Ketika Cintaku Korban Sahabat Baikku

Ketika Cintaku Korban Sahabat Baikku
BAB 2


__ADS_3

Hari ini adalah hari libur kerja Ika, Ika teringat bahan yang ia beli di toko sembako kemarin, ia berniat ingin buat kue, Ika lalu bergegas membereskan kamar dahulu, setelah rapi Ika langsung menuju dapur dan mengambil semua bahannya dan meletakkan diatas meja dapur


Saatnya membuat kue dengan tenang. Pikirnya


Satu persatu bahan sudah dimasukkan, saat bahan terakhir dimasukkan Rina datang.


"Yah.. udah selesai ya?, aku telat banget ya Ka?" raut wajah Rina terlihat sedih


"Udah gak papa kok, nanti kamu bisa bantuin aku letak adonannya aja ya, nanti cobain loh kue buatan aku, oke?!"


"Oke Ika ku" senyumnya pada Ika


Setelah dirasa cukup, Rina mengambil Loyang yang sudah disediakan Ika tadi dan langsung meletakkan adonan ke Loyang dan langsung memasukkan pada oven.


Selang setengah jam, kuenya pun sudah masak, Ika memotong kue menjadi beberapa bagian, Ika bagi 2 tempat, 1 mapan untuk mereka berdua, 1 nya lagi untuk orang tua dan adiknya


Lalu Ika menyodorkan mapan, Rina mengambil dan mencobain kue, sambil memicingkan mata seperti yang ditelevisi saat merasakan makanan


"Gimana? enak Rin? kamu aja kayak menikmatin gitu ya, Haha" tawanya

__ADS_1


"Eumm... Enak banget Ka, Sumpah gak bo'ong ini kue yang terenak yang pernah aku cobain tau?!!" pujinya pada Ika.


"Siapa dulu dong yang buat" merasa bangga


"Gak sia-sia aku punya teman yang pandai buat kue gini, sering-sering dong! biar aku bisa makan kue buatan mu hihi" ledeknya pada Ika


"Yee, keenakkan elu tong" gerutu Ika


Rina hanya senyum sambil menggelengkan kepala melihat Ika yang memanyunkan bibirnya


Setelah dirasa cukup kenyang, mereka bergegas menuju kamar Ika. Sesampainya disana Rina langsung rebahan dikasur Ika, sementara Ika menarik kursi dan duduk.


"Iya ya Ka, gak nyangka aku udah kenal kamu dari kita masih kecil sampai kita dewasa gini" jawabnya Rina sambil melihat foto waktu kecil mereka


"Oh ya, Gimana kamu sama Toni?" tanyanya pada Rina


Toni adalah pacar Rina, mereka sudah menjalin hubungan cukup lama, sehingga Ika mengenal baik sosok Toni pacar Rina


"Ya.. kayak gitu Ka" Jawabnya sekenannya

__ADS_1


"Kayak gitu gimana? baik-baik aja kalian kan?" Ika langsung memburu pertanyaan pada Rina


"Baik-baik aja kok Ika, tenang aja" jawabnya , "Kamu sendiri gimana? udah ada cowok yang berhasil menakhlukkan hatimu gak?" tanyanya balik, yang hanya dijawab dengan mengangkat bahu


"Hmm, gatau deh" Ika menundukkan kepala


Rina memandang lekat sosok wanita didepannya, Ika cantik, berambut hitam panjang terawat, cukup cerdas, sosok yang baik dan lemah lembut, tapi Rina sampai sekarang tak habis pikir, sampai sekarang tak ada sosok laki-laki yang bisa menakhlukkan hati Ika


Laki-laki yang seperti apa yang diinginkan Ika, sudah banyak Lelaki yang menyatakan cintanya tapi ditolak Ika dengan alasan pengen sendiri, padahal Ika sendiri juga pengen merasakan jatuh cinta. Rina


"Kamu kapan ngeresmiin hubungan kalian kejenjang yang lebih serius?" seketika membuyarkan lamunan Rina


"Ha? Eh.. tunggu aja" Rina terkejut pertanyaan Ika, untung aja Ia langsung tersadar


"Cepetan dong! mau nunggu apa lagi?" buru Ika


"Aku nunggu kamu punya pacar dong, biar Pas undangan diacara nikahan aku kamu Ada gandengan" ledeknya pada Ika


Ika hanya tersenyum tipis sambil bergumam

__ADS_1


Doakan saja Rin, aku juga berharap ada sosok Lelaki yang sesuai denganku. Batin Ika sambil menarik nafas berat


__ADS_2