
setelah menyiksa asyla dengan cambuknya tasya berniat meninggalkan tempat itu namun baru saja ia hendak melangkah keluar aldric dan para anggotanya sudah sampai dan mengepung gedung tempat penyekapan asyla.
tasya yang melihat aldric berniat kabur tapi sayang ia sudah terkepung oleh anak buah aldric.
"aldric..."
"iya kenapa kamu terkejut melihatku disini tasya tasya kamu sudah mengenal diriku lama tapi kamu tidak tau sifatku,sekarang kamu akan menyesali perbuatanmu ini"
"hahahaha.....aldric aldric kamu memang mengenal diriku walaupun aku akan mati setelah ini tapi aku sangat puas sudah bermain main dengan istri kampungmu itu"
"apa maksudmu? apa yang sudah kamu lakukan pada istriku? jika kau melukai istriku sedikit saja maka aku tidak akan membunuhmu tapi aku akan menyiksamu sampai kamu meminta kematianmu sendiri ingat itu"
tasya hanya tersenyum kecut mendengar ucapan aldric difikirannya aldric tidak akan berbuat setega itu karena tasya masih sangat percaya diri kalau aldric masih mencintainya.
setelah menangkap tasya dan aldric memerintah anak buahnya untuk membawa tasya ketempat rahasia aldric berlari masuk mencari dimana istrinya karena semenjak sampai disana aldric sama sekali tidak mendengar suara ataupun teriakan istrinya.
aldric sangat terkejut melihat kondisi asyla yang bajunya serta jilbabnya dipenuhi darah,aldric menyibak lengan baju asyla dan terkejut melihat luka bekas cambuk ditangan asyla.
aldric melepas ikatan tangan dan kaki asyla lalu membawa asyla kerumah sakit.
sepanjang perjalanan aldric selalu berdoa agar istri dan calon anaknya baik bain saja.
ia sangat menderita melihat kondidi asyla dengan tubuh yang dipenuhi luka cambuk.
__ADS_1
"syang bertahanlah sebentar lagi kita akan sampai dirumah sakit kamu akan baik baik saja sayang"
"noval tolong lebih cepat lagi"
noval yang mengendarai mobil aldric menambah kecepatan agar lebih cepat sampai dirumah sakit
terdekat.
"tasya aku tidak akan membunuhmu karena kematian terlalu mudah untukmu aku akan pastikan kamu juga merasakan apa yang istriku rasakan bahkan berkali kali lipat hingga kamu akan memohon agar aku membunuhmu"
"gue nggak habis fikir si tasya bisa berbuat senekat ini sama asyla"ucap noval
10 menit perjalanan akhirnya mereka sampai dirumah sakit aldric segera menggendong asyla yang saat ini sudah tidak sadarkan diri dan noval berteriak memanggil dokter untun memeriksa kondisi asyla.
"dric kita tunggu diluar biar dokter bisa meriksa asyla"ucap noval
"tapi gue mau disini val nemenin istru gue"jawab aldric dengan air mata yang tak henti hentinya keluar dari mata indah aldric.
"gue tau loe khawatir tapi loe nggak kasian ama asyla dia butuh penanganan dokter segera kalo loe tetap disini gimana dokter bisa merawat istri loe"
aldric pasrah ia berjalan gontai keluar dari ruang UGD dan menunggu dokter selesai memeriksa asyla.
noval yang ada disana melihat betapa hancur dan rapuhnya aldric saat asyla terluka dan ini untuk yang kedua kalinya noval melihat sisi lemah aldric.
__ADS_1
"kamu memang adalah kekuatan dan kelemahan aldric asyla"batin noval.
45 menit kemudian dokter keluar dan menjelaskan kondisi asyla.
"kondisi nyonya asyla sangat lemah karena terdapat luka cambuk yang hampir memenuhi sekujur tubuhnya tapi kami sudah mengobati lukanya dan janinya juga baik baik saja untuk beberapa hari ini biar pasien dirawat agar kami dapat memeriksa lebih lanjut apa ada luka dalam atau tidak"
"baik dok terimakasih,apa kami sudah boleh menemuinya"
"iya kalian bisa menemuinya tapi tolong jangan sampai membuat pasien bangun dulu karena saat ini kondisinya sangat lemah"
"baik dok terimakasih "
bersambung
.
.
.
.
.
__ADS_1
.