
"hy"sapa fikar pada asyla.
asyla yang mendengar sapaan dari seseorang sedikit kaget dan menoleh kebelakang,saat menoleh tiba tiba asyla sudah ada dipelukan fikar yang posisinya memang sangat dekat saat menyapa asyla.
"eh maaf mas saya kaget soalnya mas tiba tiba ada dibelakang saya"ucap asyla sambil melepaskan pelukan fikar dan mundur beberapa langkah.
"oh iya saya juga minta maaf tadi mungkin posisi saya terlalu dekat"ucap fikar yang terus menatap asyla.
asyla yang melihat tatapan fikar sedikit risih karena fikar menatapnya dengan sangat dalam.
"maaf mas siapa ya"tanya asyla ia mengalihkan perhatian fikar agar tidak menatapnya terus.
"perkenalkan saya fikar bramana teman saya namanya hendra"ucap fikar memperkenalkan dirinya dan temannya dengan menjulurkan tangannya ke asyla.
asyla membalas dengan mengatupkan tangannya lalu menatap hendra yang berdiri disamping fikar.
"loh mas kan anaknya ibu tiwi rumah kita juga dekat"
"iya mbak asyla maaf tadi teman saya melihat anak anak mbak jadi dia pengen liat baby baby lucu ini" ujar hendra berbohong.
"oh iya enggak apa apa saya kebetulan lagi bosan aja dirumah dan mau bawa baby asraf dan aisyah keluar rumah berjemur"
__ADS_1
"oh jadi namanya asraf dan aisyah ya?"tanya fikar yang sudah berjongkok di depan stroler baby twins dan mencubit pipi gembul mereka.
"iya mereka biasa dipanggil baby as dan ai"
"oh iya mbak kita bisa jadi temankan?"tanya fikar
"boleh kok mas masa mau berteman saya tolak,kita sebagai manusia harus saling menghormati dan menjaga silaturahmi dengan tetangga"ucap asyla tulus.
"yasudah mas hendra dan mas fikar saya permisi sudah agak siang baby as dan ai nanti kepanasan,assalamualaikum"pamit asyla dan mulai mendorong stroler baby as dan ai menjauh dari kedua pria yang terus menatapnya.
"waalaikumsalam"ucap hendra dan fikar bersamaan.
"loe bener bener ya kar jangan cari masalah loe suka sama mbak asyla sama aja loe gali kuburan loe sendiri loe belum kenal siapa suami dan keluarga mertuanya mbak asyla"cicit hendra
"gue enggak peduli siapa suami ataupun mertuanya yang gue fikirin sekarang gimana caranya gue bisa buat bidadari surga itu jatuh kepelukan gue"
"loe udah gila"ejek hendra
"iya gue memang udah gila lebih tepatnya tergila gila ama asyla yang solehah itu"
"loe udah tau dia solehah mana mau dia ninggalin suami yang dia cinta demi laki laki bejat kayak loe"
__ADS_1
"dasar loe sahabat la*nat harusnya loe dukung gue bukan ngatain gue an*ir"
"gue bakalan dukung loe kalo itu niat dan sesuatu yang baik tapi ini loe mau merusak rumah tangga orang ogah banget gue bantu loe entar gue kena karma kagak mau gue"
"serah loe aja yang jelasnya gue bakalan tinggal dirumah loe sampai gue dapetin bidadari surga gue"
"lakuin aja apa yang loe mau yang jelas gue sebagai asisten dan sahabat loe udah memperingati loe jadi jangan salahkan gue kalau nanti loe dapat masalah karena gue banget siapa suami mbak asyla"
"iya iya bawel banget sih loe enggak usah kuatir gue bisa jaga diri gue".
bersambung.
.
.
.
.
.
__ADS_1