahak - bahak melihat tingkah istrinya.
Davina melemparkan bantal kearah suaminya, lalu suaminya menangkap bantal tersebut lalu melemparkannya ke kasur, lalu berjalan menuju kamar madi sambil terus tertawa.
"Dasar mesum" Ucap Davina lalu merapikan tempat tidurnya dan menyiapkan baju suaminya.
Cris keluar dari kamar mandi menggunakan handuknya, Otot - ototnya terlihat seksi. Cris mencoba menggoda istrinya dengan mendekatinya.
Davina buru - buru sadar lalu membawa handuk dan bajunya lari ke kamar mandi lalu mandi.
__ADS_1
"Dasar mesum" Teriak Davina mengunci pintu kamar mandi dan memegangi dadanya, kemudian melakukan ritual mandinya.
Cris memakai celana dan kemejanya, kemudian jas dan jam tangannya lalu merapikan rambutnya.
Davina keluar dari kamar mandi sudah rapi, Davina mengambil dasi dan memasangkannya di dada suaminya.
Cris duduk di bangku meja rias istrinya, Davina mulai memasangkan Dasi suaminya.
"Libur sampai kapan" Tanya Cris.
"Hm... hampir 3 bulan mas" Jawab Davina.
"Hari ini di rumah saja, jangan ke mana - mana". Ucap Cris.
Davina mengangguk, Setelah selesai memasang Dasi suaminya, Cris mencium kening istrinya.
"Sarapan dulu" Ucap Cris Lalu mereka berjalan menuju meja makan, Davina berjalan di sebelah suaminya.
Davina mengambil nasi untuk suaminya, semenjak menikah Cris mengikuti pola makan Istrinya yaitu sarapan dengan makan nasi dan lauk pauknya.
Mereka akhirnya makan dengan hening. Setelah selesai makan Cris meminum Kopinya dan memainkan pnselnya. Davina mebereskan meja makan dan menyimpan piring kotor ke tempatny lalu kembali duduk ke meja maka.
"Aku berangkat" Ucap Cris lalu berdiri.
Davina berdiri lalu naik masul ke kamar mengambil Tas kerja suaminya, lalu turun dan memberikannya ke suaminya. Cris menerimanya lalu mereka berjalan ke Depan, Davina mengantar suaminya sampai depan.
"Aku jalan, baik-baik di rumah, kalau ada apa - apa hubungi Aku" Ucap Cris lalu memeluk istrinya, mencium kening istrinya lalu mencium bibir istrinya sekilas.
Davina melihat wajahnya suaminya lalu menggangguk. Cris masuk ke dalam mobil, menyalakan mesin mobilnya. Davina melambaikan tangannya. Suaminya tersenyum lalu menganggukan kepalanya dan melajukan mobilnya. Setelah suaminya berangkat Davina Kembali ke rumah, lalu naik ke kamarnya mengambil ponselnya. Kemudian turun ke bawah duduk di ruang keluarga, mencari remot kemudian menyalakan TV, Davina nenonton acara kesukaanya yaitu Drama Korea sampai lupa waktu.
Tiba - tiba Ponselnya berbunyi dan ada pesan masuk.
π© Cris : Jangan lupa makan siang, vitaminnya diminum.
π¨ Davina : Ok mas.
π© Cris : Nanti siap - siap, Aku jemput.
π¨ Davina : Jam berapa? Kemana?
π©Cris : Jam 17: 00, Rahasia.
π¨Davina : Ia, Mas jangan lupa makan siang ya.
π©Ok πππππππππ
π¨ Davina : Mas Mesum ih
__ADS_1
Davina melihat jam masih 13: 00.
Davina masih punya banya waktu sampai suaminya menjempunya nanti.