Ketika Cintaku Korban Sahabat Baikku

Ketika Cintaku Korban Sahabat Baikku
Bab 8


__ADS_3

Setelah selesai semua urusan yang ditangani Ryan, Ia meraih ponselnya dan mencheck biodata semua karyawan di sebuah situs milik Papanya, dan Ia tertuju pada sosok Ika, Ryan langsung menelfon sekretaris Zack, sekertaris Zack adalah orang kepercayaan Ryan. tak berapa lama Sekertaris Zack datang dan menemui Ryan diruangan


"Ada apa Tuan?" menghampiri Ryan di sofa yang sedang memikirkan sesuatu


"Aku ingin kamu mencari tahu latar belakang wanita yang bernama Ika yang kerja di kantor Papaku, cari tahu sampai ke akar-akarnya" pinta Tuan Ryan


Sekertaris Zack mengernyitkan keningnya terheran dengan permintaan Tuannya


Wanita mana yang bisa membuat Ryan penasaran seperti ini


Saat sekertaris Zack masih terheran-heran, Tuan Ryan kembali mengulangi permintaannya


"Maaf, wanita yang seperti apa yang Tuan maksud?" tanyanya


Tuan Ryan melemparkan ponselnya ke arah sekertaris Zack, dengan sigap sekertaris Zack menangkapnya, Ia melihat wanita yang dimaksud Tuannya


Cantik juga, pantas saja Tuan tertarik. Zack


"Baik Tuan, saya akan mencari tahu latar belakang Ika serta keluarganya" jawabnya


"Oh iya.. sekarang ikut aku ke kantor Papa, sekarang waktunya jam kantor balik" melirik jam tangannya


Lalu Tuan Ryan bangkit dan berjalan keluar serta diikutin oleh sekertaris Zack, sekertaris Zack setengah berlari membukakan pintu mobil untuk Tuannya, setelah itu sekertaris Zack melajukan mobilnya menuju kantor Pak Surya, Papa Tuan Ryan


Pucuk dicinta ulam pun tiba


Wanita yang dibahas oleh Tuannya tadi telah berada tepat dihadapan sekertaris Zack sambil menundukkan kepala, wanita itu terdiam dan masih menundukkan kepala, sementara Tuan Ryan masuk kedalam ruangan Papanya, tak berapa lama mereka keluar, dan sekali lagi Tuan Ryan menyapa Ika lalu menuju pintu mobil memberi masuk pada Papanya.


Sekertaris Zack langsung bergegas masuk ke mobil dan melajukan mobilnya keluar dari gerbang kantor.

__ADS_1


Tak berapa lama mereka memasuki halaman rumah utama, dengan disambut kepala pelayan, sejak ayah dan anak tersebut berdamai, Tuan Ryan kembali kerumah tinggal bersama Papanya. kepala pelayan membukakan pintu Tuannya, Tuan Ryan memberikan jas kerjanya pada kepala pelayan. setelah Papanya masuk kedalam rumah, Ryan pun memberikan isyarat pada sekertaris Zack untuk beristirahat dirumahnya


Setelah mendapatkan aba-aba sekertaris Zack kembali membawa mobilnya menuju apartemennya, setelah sampai Zack meraih handuk dan mandi, selesai mandi Zack kedapur memanggang roti dan membuat susu untuknya. setelah semua selesai Ia kembali sibuk dengan urusannya mencari tahu latar belakang wanita yang diminta Tuannya


Urusan seperti ini pun harus aku yang menanganinya juga, gara-gara wanita itu sekarang Tuan Ryan semakin mendingin sikapnya, Awas saja kalau wanita murahan itu kembali datang dan mengemis pada Tuan, aku tak akan segan-segan memberikan dia pelajaran.


Setelah selesai apa yang dicari Zack, Ia pun meraih ponselnya mengirim pesan pada Tuan Ryan


*******


Setelah selesai mandi, Ryan mengeringkan rambutnya dan melemparkannya kedalam keranjang, dari luar kepala pelayan Pak Joan mengetuk pintu kamar Tuannya


"Masuk!"


"Maaf Tuan, Bapak menunggu Tuan untuk makan malam bersama" jawab Pak Joan


Setelah mendapatkan jawaban dari Tuan, Pak Joan kembali menutup pintu dan menuju meja makan dimana Pak Surya berada, dan memberitahu pada Pak Surya


"Maaf Pak, Tuan bilang sebentar lagi Tuan akan turun" jawabnya


"Yasudah kalau begitu"


Tak berapa lama Tuan Ryan turun dan menuju meja makan, Pak Joan dengan sigap menarikkan kursi untuk Tuan Ryan duduk


"Malam Pa, sudah menunggu lama?" tanyanya


"Tidak begitu lama" jawabnya


Kedua ayah dan anak tersebut makan dengan lahap, sudah lama tak merasakan makan bersama , setelah selesai makan Pak Surya berbicara dengan Ryan

__ADS_1


"Ryan, tak berapa lama lagi Clara kembali ke tanah air, apa kamu bisa menjemput adikmu di bandara?, Papa tidak punya waktu untuk menjemputnya"


"Kapan dia kembali?" tanyanya


"Lima hari lagi Ia akan kembali" Pak Surya menjawab


"Baiklah, nanti Ryan yang akan menjemput Clara, yasudah ya Pa, Ryan ke ruang baca ada urusan yang harus Ryan urus"


"Baiklah, Papa juga ingin beristirahat. kamu jangan begadang jaga kesehatan kamu" nasihat Papa


"Baik Pa" Lalu mereka berdua bergegas meninggalkan meja makan, Papa ke kamar Ryan ke ruang baca


Ryan membuka Laptop dan meraih dokumen yang akan diselesaikan malam ini juga, ada beberapa dokumen yang memerlukan persetujuannya. setelah selesai Ia kembali ke kamarnya


*******


Sebelum tidur, Ryan kembali meraih ponselnya, ada pesan masuk dari sekertaris Zack, yang memberitahu hal tentang wanita itu


"Baik, besok beritahu aku semuanya, jangan sampai ada yang terlewat kan" begitu balasan dari Tuan Ryan.


Setelah dirasa selesai, Ryan meletakkan ponselnya, mematikan lampu dan meraih selimutnya, tak berapa lama Ia tertidur


Begitu setelah mendapat balasan dari Tuannya, sekertaris Zack meletakkan ponselnya, mematikan lampu dan menyisakan lampu tidur untuk hidup


Apapun yang Tuan inginkan akan aku lakukan, bahkan nyawaku sekalipun, dan tak akan aku mengulangi kesalahan ku mengatasi permasalahan yang Tuan Ryan hadapi termasuk wanita bernama Ika itu dan wanita murahan itu jikalau sewaktu-waktu wanita murahan itu kembali pada Tuan Ryan, tak akan aku biarkan hal itu terjadi


Habis itu Zack kembali meraih selimutnya dan mencoba untuk istirahat, waktu telah menunjukkan malam hari, semua makhluk hidup di dunia ini mungkin sudah beristirahat semuanya


*******

__ADS_1


__ADS_2