
🧑Hallo sayang...,hari ini masuk apa?
👩Masuk pagi,
🧑Ntar sore aku jemput ya...
👩Terserah kamu aja.
🧑Kok gitu,
👩Bukan nya kamu yang sibuk mulu,.
🧑Iya,,iya...aku tau...kamu sebel..
makanya di saat gak sibuk,,aku jemput
kamu ya sayang ya.....
👩Oke!
Klik,aku mematikan panggilan..
Lalu beranjak bersiap akan berangkat kerja.
**
Jam istirahat hari ini,aku lebih memilih untuk Duduk menyendiri,,selera untuk makan pun hilang entah kemana.
Bayangan tentang masa depan,impian,orang tua,seolah tengah berlomba- lomba memutar isi kepala ku.
Aku menelan ludah,,menarik nafas lalu bersandar pada tiang tangga besi di belakang gedung.
Beberapa kali aku memutar-mutar ponsel di sela jari,ingin sekali menelpon seseorang untuk sekedar bercerita tentang semua yang aku rasakan,tapi siapa?
Bukan kah Ari selalu sibuk,Sementara Fitri..aku tau dia tengah sibuk mempersiapkan kuliah nya yang sudah mulai aktif bulan depan,dari pesan singkat yang pernah dia kirim,,Dia sekarang masih tinggal di rumah saudara ayah nya.setelah kuliah mulai aktif,baru dia akan kost.
Tiba- tiba saja aku membayang kan,mungkin 4 tahun lagi Fitria akan bangga dengan toga dan gelar nya,,sementara aku..
Mungkin kah 4 tahun lagi masih mengenakan Almamater,,atau jangan- jangan...malah masih dengan seragam seksi seorang spg.
"Hemmmm.."
Aku kembali menghela nafas...
Aku bangkit,dan berjalan menuju kamar mandi berniat merapikan penampilan ku,,memoles kembali make up yang mulai luntur,,serta merapikan tatanan rambut,10 menit lagi waktu istirahat akan habis,dan ku putus kan untuk masuk kembali ke area kerja ku.
Waktu kini terasa begitu lambat berputar,berkali- kali aku melirik jam tangan ku.Masih menunjuk kan pukul 2 siang.
Masih 3 jam lagi untuk pulang.
Keadaan toko yang sepi membuat ku mengantuk.
Aku memutus kan untuk ke toilet,berniat membuang kantuk ku,,seperti yang sering sekali dilakukan oleh senior- senior ku,,duduk di pojok biasa tempat para cleaning service meletak kan perlengkapan bersih- bersih mereka.
Aku melangkah mendekati Mbak Ade,
"Mbak,,aku ke toilet dulu ya,,nitip konter bentar"
Ujar ku dengan mata yang sangat berat.
"He em.."
Mbak Ade yang sedang merapikan barang mengangguk,,dengan menoleh sekilas memberiku senyum.
__ADS_1
Aku segera bergegas ke pojok,melepas sepatuku,,lalu duduk dengan menelungkup kan kepala ku di lutut.
Baru beberapa menit yang kurasa kan ketika pendengaran ku mulai hilang,,
Tiba- tiba...
Paakk...!
Seseorang menepak kasar pundak ku,
"Hey....!!!"
Hardik nya sangar.
Aku yang baru saja terlelap,tiba- tiba berdiri kaget,,yang tentunya dengan pandangan masih berkunang- kunang dan kepala kliyengan.
Aku kaget bukan kepalang,,Mbak Novi Seorang keamanan toko yang terkenal galak berdiri di hadapan ku.
"Ngapain kamu???,tidur ya??ini bukan jam istirahat!!"
Ujar nya,dengan nada keras.
Aku menunduk,,jantungku berdegup sangat kencang,
Aku takut masalah ini akan panjang dan berakhir di meja spv,jika demikian sudah pasti aku akan dapat surat peringatan,dan tentu saja itu akan mempengaruhi tanda tangan kontrak,,bukan kah sekarang aku masih berstatus percobaan selama 2 bulan.
"Hey...kenapa diam,,Anak baru sudah banyak tingkah"
Seru nya.
"Anu...Mbak...kepala saya pusing"
Aku mencoba berbohong,,dengan berpura- pura memegang kepala ku.
"Anu..belum ngerti Mbak.."
jawab ku lagi.
"Ahhh...alasan yang basi,,sering dipake spg kalo kepepet,udah..udah...bikin kronologi di kertas,,terus minta tanda tangan sama semua spv di setiap bagian"
Perintah nya membuat ku gemetar,,jantungku berdebar,,tanpa sadar ada titik air mata yang jatuh tiba- tiba.
