
Malam harinya aldric berniat menghubungi orang tuanya untuk memberitahu perihal hubungannya dengan asyla dan rencana pernikahannya dengan asyla.
Tu...tu...tu...
"assalamualaikum mi"
"waalaikumsalam nak ada apa tumben kamu nelfon duluan biasanya mami yang telfon duluan"
"begini aldric mau memberitahu kalau aldric mau menikahi seseorang namanya asyla mi,aldric sudah melamarnya dan meminta restu dari orang tuanya"
"baguslah mami senang akhirnya kamu bisa mencarikan mami menantu tanpa harus mami jodohkan,baiklah mami kasi tau papimu dulu lusa mami dan papi akan pulang.
Mami tidak sabar melihat wanita yang bisa melelehkan es batu sepertimu"
"terima kasih mi karena mami mau menerima pilihan aldric"
"mami dan papi akan setuju jika itu adalah kebahagiaanmu toh juga kamu yang akan menjalaninya"
"baiklah mi aldric tunggu mami dan papi asyla bakalan senang bisa bertemu mami salam sama papi,assalamualaikum"
"iya nak,waalaikumsalam"
Aldric lega mendengar orang tuanya setuju dengan pilihannya sekarang hanya tinggal merencanakan pernikahannya dengan asyla.
##
__ADS_1
Keesokan harinya seperti biasa asyla bangun melaksanakan sholat subuh dan segera bersiap untuk kekantor.
Sampainya dikantor asyla duduk dikursi kebesarannya sebagai asisten pribadi aldric atau lebih tepatnya calon suaminya.
Asyla membersihkan sedikit debu yang menempel dimeja kerjanya setelah itu ia membuka laptop dan mulai menyusun jadwal aldric.
Ting
Bunyi lift membuat asyla menoleh keasal suara,asyla tersenyum melihat siapa yang muncul setelah pintu lift terbuka.
Ya siapa lagi yang bisa membuat asyla tersenyum seperti sekarang kalau bukan aldric,aldric yang melihat asyla tersenyum juga membalas dengan senyuman penuh arti pada asyla.
"ehem...selamat pagi sayang" ucap aldric mendekat kearah asyla.
"selamat pagi juga pak"asyla tertunduk malu mendengar kata sayang yang ditujukan untuknya walau bagaimanapun asyla masih sedikit canggung jika mendengar aldric memanggilnya sayang.
"kenapa kamu memanggilku pak bukankah disini hanya ada kita berdua"ucap aldric kesal.
"bukankah kita sedang ada dikantor kita harus bersikap layaknya bos dan bawahan pak"asyla menekankan kata pak ia tau aldric kesal dengan ulahnya sekarang tapi ia ingin melihat sampai dimana aldric sabar menghadapi keusilannya.
"aku ini calon suamimu asyla aku tidak suka mendengarnya panggil aku mas sekarang atau aku akan membawamu kepenghulu dan menikahkan kita saat ini juga.
Mendengar ucapan aldric yang tampak serius asyla memegang tengkuknya merasa takut dengan ucapan aldric.
"huft sebaiknya aku berhenti mengusilinya atau kalau tidak aku akan berakhir didepan penghulu saat ini"batin asyla
__ADS_1
"baiklah masku sayang,apa sekarang kamu puas"jawab asyla yang menekankan kata masku sayang.
Aldric tersenyum penuh kemenangan ternyata gertakannya mampu membuat asyla takut dan menurutinya.
"iya aku sangat puas sayang"ucap aldric mengusap kepala asyla yang tertutup jilbab.
Setelah perbincangan paginya dengan asyla aldric kembali masuk diruangannya dan duduk dikursi kebesarannya sambil tersenyum miris melihat tumpukkan berkas diatas meja kerjanya.
"baiklah aldric kita akan bertempur dengan tumpukkan berkas berkas ini,SEMANGAT"ucapnya menyemangati dirinya.
Waktu menunjukkan pukul 12:30 asyla berdiri dan masuk keruangan aldric untuk mengajak aldric sholat dan makan siang.
"mas ayo kita sholat dulu lalu makan siang ini sudah waktunya"ucap asyla
"hmm asyla kamu duluan saja sayang aku masih harus menyelesaikan ini nanggung soalnya"jawab aldric menoleh ke asyla kemudian kembali fokus menatap layar laptop didepannya.
"baiklah aku kebawah dulu jangan lupa sholat dan makan pekerjaan masih bisa menunggu tapi waktu sholat tidak akan menunggu"
setelah menemui aldric asyla turun kemushola untuk sholat lalu makan dikafe dekat dari kantor.
saat sedang asik makan seseorang menepuk pundak asyla dan asyla pun menoleh.
asyla tersedak saat melihat siapa yang menepuk pundaknya itu.
bersambung
__ADS_1
ayo siapa kira kira yah😊