Ketulusan Cinta Asyla

Ketulusan Cinta Asyla
107


__ADS_3

"egghhh....."kaira mendesah merasakan sakit dibagian wajahnya kesadarannya sudah kembali ia mengerjap erjapkan matanya dan melihat aldric,asyla,aswar,noval,dan kakaknya fikar terikat dengan bangku yang mereka duduki.


"sayang sayang kamu enggak apa apa?" tanya aswar kuatir dengan keadaan istrinya.


"mas kenapa kita semua ada disini dengan kondisi seperti ini mas?"


"wah wah wah mantan calon adik iparku sudah sadar ya"ucap cici yang baru saja masuk kedalam gedung tua itu dengan diikuti beberapa anak buahnya.


"apa maumu huh dasar wanita mu**ha*n"ujar kaira.


"plak.....plak......plak....apa masih berani kamu dasar anak pungut"cici menampar kaira berkali kali hingga sudut bibir kaira sobek dan mengeluarkan darah.


"KAIRA" pekik aswar dan fikar mereka sungguh tidak terima dengan apa yang cici lakukan pada wanita kesayangan mereka.


"jauhkan tangan kotormu dari istriku bre***ek"teriak aswar.


"apa kau mau apa huh? atau kalian mau lihat yang lebih seru okelah aku juga sudah mulai bosan bagaimana kalo kita mulai dari istrimu yang sok berani ini"ucap cici dan mengeluarkan sebuah silet.

__ADS_1


"apa yang akan kau lakukan pada adikku ja**ng? sekali lagi kau sakiti adikku kau akan melihat nerakamu melalui aku bre***ek"teriak fikar ia sangat takut cici akan berbuat nekat dan mencelakai kaira.


"sreet,,,,sreet,,,sreet,,,,sreet,,,,"


"mas sakit mas.....kak kakak tolong kai kak ini sakit sekali"kaira menangis terisak saat merasakan sayatan demi sayatan silet yang cicu lakukan ditubuh kaira.


"mbak aku mohon mbak hentikan semua ini aku mohon lepaskan kaira"ucap asyla ia sungguh tidak bisa mendengar tangisan penuh kesakitan dari kaira.


"sreet......sreet.......sreet......"


"aaauu mas tolong kami mas"pekik asyla saat cici juga menyayat betis asyla dengan silet tajamnya.


"bagaimna kalo kita tambah lagi yah"cici yang hendak menyayat asyla kembali dikejutkan dengan suara sirene polisi.


cici yang terkejut hendak lari melalui pintu belakang gudang tersebut tapi naas polisi sudah mengepung tempat itu dan anak buah cici juga sudah dilumpuhkan oleh polisi.


beberapa anggota polisi masuk dan melihat beberapa orang yang terikat dengan wajah yang memar serta kedua wanita yang berlumuran darah mereka segera melepaskan ikatan itu dan membawa kedua wanita malang itu keambulance.

__ADS_1


"mas tolong kaira mas sakit"lirih kaira.


"iya sayang mas akan membawamu dan mbak asyla kerumah sakit kamu sabar yah sayang"ujar aswar.


"mas cepat mas nanti anak kita terluka"ucap kaira lagi sebelum ia pingsan.


aswar terkejut mendengar ucapan kaira apakah kaira sedang mengandung? fikirnya.


"kai kaira sayang hei bangun kaira"aswar semakin panik karena kaira tidak sadarkan diri "ya Allah tolong selamatkan istri dan calon anakku" doa aswar dalam hatinya


sementara itu asyla sudah lebih dulu ada di atas mobil ambulance yang sedang menuju rumah sakit, aldric dengan setia mendampingi istrinya yang tidak sadarkan diri akibat banyak kehilangan darah.


"sayang bertahanlah sayang mas mohon demi anak anak kita mereka masih membutuhkan mimi mereka sayang"ucap aldric ia sungguh takut jika terjadi sesuatu dengan istrinya.


45 menit kedua ambulance yang membawa asyla dan kaira tiba dirumah sakit keduanya saat ini berada di ruang UGD dan sedang ditangani oleh dokter.


bersambung

__ADS_1


maaf ya readers author baru bisa up setelah sekian lama soalnya ada hal yang tidak bisa author tinggalkan didunia nyata๐Ÿ™๐Ÿ™


__ADS_2