Ketika Cintaku Korban Sahabat Baikku

Ketika Cintaku Korban Sahabat Baikku
Bab 22


__ADS_3

Hari-hari pun semakin cepat berlalu, tepat hari ini adalah hari dimana Clara merencanakan liburannya. semua barang yang sudah di perlukan Clara pun sudah dikemas didalam koper miliknya


Setelah selesai merapikan kamarnya, Clara keluar sembari membawa kopernya dan terdengar suara riang Clara yang sedang menyanyi dengan suara centilnya


"Pagi Papa.. Pagi Kakak, Pagi juga Sekertaris Zack..." sapanya masih dengan suara nyanyian


"Pagi Clara.." Pak Surya menggelengkan kepala "Hari ini sepertinya hati Clara sangat senang ya" ledek Papa


"Ya dong.. kan mau liburan Pa" ucapnya sambil tertawa


"Eh kau mau kemana membawa barang sebanyak itu" tanya Ryan yang memperhatikan bawaan Clara


Memang cukup banyak yang dibawa Clara, ada dua koper dan 1 tas sandang yang nampak bergelembung dibahunya


"Ya liburan tapi kak, gimana sih? lupa ya??"


"Ya kakak gak lupa, cuman heran aja segitu banyaknya barang bawaan mu seperti mau pindahan saja"


Mendengar ledekkan Ryan, Sekertaris Zack dan Papa tersenyum meledek melihat tingkah Clara, tapi Clara malah gak peduliin dan memasang muka meledek balik


"Eh tau gak, kalau mau liburan itu harus lengkap bawaannya"


"Emang apa aja yang kamu bawa itu?" tanya Ryan balik


"Di dalam koper yang ini semua pakaian yang Clara perlukan disana, di koper satu lagi semua perlengkapan Clara kayak sunblock, lulur aku, barang-barang kayak aksesoris aku, nah yang di tas aku ini semua perlengkapan make up aku dong.. kakak kan tau ini susah dicari" ucapnya panjang


Terdengar gelak tawa Ryan yang mendengar celoteh Clara yang sedikit tidak masuk akal


"Gak sekalian dibawa tuh semua isi dalam kamar kamu"


"Ih Kakak biarin napa!!!!" gerutu Clara tak tahan di ledekin terus menerus


"Yaudah..." mengalah "Zack bawa koper Clara ke mobil" perintah Ryan


"Baik Tuan" menurut


Sekertaris Zack pun mengambil koper Clara dan Tas Sandang Clara


"Eh ini gak usah.. ntar pecah!!" mengambil tas yang dipegang Zack


"Oh maaf Nona" memberikan Tasnya


"Dasar wanita bikin ribet aja" ucap Ryan lagi


Mendengar ucapan Kakaknya, Clara langsung kesal


"Sudahlah bertengkar terus, Papa capek lihatnya"


"Iyaudah Pa, Ryan berangkat dulu ya"


"Yasudah, hati-hati. Jaga adik kamu ini"

__ADS_1


"Baik Pa"


"Clara pergi dulu Pa" sembari mencium pipi Papa


"Jaga diri kamu disana baik-baik ya Clara, jangan merepotkan Kakak"


"Beres Pa" ucap Clara mantap


Saat mereka keluar rumah dan akan masuk mobil, Ika baru saja sampai ke rumah Pak Surya


"Maaf Nona, saya telat" ucap Ika terburu-buru


"Oh tidak apa-apa kak, kenapa kesini? nanti kan sekalian di jemput" ucap Clara


"Tidak apa-apa Nona, takut merepotkan" ucap Ika sopan


"Dia ikut?" tanya Ryan


Sekertaris Zack juga tak kalah terkejut melihat Ika yang ternyata diajak oleh Clara juga, mengapa pengawal yang aku suruh pantau perempuan ini tak memberi tahu informasi. pikir Zack


"Iya, kenapa? Clara yang ajak dan Papa bolehin kok? lagian biar Clara ada temennya juga, bener kan Pa? "


"Iya Ryan, Clara sudah bilang ke Papa"


"Oh yasudah kalau begitu"


"Yaudah kalian pergilah, nanti macet dijalan"


