Ketika Cintaku Korban Sahabat Baikku

Ketika Cintaku Korban Sahabat Baikku
Bab 9


__ADS_3

Setelah sarapan pagi telah selesai, Ryan dan Papanya bergegas untuk pergi ke kantor, sebelumnya sekertaris Zack sudah menunggu didekat mobil, saat Ryan dan Papanya muncul dari dalam rumah, bergegas sekretaris Zack membukakan pintu mobil untuk keduanya setelah itu mereka pun pergi menuju kantor dan perusahaan.


Saat Tuan Ryan sudah berada diruangan dan sedang bersantai di sofanya, sekretaris Zack mengetuk pintu ruangan


"Masuk!!" seru Tuan Ryan


Sekertaris Zack pun masuk dan langsung menuju sofa, dimana Tuan Ryan berada


"Apa yang sudah kamu dapatkan informasi dari wanita yang bernama Ika itu?" tanya Tuan Ryan langsung


"Wanita itu memiliki keluarga yang sederhana, Ayahnya seorang pengantar paket sedangkan Ibunya hanya berkerja di rumah, dia juga memiliki seorang adik laki-laki yang bernama firman yang sekarang masih duduk di bangku SMA, Adiknya adalah siswa terbaik dan pintar disekolahnya, berkat kepintarannya Adiknya mendapatkan beasiswa, Wanita itu bekerja untuk membantu kedua orang tuanya dalam masalah ekonomi dan juga membantu untuk membiayai sekolah Adiknya" jawab sekertaris Zack


"Hemm.. lalu apalagi?" sambil mengangguk-anggukkan kepala


"Wanita itu adalah seorang mahasiswi lulusan universitas dalam negeri, Ia mendapatkan nilai terbaik di universitasnya dan dikenal sosok wanita yang tangguh serta pintar sehingga sewaktu kuliah banyak lelaki yang sangat menyukainya tetapi semuanya ditolak" jelasnya lagi sambil melirik melihat reaksi Tuan Ryan


"Ditolak? mengapa begitu?" tanya Tuan Ryan terheran


"Saya tidak tahu pasti Tuan, tapi dari informasi yang saya dapat wanita itu sama sekali tidak pernah memiliki hubungan khusus dengan lelaki manapun, apalagi jatuh cinta dia belum pernah Tuan" jelasnya lagi


"Hemm, Baiklah ! kau terus telusuri dan amati wanita itu , jika ada yang menyakitinya atau melukainya segera bereskan" pinta Tuan Ryan


jika ada yang menyakitinya atau melukainya segera bereskan? apa Tuan menyukai wanita itu.


"Baik Tuan" Patuhnya


Sekertaris Zack tidak akan membantah atau mempertanyakan lebih jelas walau itu membuat Ia bertanya-tanya dalam hati, yang penting menurutnya


Jika itu untuk kebaikan dan kebahagiaan Tuan Ryan, maka akan dilakukannya


Setelah berbincang-bincang mengenai hal itu, terdengar ketukan dari luar pintu


"Masuk!"


Sekertaris Zack berada di belakang Tuan Ryan


"Maaf Presdir , di luar sudah ada Pak Rudi menunggu" jawab wanita itu


"Suruh dia masuk!" tegas Tuan Ryan


Setelah mendapat aba-aba wanita tersebut menutup pintu memanggil lelaki paruh baya untuk masuk ke ruangan Tuan Ryan


Setelah ditutup kembali, Pak Rudi mendekati Tuan Ryan yang masih duduk di sofa. Tak berapa lama lelaki itu bersujud pada Tuan Ryan, Sekertaris Zack senyum menghina melihatnya.


"Mau apa kau datang kesini!" jawab Tuan Ryan yang masih duduk di sofa tidak bergerak sama sekali


"Maafkan saya Tuan, ampuni saya" lelaki itu berbicara sambil menundukkan kepala

__ADS_1


"Hahaha?! Setelah semua yang kau lakukan dan merugikan perusahaanku, kau masih berani datang kemari dan meminta maaf!! " tegasnya


"Ampuni saya Tuan, saya terpaksa saya hilaf Tuan" pinta lelaki itu


"Tak usah kau tampakkan wajah sedihmu, kemarin kau melakukannya dengan senang hati dan sekarang kau datang memohon! Cih.. menjijikkan" ejek Tuan Ryan


"Maafkan saya Tuan, saya janji tidak akan melakukan hal itu lagi" mohonnya


"Oh ya? apa jaminanmu untuk kau tidak berbuat begitu lagi? untung saja tidak aku tarik kau kedalam penjara sana!" amarahnya memuncak


