
Davina bangun dan beranjak dari tempat tidurnya menuju kamar mandi.
Cris memperhatikan Istrinya sampai menghilang di balik pintu kamar mandi.
Selesai mandi Davina memakai baju kuliahnya dan merapikan buku - bukunya di meja sofa lalu memasukkannya ke dalam tas.
Cris sudah duluan turun ke bawah dan sarapan.
Davina membawa tas kuliahnya kebawah menyusul suaminy sarapan di meja makan, Davina duduk di sebelah Suaminya.
"Kok cuman di lihatin doang". Tanya Cris yang sudah selesai sarapan.
"Vina nggak nafsu makan mas". Ucap Vina masih dengan wajah pucat.
Cris melihat ada roti tawar dan selai di meja. Cris mengambilnya dan mengolesi roti tersebut dengan selai dan memberikannya ke Davina.
Davina menerima roti dari suaminya dan memakannya dengan sangat lahap.
"Rotinya Enak Mas". Ucap Davina sambil mengunyah rotinya.
"Perasaan sama aja". Ucap Cris.
"Ini benaran Enak, Sumpah". Ucap Davina semangat melahap rotinyq.
Cris bingung mihat tingkah Istrinya, biasanya Davina tidak terlalu suka makan roti.
"Mas, mau lagi". Ucap Vina tersenyum nyengir Kuda.
"Hah.. lagi". Tanya Cris kaget karna ini udah roti ke 7.
"Mas". Rengek Davina manja.
Cris mengolesi kembali roti dengan selai dan memberikannya ke Istrinya.
Setelah selesai sarapan, Cris dan Davina berangkat menuju Kampus Davina. Cris melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.
__ADS_1
"Sudah kenyang". Tanya Cris memegangi perut Davina.
"Sudah Mas". Ucap Davina malu - malu, pipinya memerah melihat suaminya memegangi perutnya.
Cris tersenyum geli melihat Istrinya malu - malu, Sambil melajukan mobilnya.
Mobil Cris akhirnya tiba di kampus, Davina membuka sabuknya, dan mencium tangan suaminya kemudian Cris mencium kening Istrinya.
"Nanti Aku jemput". Ucap Cris melepas ciumannya dari kening Davina.
Davina menganguk.
"Kalau ada apa-apa telp aku". Ucap Cris mengusap kepala Davina lembut.
"Mas". Panggil Davina.
"Hmmm..". Jawab Cris
"Uang Saku". Ucap Davina tersenyum.
"Kebanyakan Mas". Ucap Davina.
"Buat seminggu" Ucap Cris.
"Tapi masih kebanyakan Mas". Ucap Davina mengambil 1 lembar uang seratusan dan sisanya mengembalikannya ke suaminya.
"Pegang aja, Sisanya di tabung".Ucap Cris.
Mau tidak mau Davina terpaksa menerima duit tersebut dan memasukkannya ke dalam saku tasnya.
"Vina turun ya mas". Ucap Vina membuka pintu mobil.
Cris hanya mengangguk dan tersenyum.
Davina melambaikan tanganny dan membalasnya dengan senyum.
__ADS_1
Davina masuk kedalam kampus, dan Cris melajukan mobilnya menuju Perusahaannya.
Setibanya di ruangannya Cris duduk di sofa, Toni masuk ke dalam ruangannya.
"Gimana Ton, sudah ada jawaban". Tanya Cris.
"Sudah Pak, begini Bapak Aldo bekerja sebagai Dosen sementara di Universitas milik keluarga Bapak Wijaya, Perusahaannya untuk saat ini baik - baik saja. Pak Aldo kembali kesini untuk menjemput istrinya, Ibu Sinta melarikan diri ke kota ini karna ada sedikit ada masalah dengan rumah tangga mereka Pak". Ucap Toni menjelaskan.
"Ok Cukup dan kembali ke ruanganmu". Ucap Cris tegas.
"Untuk apa Dia mendekati Istriku, Sementara dia sudah beristri". Gumam Cris dalam hati dan Mengingat Sinta mantan kekasihnya Kembali. Tiba - tiba semua kenangan menyakitkan di hatinya kembali. Cris mengepalkan tangannya marah dan kesal.
Tonipun membungkukkan badannya sedikit takut melihat perubahan raut wajah Bosnya tersebut dan kembali ke ruangannya.
Cris memulai pekerjaannya memeriksa laporan karyawannya dengan teliti lalu menandatanganinya untuk mengalihkan pikirannya dari Aldo dan Sinta yang sudah menghianatinya dulu.
Sementara di Kampus, Davina memasuki ruangannya. Kedua sahabatnya sudah menunggunya, Davina duduk di bangkunya.
"Kamu lagi sakit Vin". Tanya Tina Kuwatir.
"Nggak, cuma sedikit pusing doang kurang tidur ngerjain tugas kuliah" . Ucap Vina.
"Klo pusing Istirahat saja di rumah". Ucap Suci kuwatir melihat wajah sahabatnya pucat.
"Aku baik - baik saja Kok". Ucap Vina tersenyum lembut ke arah kedua sahabatnya tersebut.
Tiba - tiba dosen masuk ya itu " Àldo".
"Selamat pagi semua". Ucap Aldo sambil melirik ke arah Davina.
"Selamat pagi Pak". Ucap serentak mahasiswanya.
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Maaf kalau ada salah tulis
__ADS_1