
Disaat aldric dan asyla tengah bahagia dengan kelahiran anak mereka dilain tempat aswar saat ini juga sangat bahagia mendengar berita kelahiran ponakan pertamanya itu ia diberitahu ibunya kalau kakaknya sudah melahirkan.
aswar sangat bersyukur kakaknya melahirkan dengan selamat ia pun membereskan meja kerjanya dan berniat akan menjenguk kakak dan melihat ponakannya itu.
sampai diparkiran aswar ditabrak oleh seorang wanita yang sedang berlari dengan wajah ketakutan, aswar sedikit kesal tapi setelah ia melihat wanita itu ia menyipitkan mata memastikan jika wanita itu adalah kaira.
ia mendekati wanita yang dikiranya kaira saat melihat dengan jelas wajah wanita itu aswar terkejut benar wanita yang berlari ketakutan itu adalah kaira.
aswar berfirkir kenapa wanita ini seperti selalu dikejar kejar oleh seseorang dan melihat kondisi kaira saat ini yang bisa dibilang sangat memprihatinkan karena ia masih menggunakan baju yang sama saat bertemu aswar beberapa hari yang lalu bahkan tampak sangat berantakan dan tidak terurus ia juga sampai tidak memakai alas kaki
aswar menerawang sedikit disekitarnya siapakah yang selalu mengejar kaira, melihat semua aman ia mendekati kaira dan mengajaknya untuk ikut bersamanya entah apa yang saat ini difikirkan oleh pria itu tapi ia sangat kasihan dan simpati melihat kondisi kaira saat ini.
"kaira? kairakan?" tanya aswar
"i...iya mas aswar ini saya kaira"jawab kaira dengan terus menengok kanan dan kiri memastikan tidak ada yang melihatnya.
"kamu kenapa setiap kita bertemu kamu selalu berlari dan seperti dikejar kejar seseorang?"
__ADS_1
"mas bisakah mas menolongku lagi?"
"hmm....apa yang bisa saya bantu?"
"tolong bawa saya pergi dari sini saya takut saya akan menjawab pertanyaan mas tadi,saya mohon mas"
"baiklah ikut saya kemobil"
dengan langkah was was kaira mengikuti aswar dari belakang dan masuk kedalam mobil.
saat berada didalam mobil kaira hanya diam ia terus menangis membuat aswar semakin bertanya tanya" ada apa dengan wanita ini?" fikirnya
aswar berfikir mungkin wanita disampingnya itu butuh ketenangan agar bisa menceritakan apa yang sebenarnya terjadi dengan dirinya.
aswar masuk kedalam villa dengan kaira yang mengekor dibelakangnya sampai diruang tamu aswar berhenti dan berbalik badan menghadap kaira.
"kamarmu ada diatas yang pintu cat coklat tua dan kamarku ada diujung dekat tangga"ujarnya sambil menunjuk kamar yang ia sebutkan.
__ADS_1
"iya mas terimakasih atas bantuannya"
"iya sama sama sebaiknya kamu bersihkan dulu dirimu lalu ganti pakaianmu art yang bekerja disini akan membawakanmu pakaian'
"iya nas sekali lagi terimakasih setelah membersihkan diriku saya akan menjelaskan tentang kenapa saya selalu berlari dan bersembunyi"
hmm..aswar hanya mengangguk artinya mengerti ia juga tak menuntut kaira untuk bicara jika ia belum siap.
kaira lalu masuk kekamar yang tadi disebutkan oleh aswar dan bergegas kekamar mandi ia sudah sangat gerah beberapa hari ini selalu dihantui oleh anak anak buah kakaknya sendiri.
"terimakasih mas karena sudah sangat baik padaku aku janji aku akan menceritakan apa yang sebenarnya terjadi padaku dan siapa aku ini sebenarnya aku harap kamu masih mau menolongku jika tau apa yang sebenarnya terjadi karena jujur aku sudah jatuh cinta padamu sejak pertama kamu menolongku ketulusan dan keikhlasan yang ada pad dirimu itu yang membuatku jatuh hati walau kamu terkesan dingin tapi aku yakin dibalik sikap kamu itu kamu adalah orang yang penyayang dan baik" batin kaira.
bersambung
.
.
__ADS_1
.
.