Lelaki itu terdiam


"Sudah.. kau pergi dari sini, aku muak melihatmu! jangan pernah lagi kau tampakkan muka kau di hadapanku, enyah kau dari negeri ini sebelum aku bertindak diluar batas!" ancam Tuan Ryan


Lelaki tersebut tak berani lagi mengeluarkan sepatah katapun, Ia sadar kesalahan yang dia perbuat sangat tidak bisa di maafkan. Entah apa yang membuatnya bisa menghianati Perusahaan Almanac, berani sekali Ia bekerjasama dengan musuh perusahaan Almanac dan hampir saja membuat Perusahaan Almanac bangkrut, dan ternyata musuh yang Ia ajak kerjasama bersilat lidah tak ingin membantunya


"Keluar kau dari sini!" jawab Sekertaris Zack yang sudah muak dengan kelakuan lelaki itu yang dihadapannya


Lelaki itu masih terdiam, tertunduk lesu


"Kau mau keluar atau tidak! jangan sampai aku seret kau sampai keluar!" Tegas sekertaris Zack


Lelaki itu langsung berdiri dan menundukkan kepala saat hendak membuka pintu, Tuan Ryan berkata lagi


"Pergi dari negeri ini, dan jangan pernah kau ulangi lagi perbuatanmu seperti ini, aku tak ingin melihatmu dan keluargamu berada di negeri ini! Paham!" tegasnya


Setelah selesai, lelaki itu keluar dengan muka yang penuh penyesalan, Ia menyesali semua yang Ia perbuat, dengan mudahnya Ia terhasut oleh orang lain dan bernekat, dan sekarang Ia sangat menyesal


"Zack" panggil Tuan Ryan


"Iya Tuan" jawabnya


"Pastikan Lelaki itu enyah dari negeri ini" jawabnya


"Baik Tuan"


"Jam berapa sekarang?" tanyanya


Sekertaris Zack beralih ke jam tangannya


Padahal Tuan sedang memegang ponsel dan sangat jelas jam berapa sekarang


"Sekarang jam 10 Tuan" jawabnya


"Hemm" dengusnya


"Kenapa Tuan?" tanyanya

__ADS_1


"Suruh pelayan buatkan Jus dan buah" pinta Tuan Ryan


"Baik Tuan"


Sekertaris Zack bergegas keluar ruangan menyuruh seseorang membuatkan pesanan Tuan Ryan, setelah selesai, Sekertaris Zack masuk kembali ke dalam


"Zack" Panggilnya lagi


"Iya Tuan"


"Menurutmu, Apa wanita itu cocok untukku?"


Sejenak Sekertaris Zack mengingat wanita mana yang dimaksud


"Maksud Tuan, wanita yang bernama Ika itu?" memastikan


"Hemm" dehemnya


"Sangat cocok Tuan, apa Tuan menyukainya?" tanyanya


"Tidak" jawabnya


Tidak menyukainya lantas mengapa bertanya cocok tidaknya. gerutu Zack


"Aku hanya berbicara saja" kilahnya


Sekertaris Zack hanya diam, tak berapa lama pelayan mengetuk dan datang mengantarkan 2 jus dan buah ke meja dekat sofa yang Tuan Ryan duduk.


Setelah meletakkan, pelayan tersebut pergi meninggalkan mereka. Tuan Ryan langsung mengambil buah tersebut dan lalu memberikan sendoknya ke Sekertaris Zack dan beranjak dari tempat duduknya, sekertaris Zack pun langsung mengambil sepotong buah tersebut


Sudah biasa Sekertaris Zack memakai bekas Tuan Ryan


"Apa jadwalku hari ini" bertanya pada Sekertaris Zack yang sedang asyik memakan buah


"Jadwal Tuan hari ini hanya mengamati serta mengecek semua dokumen yang ada di atas meja kerja Tuan saja" jawabnya sembari memasukkan buah ke dalam mulutnya


"Hemm, Baiklah kalau begitu antarkan aku ke Bandara" jawabnya


Hampir saja Sekertaris Zack tersedak dengan permintaan Tuannya


"Ke Bandara? Untuk apa?" tanyanya


"Hari ini Clara pulang, Papa memintaku untuk menjemputnya disana" jawabnya


"Baik Tuan" patuhnya


Setelah selesai makan buah dan minum jus, mereka bergegas keluar ruangan dan pergi menuju Bandara, dimana adik perempuan satu-satunya Tuan Ryan pulang ke tanah air hari ini.

__ADS_1


*******


__ADS_2