Ketulusan Cinta Asyla

Ketulusan Cinta Asyla
62


__ADS_3

kalau sudah bicara memakai bahasa daerah aldric sudah mati kutu ia lebih baik diberi bahasa asing (luar) dari pada bahasa daerah dari kampung asyla,ia hanya menjadi pendengar tanpa tahu apa yang sedang dibicarakan.


asyla menghembuskan nafasnya sebelum menceritakan apa yang sudah ia alami kemarin dan tentang masa lalu aldric dan tasya.


ayah, ibu, aswar, dan ashka setia mendengar semua yang diceritakan asyla mereka sedih mendengar cerita asyla dan apa yang sudah dialami wanita yang saat ini tengah berbadan 2 itu.


aldric mengusap usap punggung asyla memberi ketenangan untuk asyla ia sangat mengerti perasaan asyla yang menceritakan kejadian buruk itu dan mengingat kembali apa yang ia alami saat tasya menculik dan menyiksanya.


"sayang mas akan selalu ada bersamamu maaf gara gara masa lalu mas kamu jadi mengalami kejadian yang sangat buruk"lirih aldric ia sangat merasa bersalah pada istrinya karena tasya wanita masa lalunya itu istrinya harus mengalami siksaan disaat ia tengah mengandung.


asyla menatap wajah suaminya yang nampak raut wajahnya sangat menyesal tapi asyla tau kalau ini semua bukan kesalahan aldric tapi ini sudah suratan takdir yang harus dijalani.


"mas jangan menyalahkan diri mas, mas nggak salah ini sudah takdir kita tidak bisa mengingkari ataupun menyesalinya"


"iya nak jangan menyalahkan dirimu ini bukan kesalahanmu tidak ada suami yang ingin melihat istrinya celaka apalagi saat mengandung anaknya" timpal ayah ruslan ia dapat melihat sorot mata penyesalan dari mata menantunya itu.


"sudahlah kak yang berlalu biarlah berlalu kita jadikan ini sebagai pembelajaran untuk kita semua dan asyla ibu bawa bubur ayam buat kamu nak sebaiknya kamu makan lalu minum obat dan beristirahat supaya kamu cepat sembuh sayang"ucap ibu nurma


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


malam berganti pagi sang surya menampakkan keagungannya pada semua umat manusia yang sedang terlelap dan membangunkan mereka semua untuk beraktifitas.

__ADS_1


pagi ini dokter irawan akan memeriksa kondisi asyla apakah ia mengalami trauma atau tidak.


asyla lalu diperiksa ileh dokter irawan dengan sangat teliti karena asyla saat ini sedang mengandung dan kondisi fisik dan mentalnya harus stabil agar tidak mempengaruhi janin didalam kandungan asyla.


dokter irawan telah memeriksa asyla dan menyatakan asyla tidak mengalami trauma hanya saja syok dan akan dirawat beberapa hari lagi untuk memastikan kondisinya sehat betul baru ia diperbolehkan pulang.


aldric dan keluarga yang mendengar penjelasan dokter irawan sangat bahagia dan bersyukur asyla tidak mengalami trauma dan akan segera pulih dalam waktu beberapa hari.


"mas apa aku belum bisa pulang?" tanya asyla


"belum sayang tunggu beberapa hari lagi kamu masih harus dirawat sampai kamu sembuh betul, sabar sebentar lagi sayang"jawab aldric ia mengecup kening asyla dan menenangkan istrinya yang sedari tadi merengek meminta pulang.


"asyla nak dengarkan suamimu kamu masih harus dirawat beberapa hari karena kamu belum sembuh nak"ucap ibu nurma


"iya kak nanti klo kakak sudah sembuh baru bisa pulang mau ya kak"timpal ashka.


"tapi mas aku udah nggak betah mas pokoknya aku mau pulang titik!" asyla sangat kesal ia sudah tidak betah tinggal dirumah sakit walau hanya 1 hari.


"sayang mas nggak mau terjadi apa apa dengan kamu dan calon anak kita tolong asyla"ucap aldric memelas.


"kak ayolah jangan seperti ini kakak ipar ingin yang terbaik untuk kakak"ucap aswar

__ADS_1


tapi mungkin karena hormon kehamilan asyla tetap merengek dan terus memohon supaya aldric membawanya pulang.


aldric yang tidak tega melihat istrinya itu memohon padanya akhirnya luluh dan akan meminta pada dokter irawan agar asyla dirawat dirumah.


bersambung


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2