"Baik Pa, kami pergi dulu. beri koper kakak ke Sekertaris Zack, biar di masukkan dalam bagasi"


"Baik Nona"


"Maaf Tuan" ucap Ika


Sekertaris Zack hanya diam dan tak menjawab tetapi tetap meraih koper milik Ika dan memasukkannya kedalam mobil


"Pak, saya pamit pergi juga" ucap Ika sopan


"Silahkan, hati-hati dijalan"


Lalu Sekertaris Zack masuk ke dalam mobil dan melajukan mobilnya, sementara disebelah Sekertaris Zack duduk adalah Ika, Tuan Ryan dan Clara memilih duduk dibelakang. Ika merasa tak tenang duduk dekat dengan Sekertaris Zack


"Kak Ika" panggil Clara


"Iya Nona" jawab Ika menoleh


"Nanti sampai disana Kakak satu kamar dengan ku aja ya" ucap Clara


"Baik Nona" ucapnya patuh


"Oh iya, semua urusan kantor sudah kakak bereskan kan" tanya Clara

__ADS_1


"Sudah Nona, sudah saya berikan kepada Rina, dalam beberapa hari ini dia yang akan menggantikan saya dahulu" jawab Ika agak takut


"Baguslah" ucap Clara sembari manggut-manggut


"Hei Kak Ryan dan Sekertaris Zack, jangan bersikap seperti itu, membuat Kak Ika jadi takut dengan kalian" ucap Clara melihat tatapan takut Ika


"Kau pikir aku seseram apa?!" ucap Ryan


"Ya habis, kak Ika terlihat pucat begitu kalian buat" Clara mulai mengomel


"Maaf Nona, saya tidak begitu" ucap Sekertaris Zack


"Kakak juga, kamu aja yang berlebihan" ucap Ryan cuek


"Maaf Nona, tidak apa-apa kok" ucap Ika sopan


"Tenang kak, selama kakak bersamaku. kakak akan aman terhindar dari dua lelaki galak ini" jawabnya cekikikan


"Baik Nona" Ika tersenyum


Manis juga wanita ini kalau tersenyum. Ryan


Sekertaris Zack terus melajukan mobilnya dan tak menggubris semua omongan Clara yang menurutnya hanya bualan semata. sudah cukup lama diperjalanan Clara merasa capek dan ngantuk


"Kak aku ngantuk" ucap Clara manja


"Ya tidur situ" jawabnya cuek


Tak menoleh menatap Tuan Ryan, Clara menyandarkan kepalanya di dada bidang milik Tuan Ryan dan tertidur. sementara Ika mulai mengantuk juga, malam tadi Ika bergadang tak bisa tidur. dan tak berselang lama dari Clara tidur, Ika pun tertudur.


Sementara Sekertaris Zack dan Tuan Ryan masih terjaga, dan Tuan Ryan dengan sigap memegangi kepala Clara yang kadang bergeser dan hampir terjatuh. penuh kasih sayang dan perhatian sebagai kakak


Butuh waktu berjam-jam menempuh perjalanan yang cukup jauh itu, tibalah mereka di sebuah villa milik Grup Almanac. semuanya bergegas turun dari mobil dan membawa barang masing-masing, sementara Clara dibantu dengan Sekertaris Zack membawakan koper milik Clara


"Kak ayo ke kamar, kita beristirahat lagi disana" ucap Clara yang merasa belum puas tertidur di mobil


"Baik Nona" sambil mengikuti langkah Clara menaiki tangga dan diatas bagian sudut adalah kamar milik mereka yang akan ditempatin selama berlibur


Setelah menutup pintu kamar, Clara menjatuhkan diri di kasur


"Aaaaaaaa... capek" rintih Clara


Ika yang melihat itu hanya tersenyum melihat tingkah Clara yang menggemaskan


"Kak letak disitu aja, mari beristirahat sejenak"


"Baik Nona"


Ika meletakkan barang mereka dibawah dekat dengan lemari didalam kamar itu


Aaaaaa capek, duhh lega banget. Ika

__ADS_1


Tak sadar keduanya kembali tertidur dan tak ada satu pun yang mandi karena kelelahan dijalan. Mereka tidur dengan nyenyaknya dan terjaga malam itu


*****


__ADS_2