Ketulusan Cinta Asyla

Ketulusan Cinta Asyla
134


__ADS_3

"gimana keadaan anda nona?"tanya fikar ia sedikit lega setelah mendengar penjelasan dokter yang mengatakan gadis itu baik baik saja.


"saya baik baik saja tuan,maaf saya sampai merepotkan tuan"ucap gadis itu tak enak hati karena merasa sudah merepotkan orang lain.


"syukurlah,tak apa kita manusia memang harus saling tolong menolong"ujar fikar.


"kenalkan nama saya fikar"ucap fikar memperkenalkan dirinya sambil menyodorkan tangannya kearah gadis itu.


"saya syifa tuan,maaf"ucap gadis itu dan mengatupkan kedua tangannya didepan dadanya.


"ah iya maaf"ucap fikar tak enak hati ia menyangka syifa gadis biasa ternyata ia salah syifa adalah gadis yang faham dan menjalankan syariat islam salah satunya tidak boleh bersentuhan jika bukan mahromnya.


"syifa kamu masih harua dirawat sampai besok agar kesehatan kamu pulih"


"oh begitu apa saya tidak bisa pulang hari ini tuan?"tanya syifa ia sebenarnya ingin segera pulang.


"jangan panggil tuan saya bukan majikan kamu panggil fikar saja"


"dan iya kata dokter kamu harus istirahat dulu disini agar dokter bisa memantau kesehatan kamu dulu"sambung fikar

__ADS_1


"tidak sopan kalo syifa memanggil dengan nama karena sepertinya anda lebih tua dari pada syifa bagaimna kalo saya panggil kakak atau mas saja"ucap syifa


"baiklah mas terdengar bagus untuk saya"


"baiklah mas fikar syifa akan turuti kata dokter dan sekali lagi terimakasih"


"oh iya apa kamu punya nomor keluargamu yang bisa dihubungi takut mereka khawatir sama kamu?"tanya fikar


"ummi syifa sudah lama meninggal syifa tinggal sama abi dan bibi (saudari ummi) tapi hari ini abi juga ikut ummi meninggalkan syifa"lirih syifa sangat terlihat jelas dari raut wajah syifa yang berubah sedih .


"dan bibi mu?"tanya lagi fikar


"bibi enggak akan peduli sama syifa bibi enggak pernah peduli sama syifa"ucap syifa ia mulai terisak mengingat sudah tidak ada lagi orang yang sayang padanya.


"kalo begitu saya tinggal dulu saya ada urusan lain entar malam saya kesini lagi temenin kamu ya"


"enggak usah mas nanti malah semakin ngerepotin"tolak halus syifa jujur ia tidak ingin merepotkan fikar lagi jika harus menjaganya dirumah sakit.


"udah mas enggak nerima penolakan anggap aja mas ini temen kamu ya jangan sungkan begitu"

__ADS_1


"yaudah kalo mas fikar enggak sibuk tapi kalo sibuk enggak usah di paksa mas syifa enggak apa apa kok sendiri"


"enggak mas enggak sibuk kok,yasudah kamu istirahat lagi aja ya mas pergi dulu,assalamualaikum"pamit fikar


"waalaikumsalam wr wb"jawab syifa.


"duh ni jantung kenapa berdebar gitu amat ya didekat syifa?"batin fikar. ia senyum senyum sendiri setelah keluar dari ruang perawatan syifa


sementara syifa pipinya sudah bersemu merah sedari tadi mendengar perhatian fikar tapi sebisa mungkin ia menutupi wajahnya dengan menunduk tak ingin melihat wajah fikar.


"aduh aku kok berdebar gitu sih kalo ada mas fikar"batin syifa.


tanpa mereka sadari perasaan mereka sama sama tumbuh tanpa bisa dicegah walaupun baru saja bertemu tapi cinta datang tanpa diundang.


**bersambung


maaf klo eps ini pendek emang sengaja ya readers


eps ini khusus buat fikar sma syifa ya yg nanya dri kemarin jodohnya fikar kemana udah kejawab ya.

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jejak kalian


salam cinta dari author😘😘**


__ADS_2