Ketulusan Cinta Asyla

Ketulusan Cinta Asyla
13


__ADS_3

"apa sih yang akan pak aldric bilang kok aku jadi deg degan gini sih,mana suasananya sepi gini lagi ungkapan apa sih maksudnya"batin asyla.


Ditaman yang suasananya memang sepi tak banyak orang disana hanya orang yang lewat atau sekedar istirahat ditaman itu.


"apa yang sebenarnya bapak ingin katakan katakan saja pak"ucap asyla.


Mendengar ucapan asyla aldric menggenggam tangan asyla dan menatap mata asyla dengan tatapan cinta sedangkan asyla sudah salah tingkah dengan yang dilakukan aldric.


"asyla aku tau ini mungkin terlalu cepat dan kesannya terburu buru tapi aku tidak mau ada yang mendahuluiku dan merebutmu dariku,asyla sejak pertama aku melihatmu aku sudah menjatuhkan pilihan hatiku padamu dengan kesederhanaan dan senyumanmu yang menenangkan hatiku serta tatapan matamu yang meneduhkan hatiku.


Asyla aku tidak ingin mencari pacar tapi ingin mencari pendamping hidup ya karena umurku yang sudah cukup dan desakan orang tuaku maka dari itu aku tidak mau membuang buang waktu untuk pacaran.


Maukah kamu menjadi pendamping hidupku menemaniku dalam suka dan duka menjadi ibu dari anak anakku.


Asyla will you married me?"


Mata asyla terbelalak mendengar penuturan dari aldric. Asyla menatap dalam mata aldric mencari kebohongan dari penuturan aldric barusan.

__ADS_1


"apa aku tidak salah dengar apa barusan pak aldric melamarku,dia bahkan baru mengenalku hari ini tadi beberapa jam yang lalu dan sekarang dia melamarku"batin asyla


"maaf pak apa bapak bercanda saya tidak bisa pak"asyla menarik tangannya dari genggaman aldric dan mundur satu langkah.


"anda baru mengenal saya beberapa jam yang lalu dan sekarang bapak mengungkapkan perasaan bapak kepada saya maaf pak sebuah pernikahan bukanlah untuk main main pernikahan adalah sesuatu yang sangat sakral dan hanya dilakukan sekali seumur hidup"


Asyla hendak melangkah dan meninggalkan aldric ditaman tapi baru hendak berbalik tangannya sudah dicegah oleh aldric.


"asyla aku tau mungkin ini terlalu cepat tapi yakinlah aku bersungguh sungguh padamu"


"maaf pak tapi untuk menikah kita harus saling mengenal satu sama lain dulu pak tidak dengan hanya melihat saja tapi harus mendalami dan mengerti karakter dari pasangan kita"


"bisakah bapak memberi saya waktu untuk memikirkan ini lebih dulu saya ingin sholat istiqarah dulu saya ingin memantapkan dulu apa jawaban yang harus saya berikan untuk bapak"ucap asyla sambil tertunduk menyembunyikan wajahnya yang sudah merona.


Ya asyla juga memang kagum melihat sosok aldric yang di umur yang masih 27 tahun dia sudah bisa menghandle semua usaha keluarganya dan itu dia lakukan sendiri.


"baiklah aku memberimu waktu 7 hari berilah aku jawaban setelah itu"ucap aldric

__ADS_1


Ketika hendak berbalik aldric kembali menoleh keasyla dan membalikan badannya menatap asyla.


"dan satu lagi jangan panggil aku pak kalo kita hanya berdua saja atau sedang berada diluar kantor"sambungnya


"lalu saya harus memanggil bapak apa"tanya asyla


"panggil aku dengan sebutan mas aku lebih suka itu lebih baik karena aku akan menjadi suamimu jadi biasakan memanggilku mas"jawab aldric


Bluush wajah asyla langsung merona mendengar ucapan aldric barusan asyla seketika mengangguk menandakan iya dan menundukkan wajahnya.


"hei kenapa wajahmu merah apa kamu malu mendengar ucapanku tadi?"tanya aldric


"saya permisi pak eh.. Mas assalamualaikum"


Asylapun berjalan setengah berlari meninggalkan taman dan tingkah asyla pun tak luput dari pandangan aldric"kau sangat menggemaskan asyla aku akan menjagamu dan membuatmu menjadi wanita paling bahagia"batin aldric.


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa like yah guys.


__ADS_2