
"Aku masih mencintaimu Cris" Ucap Sinta.
Cris hanya tersenyum.
Pesanan mereka tiba - tiba datang, mereka makan tanpa suara.
Setelah selesai makan, Cris mengantar Sinta pulang.
Davina tiba di rumah sudah larut malam, Cris masuk ke kamar, Cris melihat Istrinya sudah tidur.
Cris mandi dan mengganti pakaian, kemudian merebahkan tubuhnya di samping istrinya. Cris mencium kening Istrinya lalu membawa Davina masuk ke dalam pelukannya.
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Keesokan paginya, setelah selesai mandi Davina turun ke bawah menyusul suaminya yang sedang sarapa.
Davina duduk di sebelah suaminya dan memulai sarapannya.
"Hari ini di antar mang Dudung ya, aku ada urusan mendesak pagi ini". Ucap Cris.
Davina hanya mengganggul dan meneruskan sarapannya.
Cris berdiri dan naik ke kekamar mengambil tas kerja dan ponselnya.
"Aku duluan". Ucap Cris mencium kening dan Kepala Davina.
"Hati - hati Mas". ucap Davina mencium tangan suaminya.
Cris melajukan mobilnya menuju spartemen Sinta. Pagi ini Sinta meminta Cris mengantarnya menuju Rumah sakit tempatnya bekerja.
Sedikit info, Sinta merupakan seorang Dokter spesialis jantung.
Sinta masuk ke dalam mobil Cris lalu mengantarnya ke rumah sakit.
Setibanya di Rumah sakit, Sinta langsung turun. Sementara Cris langsung menuju perusahaannya.
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Davina turun dari mobil dan langsung menuju ruangannya, di kelas sudah ada Tina dan Suci menunggunya.
Davina masuk ke dalam kelasnya dan duduk di antara Suci dan Tina.
"Kamu sudah dengar gosip baru belum" Tanya Suci.
__ADS_1
"Apa itu". Ucap Tina.
"Katanya ada dosen baru ganteng dan wow, katanya pagi ini kelasnya di ruangan kita". Ucap suci.
Davina hanya diam dan tak menanggapi kedua sahabatnya tersebut.
Tiba - tiba Dosen masuk.
"Selamat pagi, perkenalkan nama saya Aldo, Saya akan mengajar mata kuliah Manajemen Bisnis pengganti Bapak Mulyadi". Ucap aldo.
Semua mahasiwa langsung riuh, beberapa wanita teman kelas Davina langsung tebar pesona, termasuk Suci dan Tina.
"Sumpah ganteng bgt". Ucap Tina.
"Sempurna". Ucap Suci.
Mendengar sedikit riuh Aldo pun memulai mengajarnya.
"Ok mari kita mulai pelajaran hari ini". Ucap Aldo.
Setelah 2 jam berlalu akhirnya kelas bubar. Davina dan kedua sahabatnya keluar dan langsung menuju kantin, Mereka memesan jus.
"Jalan Yuk". Ucap Suci.
"Boleh". Ucap Tina.
"Aku telp Mas Cris bentar ya". Ucap Vina.
Vina mencari nama suaminya di ponsel dan melakukan panggilan.
"ada apa". Tanya Cris.
"Mas, Vina jalan ya". Ucap Vina ragu
"Hm.. sama siapa" Tanya Cris.
"Suci dan Tina Mas". Jawab Vina.
"Hmmmmm..Kamu tetap harus di antar mang Dudung, tidak ada penolakan". Jawab Cris tegas.
"Ia mas". Ucap Vina kesal lalu memutuskan panggilannya.
"Kenapa". Tanya Tina.
__ADS_1
"Biasa, Kakak Kamu, kemana - mana harus di antar supir". Ucap Vina cemberut.
"haha haha secara kamu Istrinya". Ucap Tina sambil tertawa
" Ya sudah yuk, keburu sore". Ucap Suci.
Akhirnya mereka pergi, Davina di antar supir. Sementara Suci naik mobil Tina menuju Mall yang sudah mereka tentukan tadi sebelum jalan.
Setibanya di Mall Mereke bertiga memesan tiket nonton, lalu membeli cemilan untuk mereka di dalam bioskop nanti.
DIKANTOR CRISTIAN WIJAYA.
Cris menerima panggilan Sinta.
"Ada apa". Tanya Cris.
"Nanti temanin aku makan ya". Ucap Sinta.
"Ya sudah, aku jemput setengah jam lagi". Ucap Cris
Setengah jam pun berlalu, Cris menjemput Sinta ke rumah sakit, kemudian mereka menuju sebuah Mall.
Mereka makan di sebuah restoran yang cukup terkenal.
Sementara Davina dan kedua sahabatnya baru keluar dari bioskop.
"Lapar, Makan dulu ya". Ucap Vina.
"Ya udah yuk" Ucap Tina.
Mereka bertiga masuk ke sebuah restoran di dalam mall tersebut. Suci mencari - cari meja yang kosong, hingga matanya tertuju melihat seseorang.
"Vin, itu bukannya suami kamu ya". Tanya suci menunjuk ke Cris dan seorang wanita. Mereka makan sambil tertawa bahagia.
Vina dan Tina bersamaan melihat kearah yang di tunjuk Suci.
"Kakak ngapain lagi bertemu wanita itu". ucap Tina dalam hati.
Davina melihat Suaminya sedang bahagia makan bersama Seorang Wanita, Mereka sangat terlihat serasi sesekali tertawa bersama.
Melihat hal itu hati Davina panas.
"Ayo kita pergi dari sini". Ucap Vina.
__ADS_1
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Maaf kalau ada salah tulis