Ketulusan Cinta Asyla

Ketulusan Cinta Asyla
106


__ADS_3

Asyla meringis menahan sakit dipipinya karrna tamparan cici ia juga terkejut saat melihat aldric yang diikat tangan dan kakinya "sejak kapan mas aldric ada disini?" batin asyla.


"mas sejak kapan kamu ada disini"tanya asyla


"sejak mas tau kamu diculik sama wanita ja**ng itu, tenang sayang kita akan keluar dari sini" jawab aldric


"sudah cukup kalian aku muak mendengar suaramu ja**ng" teriak cici ia cemburu melihat aldric yang berbicara lembut pada asyla.


"maaf mbak apakah saya punya salah sama mbak? atau suami saya punya salah sama mbak? kenapa mbak melakukan ini pada keluarga saya? saya bahkan tidak mengenal mbak" tanya asyla bertubi tubi ia sungguh dibuat bingung dengan wanita cantik dan seksi dihadapannya ini.


"kamu memang tidak salah tapi aku menginginkan suamimu" jawab cici dengan santainya dan tanpa malu.


"istigfar mbak apa yang mbak inginkan untuk menjadi milik mbak itu adalah suami saya"ujat asyla ia terkejut mendengar ucapan cici yang dengan gampangnya mengatakan menginginkan aldric pria yang tidak lain adalah suami asyla.


"alah kamu tidak usah sok alim dan tidak perlu menceramahiku apapun yang aku inginkan harus bisa aku dapatkan itu juga berlaku untuk suamimu"ucap cici dan mengelus pundak aldric.


"lepaskan tangan kotormu dari tubuhku dasar ja**ng"ucap aldric dengan nada dingin.


"mbak kenapa menginginkan suami orang yang jelas jelas sudah memiliki anak dan istri mbak itu cantik seksi masih banyak pria single yang mau dengan mbak"ujar asyla.

__ADS_1


"aku tidak mau pria lain yang aku inginkan adalah suamimu aldric wijaya kusuma"pekik cici.


cici yang tersulut emosinya kembali ingin menyakiti asyla namun belum sempat ia mendekati asyla "BRAK....." pintu terbuka dengan kasar dan menampakkan noval dan fikar.


"wah wah wah sekarang ada kekasihku ups ralat mantan kekasihku dan asisten bodohnya calon suamiku yang mau jadi pahlawan kesiangan"ejek cici melihat noval dan fikar yang hanya datang berdua tanpa anak buah cici fikir akan sangat mudah menghabisi kedua orang ini dengan jumlah anak buahnya yang banyak.


"hey pe**cur masalahmu denganku bukan mereka jadi cepat lepaskan aldric dan asyla atau kau akan aku laporkan kepolisi"ucap fikar


"melaporkan seorang cici kepolisi? apa kau punya bukti yang akan membuat aku dipenjara tuan fikar yang terhormat"


"bukti pembunuhan berencana orang tuaku saja sudah cukup membuatmu dipenjara seumur hidup bre***ek"


"hey kalian bawa wanita sialan itu kesini kita akan kasi mereka kejutan lainnya"ucapnya pada anak buahnya.


"baik bos"jawab anak buah cici dan segera keluar dari gudang dan tidak lama kemudian anak buahnya itu kembali dengan menyeret seorang wanita yang kepalanya ditutupi dengan kain berwarna hitam.


"buka penutup wajahnya kita lihat sehebat apa mereka untuk bisa melawanku"perintahnya pada anak buahnya.


anak buah cici lalu membuka penutup wajah wanita itu dan alangkah terkejutnya fikar, aldric,noval,dan asyla melihat siapa wanita itu.

__ADS_1


aswar yang baru saja masuk kedalam gudang itu setelah melumpuhkan anak buah cici yang berjaga diluar terkejut melihat wanitanya tidak sadarkan diri dan diikat.


"KAIRA" pekik aswar ia tidak habis fikir mengapa sampai anak buah asyla bisa menculik kaira dimana para bodyguardnya?.


"ups ada suaminya juga ya,,,bagus sekarang aku bisa dengan mudah melenyapkan kalian semua"ujar cici.


"kau memang wanita tidak waras"teriak fikar ia tidak terima adiknya diperlakukan seperti itu oleh cici.


bersambung


.


.


.


.


maaf yah readers author baru bisa up soalnya banyak kesibukan didunia nyata๐Ÿ™๐Ÿ˜

__ADS_1


__ADS_2