
Sang rembulan telah berganti tugas dengan sang surya azan subuh telah berkumandang diseluruh masjid dan mushola membangunkan seluruh umat muslim agar menjalankan kewajibannya.
suara alarm membangunkan asyla ia terbangun dan mematikan alarm yang terdapat di nakas samping tempat tidurnya.
asyla merasakan tangan berotot suaminya sedang melingkar diperutnya yang membuncit.
dengan sangat pelan asyla memindahkan tangan aldric dan membangunkan pelan aldric lalu bergegas kekamar mandi untuk mengambil air wudhu.
setelah mengambil wudhu asyla keluar dan melihat aldric juga sudah duduk ditepi ranjang.
"wudhu dulu mas lalu kita jamaah" minta asyla.
aldric hanya mengangguk nyawanya belum terkumpul semua untuk menjawab asyla.
setelah berwudhu aldric memakai peralatan sholat yang sudah disiapkan istrinya dan memimpin sholat, aldric dan asyla sangat khusyuk menjalankan kewajibannya sebagai muslim.
selesai sholat asyla segera turun kedapur untuk menyiapkan sarapan walaupun aldric sudah melarangnya tapi asyla tetap kekeh ingin menyiapkan keperluan aldric sendiri dengan syarat tidak boleh kelelahan.
asyla mulai memasak tapi tiba tiba perutnya terasa kram ia menahan sekuat tenaganya sambil mengelus elus perut buncitnya.
"sayang jangan rewel ya mamah mau masak dulu buat papah" ucap asyla entah mengapa akhir akhir ini perutnya sering kram tapi ia masih bisa menahannya dan kramnya juga hanya sebentar saja.
aldric sudah siap dengan setelan kantornya ia berjalan turun dan mencari asyla kedapur ia tahu saat ini asyla pasti sedang menyiapkan sarapan dan bekal untuknya.
__ADS_1
perut asyla semakin sakit kram yang biasanya hanya sebentar kali ini berlangsung lama dan lebih sakit dari sebelumnya, keringat dingin sudah membasahi keningnya.
aldric yang melihat asyla tersandar disamping kulkas dengan wajah pucat dan seperti menahan sakit segera berlari kearah asyla yang seperti kehilangan keseimbangan.
benar saja asyla hampir jatuh karena tidak kuat menahan sakit diperutnya aldric dengan sigap menangkap tubuh asyla dan menngendongnya kemobil ia akan membawa asyla kerumah sakit.
disaat bersamaan noval baru saja tiba dirumah aldric untuk memberitahu bahwa ada masalah proyek di kota Y tapi ia terkejut melihat aldric yang menggendong asyla dengan wajah panik.
"ric asyla kenapa?"
"gue enggak tau gue mau bawa asyla kerumah sakit dia pingsan val"
"ok loe masukin kemobil gue kita kerumah sakit"
"sayang apa yang terjadi denganmu?" lirih aldric
"emang asyla kenapa dric?"
"gue enggak tau pasti tapi sebelum pingsan gue sempat liat asyla seperti menahan sakit dan mukanya pucet pas gue mau nyamperin dia udah pingsan, gue takut banget val terjadi sesuatu sama asyla dan anak anak gue"
"loe jangan berfikir yang aneh aneh dulu kita doakan semoga asyla dan anak anak loe nggak kenapa napa asyla wanita yang kuat dia bakalan jaga anak anak loe"
"gue harap begitu val, tolong lebih cepat lagi" pinta aldric.
__ADS_1
"sayang sabar sedikit lagi bertahanlah mas ada disini mas akan menemani kamu sayang sabarlah" bisik aldric ditelinga asyla.
20 menit perjalanan mobil noval sudah sampai dirumah sakit aldric segera membawa asyla masuk ke ruang IGD KIA
ia berteriak memanggil dokter dan suster.
"DOKTER.....SUSTER....TOLONG ISTRI SAYA!!"teriak aldric.
dokter dan suster segera memeriksa asyla, aldric dan noval menunggu dengan cemas didepan ruang IGD.
bersambung
jangan lupa like dan koment yah sayang.
.
.
.
.
.
__ADS_1