
Sampainya dirumah aswar asyla dan aldric langsung masuk dan melihat fikar yang sudah ada diruang keluarga bersama kaira dan aswar.
"assalamualaikum"salam asyla dan aldric
"waalaikumsalam" jawab mereka kompak
"langsung ke intinya aja sayang"ucap aldric menatap asyla
"abang kakak tadi abis ketemu sama kak sahrir"ujat asyla
"kak sahrir? mau apa kak sahrir ketemu kakak setelah sekian lama menghilang enggak ada kabar"ucap aswar.
"awalnya kakak juga kaget karena tiba tiba ia menghubungi kakak dan meminta untuk bertemu di kafe VV dan kakak menemuinya"asyla menjeda lalu menarik nafas sebelum melanjutkannya ia yakin aswar akan terkejut.
"kak sahrir meminta kakak untuk mencabut laporan mas aldric dan fikar atas adiknya cici"jelas asyla.
"APAA!!" teriak aswar
"jadi wanita ja**ng itu adiknya? kak aku kira kak sahrir itu anak tunggalkan?"tanya aswar ia sangat terkejut mengetahui jika wanita yang sudah membunuh kedua mertuanya dan menyakiti istri dan kakaknya adalah adik dari orang yang selama ini ia anggap sebagai kakak.
"mas kamu tenang dulu kita dengar dulu penjelasan dari kak asyla kamu jangan emosi kita selesaikan masalah ini dengan kepala dingin"ucap kaira menenangkan aswar yang sudah tersulut emosi.
"iya war kita harus pake kepala dingin karena sahrir itu bukan orang sembarangan dia juga adalah pengusaha sukses jadi kita harus berhati hati"ucap aldric
"jadi begini........"asyla menceritakan tentang masa lalu sahrir hingga terpisah dengan cici dan pertemuan sahrir kembali dengan adik kandungnya dan apa yang dibicarakannya dengan sahrir dicafe tadi.
__ADS_1
"gila beneran tuh si cici ampe kakaknya aja dia bohongin kayak gitu"ujar fikar.
"jadi sekarang kita harus gimana?"tanya kaira
"tadi kakak sudah bicara secara baik baik dengan kak fikar dan memintanya buat menyelidiki ulang tentang apa yang dilakukan cici tapi sepertinya kasih sayangnya pada adiknya lebih besar dari pada apapun"ujar asyla.
"dric sebaiknya kita perketat penjagaan buat kaira asyla dan anak anak gue kuatir si sahrir itu bakalan nekat"ucap fikar dengan nada cemas.
"tapi mas kak sahrir enggak mungkin ngelakuin itu sama aku dan anak anak aku kenal dia udah lama"
"tapi kan kak kita enggak tau bisa ajakan dia itu berubah seiring berjalannya waktu, apalagi sekarang dia harus melihat adiknya menderita dipenjara aku rasa saran kak fikar ada benarnya juga"ujar aswar jujur ia juga sangat kuatir dengan keselamatan istri kakak dan keponakannya bisa saja sahrir nekat menyakiti keluarganya hanya untuk membebaskan cici.
"gini aja untuk sementara waktu kaira biar tinggal dirumah kami dulu buat jaga jaga kalau terjadi sesuatu kan kita enggak sendiri dan mas aldric juga harus menambah pengamanan sekitar rumah mas"ucap asyla
"iya sayang mas setuju, gimana aswar fikar?"tanya aldric
"yasudah sebentar sore aku sama kaira kerumah kakak kami berkemas dulu kak"ucap aswar.
"dan masalah si sahrir itu kita harus terus awasi gerak geriknya"ucap aldric dan yang lain mengangguk setuju.
setelah dirasa cukup asyla aldric dan fikar pamit dari rumah aswar dan kaira.
didalam mobil
"mas aku kok merasa akan terjadi sesuatu yah perasaan aku enggak enak gitu mas"ucap asyla
__ADS_1
"hust....sayang kita jangan berfikiran buruk kamu berdoa aja semoga enggak terjadi hal buruk semoga keluarga kita selalu dalan lindungan Allah SWT"
"mas cepat sedikit dong aku udah kangen anak anak"ucap asyla sungguh perasaannya saat ini benar benar tidak enak ia seperti mendapat firasat buruk akan menimpa keluarganya.
"iya iya sayang sabar ya"ucap aldric dan menambah laju kendaraannya.
kediaman aldic wijaya kusuma
45 menit perjalanan akhirnya mobil aldric sampai dikediaman mereka, asyla turun tanpa menunggu aldric sunggu kekhawatiran sudah menguasai dirinya yang ada difikirannya hanya anak anaknya.
"AI......AS......"teriak asyla memanggil anak anaknya namun tidak ada jawaban.
"BI.....BIBI......"teriak asyla lagi membuat aldric bingung pasalnya selama berumah tangga dengan asyla baru kali ini asyla berteriak didalam rumah dengan suara menggelegar.
"nyo---nya su--dah pul---ang"ucap bi imah salah satu asisten rumah tangganya.
"bi anak anak mana?"tanya asyla.
"anu nya anu nona mudan dan tuan muda nya mereka belum pulang dari tadi pagi katanya erna sama rahma mau bawa nona dan tuan muda main ditaman tapi sampai sekarang belum kembali nyonya tuan"ujar bi imah
bruuk
seketika asyla pingsan tak sadarkan diri mendengar anak anaknya belum kembali sedari pagi dan sekarang sudah pukul 3 sore untung saja aldric berdiri dibelakang asyla dan segera membawa asyla kekamarnya.
bersambung
__ADS_1
maafin author ya baru bisa up soalnya author lagi sakit ini aja paksain buat up jadi kalo enggak dapat feel nya mohon maaf ya🙏 salam cinta dari author😘