Aku buru- buru mengusap nya,dan segera menjalan kan hukuman yang di berikan.
Bergegas aku menemui Mbak Ade di konter nya,,lalu menceritakan yang terjadi,,
"Ya ampun.. sabar ya Din,,sini mbak ajarin cara buat nya.."
Mbak Ade mengajari ku tentang yang di maksud membuat KRONOLOGI dari sang Keamanan SANGAR.
10 menit berlalu,,kini selembar kronologi telah berada di tangan ku..ini saat nya berburu tanda tangan spv.
Di mall mentari ada 7 wilayah kerja,,itu artinya ada 7 supervisor,dan semua nya harus tanda tangan.
Hampir satu jam aku mondar mandir,turun naik dan keluar masuk setiap ruangan untuk mencari mereka,,kaki ku sudah seperti mau patah,,akhir nya dapat,,meski tidak mudah.
Ada beberapa diantara mereka yang tanpa basa basi segera membubuhi kertas kronologi ku dengan tanda tangan mereka,namun ada pula diantara mereka yang bengis,,mengejek,,bahkan ada yang tega menghukum terlebih dahulu,,meski hukuman nya hanya sebatas disuruh merapikan ruang kerja mereka,,namun itu sungguh memakan waktu.
Tapi itu semua tak kumasuk kan dalam hati,toh ini memang murni kesalahan ku yang fatal,,tidur disaat jam kerja.
Setelah selesai,,aku mencari Mbak Novi untuk menyerahkan kertas maut yang hilir mudik ku pegang.
"Ehm...eh..permisi Mbak,,ini kronologi nya udah selesai"
__ADS_1
Aku menyodorkan kertas maut itu di meja security,,dan Mbak Novi tengah duduk di balik sana.
"Oke,,jangan kamu ulangi lagi ya..."
Jawab nya segera mengambil cepat dan menempel nya di dinding pengumuman.
Aku berjalan gontai keluar dari ruang security,dan menuju area kerja ku kembali..dengan harapan semoga hal ini tidak mempengaruhi tanda tangan kontrak,,yang akan di mulai bulan depan.
Aku melirik jam di tangan,,hampir jam pulang..sementara aku belum menghitung dan merapikan stok,,setengah berlari Aku akhir nya sampai di area kerja ku,,terlihat Tami sedang kebingungan menghitung stok,
Tami adalah lawan shift ku.
"Ehmm.....Tam...sorry ya,,aku belum menghitung.."
Aku buru- buru mengecek nota dan mengeluarkan kalkulator segera menghitung.
Tami merebut pena dari tangan ku,,
"Santai aja Din,aku ngerti kok,,kamu lagi apes,,"
Tami menyenggolkan bahunya pada bahu ku sambil tertawa.
Ada perasaan lega di hatiku,,
"Sini aku bantu catat..kamu fokus ngitung aja ya"
Tawaran Tami kusambut dengan anggukan dan senyum lega.
Tepat pukul 5 sore,,pekerjaan ku selesai,,
"Tam,,aku pulang ya...makasih loch dah bantuin"
"Iya...hati- hati ya..."
Tami melambaikan tangan nya mengiringi keluar nya aku dari wilayah kerja ku.
Aku sedikit tergesa-gesa keluar gedung,,aku takut Ari lama nungguin aku keluar.
Akan tetapi,,aku malah tak mendapati sosok nya di pelataran parkir.
Mataku berkeliling memastikan setiap sudut,,menajamkan penglihatan ku kepada seluruh pengguna motor di sekitar ku,
tetap tak ku temukan.
Aku mencoba menepi,,lalu duduk di pinggir mall,,mengecek ponsel ku lalu mencoba menghubungi Ari,,no nya tidak aktif.
Fikiran ku berkelana,takut jangan - jangan terjadi apa-apa di jalan.
15 menit menunggu,kuputuskan untuk pulang naik Angkot.
Di sepanjang jalan,,perasaan ku bercampur aduk,
Mengapa disaat kondisiku seperti ini,Ari malah menjadi Aneh.
Kadang timbul..kadang hilang..
ocehan ku dalam hati terus menggerutu.
Tak terasa,,tujuan ku telah sampai.
Pulang kerumah,,penampilan ku harus segar,,tak boleh terlihat letih,,apalagi sedih.
Aku harus tenang,,senyum dan ceria di depan kedua Orang tua ku..
__ADS_1
Bersambung**