
Sampainya dirumah asyla langsung membawa baby as dan ai kekamar mereka karena memang baby as dan ai sudah tertidur sejak ditaman mungkin karena angin sepoi sepoi membuay kedua bayi kembarnya serasa nyaman dan sejuk.
setelah meletakkan baby as dan ai di tempat tidurnya masing masing asyla bergegas kekamarnya dan membersihkan dirinya.
selesai mandi asyla berpakaian lalu mengambil air wudhu dan melaksanakan sholat sunnah dhuha asyla sangat khusyuk melaksanakannya sampai ia tidak sadar sedari tadi suaminya memandang dirinya dari sofa yang ada dikamarnya.
setelah selesai sholat asyla membuka mukena dan melipatnya lalu menyimpannya kedalam lemari asyla terkejut melihat aldric yang sudah duduk manis dan tersenyum padanya.
"astagfirullah mas bikin kaget aja"ucap asyla beristigfar saking terkejutnya melihat suaminya.
"mas tadi masuk kamar udah liat kamu sholat jadi mas duduk aja disini nunggu istri solehahnya mas selesai sholat"ucap aldric dan menepuk sofa disampingnya agar asyla duduk bersamanya.
asyla menurut dan duduk disamping suaminya
"mas enggak kerja kok jam segini udah pulang?"tanya asyla bingung pasalnya sekarang baru menunjukkan pukul 10 lewat dan suaminya sudah pulang.
"mas lagi enggak enak aja firasatnya maunya pengen pulang eh ternyata benerkan istri mas lagi digoda sama pria lain ditaman"
"mas apaan sih siapa juga yang digoda?"
"itu tadi mas liat dengan mata kepala mas sendiri kamu lagi bicara sama hendra anaknya bu tiwi dan fikar ditaman"
"loh mas kenal sama mas fikar?"tanya asyla ia bingung kenapa aldric mengenal fikar sedangkan dia pun baru hari ini mengenal fikar.
__ADS_1
"kamu jangan panggil dia mas dia bukan siapa siapa kamu asyla hanya mas yang bisa kamu panggil begitu"ucap aldric tegas.
"mas kok kayak enggak suka gitu sama mas fi....eh maksudnya fikar?"
"mulai sekarang kamu jauhi manusia yang namanya fikar itu mas enggak suka dia menatap kamu sangat dalam dan mas sebagai laki laki mengerti arti tatapan fikar kekamu sayang"
"aku sih juga risih mas dengan tatapan dia ke aku cuman aku engga enak sama hendra anaknya bu tiwi dia menyapa aku mas dan kita kan harus bersikap baik dengan tetangga"
"iya mas mengerti tapi mulai sekarang jangan dekat dekat dengan fikar asyla mas enggak mau kamu kenapa kenapa"
"maksud mas?"tanya asyla bingung dengan ucapan suaminya mana mungkin orang yang baru dikenalnya ingin mencelakainya.
"kamu mau tau siapa fikar itu?"tanya aldric menatap manik mata coklat asyla.
asyla mengangguk ia sangat penasaran apa yang membuat suaminya terlihat marah saat membahas fikar.
asyla terkejut menutup mulutnya dengan telapak tangannya ia tak habis fikir adik iparnya itu masih memiliki keluarga,lalu mengapa saat acara pernikahan aswar dan kaira fikar tidak hadir sebagai wali dari kaira? dan banyak lagi pertanyaan dibenak asyla.
aldric mengerti keterkejutan istrinya dan pasti masih banyak pertanyaan yang ingin asa tanyakan tentang fikar.
"mas kalo fikar kakaknya kaira mengapa saat acara pernikahan aswar dan kaira fikar tidak hadir sebagai walo dari kaira?"
"itu karena fikar hanyalah kakak angkat dari kaira kakak yang membenci adiknya walaupun bukan adik kandung tapi kaira diadopsi oleh orang tua fikar saat usia kaira tiga tahun dan fikar berusia sepuluh tahun"
__ADS_1
"kenapa bisa sampai fikar membenci kaira mas?"
akhirnya aldric menceritakan masa lalu kaira dan tentang kecelakaan maut yang merenggut orang tua fikar hingga fikar menyalahkan dan membenci kaira dan fikar yang tega menjual adiknya kaira ke pria hidung belang.
asyla yang mendengar cerita aldric terus meneteskan air mata ia tidak menyangka selama ini kehidupan adik iparnya itu sangatlah sulit.
"mas aku mohon bantu adikku menjaga kaira mas aku takut fikar akan mencelakainya lagi"pinta asyla
"tanpa kami mintapun mas pasti akan melakukannya sayang mas sudah katakan adik adikmu juga adalah adik adik mas jadi sudah tugas seorang kakak menjaga adik adiknya"
asyla terharu mendengar ucapan aldric sunggu ia sangat merasa beruntung memiliki suami sebaim aldric yang bukan hanya mencintainya tapi juga menyayangi keluarganya.
"mas aku mencintaimu sangat mencintaimu"ucap asyla lalu memelum suaminya dengan erat.
"mas juga sangat mencintaimu dan anak anak kita kalian adalah nafas dan hidup mas jadi jangan pernah meninggalkan mas"ucap aldric membalas pelukan istrinya.
bersambung
.
.
.
__ADS_1
**jangan lupa like dan komentarnya yang author soalnya author sedikit sedih karena yang memberi like cuman sedikit mungkin ada yang kurang suka dengan cerita ini tapi author sudah berusaha agar bisa lebih baik semoga teman teman semua bisa memberi dukungan buat author ya.
dan jangan lupa juga untuk mampir ke novel author yang lain judulnya "CINTA ATAU DENDAM" jangan lupa tinggalkan jejak kalian yah disana.