Kesungguhan Cinta

Kesungguhan Cinta
Kamar Hotel


__ADS_3

Cris membuka lemari yang ada di kamar khususnya, dan mencari baju Istrinya disana. Karena semenjak Cris mulai jatuh cinta kepada istrinya Cris sudah menyiapkan baju - baju tersebut dari jauh - jauh hari, siapa tau tiba - tiba kesini, Dan ternyata Cris membawa istrinya ke Hotel ini.


Cris membuka baju istrinya satu - satu, Kemudian membasuh tubuh istrinya dengan handuk basah dan mengganti baju istrinya dengan yang bersih.


Setelah Istrinya rapi Cris langsung mandi menyegarkan tubuhnya, dan memesan makan untuknya dan istrinya.


Setelah pesanannya datang cris meletakkannya di atas meja maka, dan membangunkan istrinya.


"Sayang, bangun ya". Ucap Cris mencium kening istrinya.


Davina tetap diam.


"Sayang bangun dong, makan dulu ya". mengelus pipi istrinya.


Davina menggerakkan badannya dan membuka matanya perlahan, Davina melihat sekeliling kamar tersebut karna merasa bukan di kamarnya, Lalu melihat suaminya.


"Kita di hotel Sayang". Ucap cris mengelus pipi Davina.


Davina hendak duduk, refleks Cris membantu Davina duduk.


"Makan dulu ya biar minum obat" ucap cris lalu menuju meja makan mengambil nasi untuk istrinya.


Sesendok demi sesendok cris menyuapi Istrinya.


"Udah mas". Ucap Vina.


"Dua sendok lagi biar minum obat". Ucap Cris membujuk Istrinya.


Akhirnya Davina selesai makan, Cris mengambil Obat dari dalam laci nakas dan ke meja makan mengambil air minum, kemudian memberikannya kepada Davina, Davina menerima obat tersebut lalu meminumnya. Cris mengembalikan gelas dari Vina ke meja makan.


"Sekarang tidur ya". Ucap Cris.


"Udah nggak bisa tidur Mas". Jawab Davina.

__ADS_1


" Ya sudah, aku makan dulu, atau kamu mau nonton?". Tanya Cris.


"Nonton aja Mas". Jawab Davina.


"Ok". Cris mengambil remot dan menghidupkan TV. Setelah TV tersebut hidup Cris memberikan remote TV ke Davina lalu.ke kamar mandi menyegarkan tubuhnya.


Beberapa saat kemudian, Cris selesai makan dan membereskan meja makannya. Cris merasa tubuhnya gerah lagi, padahal baru mandi, Akhirnya Cris kembali mandi.


Beberapa menit kemudian Cris keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk, Dadanya terbuka begitu saja.


"Ih.. mas, pake baju, Malu". Ucap Vina setengah teriak dan menutup matanya dengan kedua tangannya.


"Udah sering lihat kok masih malu". Ucap Cris tersenyum menggoda sambil memakai kaos dan celana pendeknya.


"Tapi Vina malu Mas". Ucap Vina.


"Udah, buka tangan mu". Ucap Cris menggoda lalu berdiri di samping Istrinya.


Davina membuka matanya dan melihat Suaminya.


Davina hanya menggelengkan kepalanya.


Cris menyimpan handuknya dan kembali ke Kasur, Cris duduk di sebelah istrinya sambil memainkan ponselnya.


Davina mematikan TV, merebahkan tubuhnya dan masuk ke dalam selimut.


"Udah Mau tidur". Tanya Cris masih fokus melihat ponselnya.


"Ngga bisa tidur mas". Ucap Vina.


"Terus kita mau ngapain". Ucap Cris tersenyum Nakal melihat istrinya lalu menyimpan ponselnya di atas nakas. Kemudian merebahkan tubuhnya di samping istrinya dan masuk ke selimut yang sama dengan Istrinya. Kemudian Cris membawa Istrinya ke dalam pelukannya.


"Mas". Panggil Davina.

__ADS_1


"Hmmmm...". Jawab Cris.


"Satu minggu ini kok mas pulangnya malam, terus perginya juga pagi - pagi banget, Vina sampe nggak lihat Mas pergi sama pulang". Tanya Davina.


"Iya, Aku sibuk, Maaf". Jawab Cris lalu mengeratkan pelukannya.


Lalu Davina hanya diam, karna masih ada sedikit yang mengganjal hatinya tentang Sinta mantan Kekasih Suaminya.


"Mikirin apa". Tanya Cris melihat Istrinya hanya diam.


Davina menggelengkan Kepalanya Dan masuk ke dada Bidang suaminya mencium setiap aroma tubuh Suaminya.


"Jangan mikir macam - macam, Aku nggak ngapa-ngapain kok sama dia, Dia itu hanya sebatas Mantan Kekasih, Sementara kamu Istriku". Jawab Cris.


Davina menggangguk dan tersenyum di dada suaminya. Cris pun melihat Istrinya dan ikut tersenyum.


Tiba - tiba Cris melempar selimut yang mereka pakai begitu saja dan naik ke atas tubuh Davina.


"Mas ngapain". Ucap Davina gugup.


"Apa kamu tidak merasakannya". Ucap Cris menggesek - gesekkan pinggangnya ke perut Istrinya.


Pipi Davina memerah menahan malu, Jantungnya juga ikut Berdetak kencang merasakan sesuatu di bawah sana sudah mengeras.


"Meskipun kamu sedikit Demam, itu tidak masalah, Biar demammu pindah ke Aku". Ucap Cris menahan hasratnya.


Davina hanya menggangguk, tanpa aba - aba Dengan rakusnya Cris ******* bibir Davina, semakin lama semakin panas, Maklum seminggu tidak melakukannya.


"Ahh...". Desahan Davina lolos begitu saja.


Sementara Cris semakin semangat bermain di area dada Davina.


"Mas.". Ucap Davina pelan menahan hasratnya.

__ADS_1


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


Maaf kalau ada salah tulis.


__ADS_2