Ketulusan Cinta Asyla

Ketulusan Cinta Asyla
76


__ADS_3

45 menit perjalanan akhirnya aldric dan noval tiba dirumah sakit, dengan berlari aldric mencari ruang operasi karena saat ini asyla sudah berada diruang operasi.


pak ari dan bi mimah menunduj melihat majikan mereka dan asistennya sudah ada dihadapan mereka.


"bagaimana kondisi istri saya?" tanya aldric.


"nyonya baru saja masuk ke ruang operasi tuan, maaf tadi saya yang bertanda tangan untuk tindakan operasi yang akan dilakukan untuk nyonya asyla karena kara dokter kalau menunggu tuan takutnya terjadi sesuatu dengan nyonya dan bayinya"jawab pak ari.


"iya tidak apa tindakanmu sudah benar dan terimakasih sudah menolong istri saya"


"iya tuan"jawab pak ari dan bi mimah kompak.


satu setengah jam mereka menunggu akhirnya terdengar suara tangisan bayi dari dalam ruang operasi aldric bersujud syukur saking senangnya ia sampai menangis terharu ia sudah menjadi seorang ayah.


5 menit kemudian terdengar lagi suara tangisan bayi yang tidak kalah nyaring terdengar anak kedua aldric dan asyla telah lahir, aldric kembali bersujud syukur tak henti hentinya ia bertakbir.


setengah jam kemudian dokter dan suster keluar dengan mendorong brankar dan terlihatlah wajah lelah asyla ia tersenyum pada aldric lalu memejamkan mata karena kelelahan.

__ADS_1


"tuan aldric alhamdulillah operasinya lancar selamat anak anda kembar laki laki dan perempuan mereka sehat hanya masih perlu dimasukkan kedalam inkubator karena terlahir prematur dan kami akan memindahkan nyonya asyla ke ruang perawatan"jelas dokter nazmi


"baik dokter terimakasih"


"iya sama sama tuan"


setelah bicara dengan dokter nazmi aldric berjalan keruang NICU tempat anak anaknya dirawat karena terlahir prematur.


air matanya jatuh bukan air mata kesedihan tapi air mata bahagia ia sangat bersyukur karena allah begitu baik padanya dan mempercayakan 2 anak sekaligus padanya ia berjanji akan menjaga mendidik dan membesarkan anak anaknya menjadi anak yang soleh dan solehah dan menjadi anak yang sukses.


dengan langkah besar ia berjalan menyusuri koridor rumah sakit untuk sampai diruang rawat asyla.


sampainya diruang rawat ia sudah melihat kedua mertuanya dan kedua adik iparnya sudah ada disana, aldric juga sudah mengabari kedua orang tuanya yang berada diluar negeri mungkin besok mereka akan tiba ditanah air untuk melihat cucu cucu pertama penerus keluarga wijaya kusuma.


aldric melangkah mendekati ranjang dan melihat istrinya yang sedang tertidur ia mengelus rambut asyla dan mengecup kening asyla sungguh hari ini adalah hari yang paling membahagiakan tapi ia juga sedikit menyesal karena tak dapat menemani sang istri selama proses persalinan.


"bu sekarang aldric mengerti mengapa nabi selalu mengatakan ibumu ibumu ibumu lalu ayahmu nabi menyebut ibu sebanyak 3 kali kemudian menyebut ayah setelahnya ternyata perjuangan untuk menjadi seorang ibu sunggu besar dan mulia,seorang ibu rela mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan nyawa anaknya saat melahirkan"

__ADS_1


"pengorbanan seorang ibu dalam melahirkan menyusui dan membesarkan anak anaknya tidak akan ternilai dengan apapun dan berapapun karena kasih sayang dan pengorbanan seorang ibu tidak bisa dibeli walaupun dengan segunung emas dan permata"


"aku berjanji bu aku akan menyayangi dan mencintai istri dan anak anakku sampai akhir hayatku,setelah melihat perjuangan asyla tadi untuk melahirkan buah hati kami aku semakin yakin bahwa wanita itu lebih kuat dari seorang pria"


bersambung.


.


.


.


.


.


"

__ADS_1


__ADS_2