Ketulusan Cinta Asyla

Ketulusan Cinta Asyla
81


__ADS_3

Hening tidak ada suara ataupun jawaban aswar membuat kaira tersenyum ia bisa sudah bisa tau jawaban dari diamnya aswar dan kaira sudah siap untuk dijauhi atau bahkan menjauh dari aswar jika pria yang dicintainya pada saat pertama kali bertemu ini inginkan


kaira ingin beranjak dari duduknya karena ia tidak ingin mengganggu ataupun merepotkan aswar lagi tapi sebelum berdiri aswar menggenggam tangan kaira dan menatap kaira dengan tatapan yang tak biasa.


"mas aku tau setelah kamu tau siapa aku ini pasti kamu akan menjauhiku..." lirih kaira


"apa yang membuatmu berfikir aku akan menjauhimu setelah tau siapa kamu?" tanya aswar.


"mas dimata semua orang aku ini adalah pembawa sial pembawa petaka dan tidak tau diri jadi aku mengerti jika kamu tidak ingin drkat dekat denganku atau menolongku lagi mas"jawab kaira sambil tertunduk menyembunyikan air matanya yang entah sejak kapan keluar dari pelupuk matanya.


"kaira tidak ada didunia ini yang pembawa sial, pembawa petaka atau apalah itu semua sudah suratan takdir dan itu semua hanya allah yang maha kuasa kita hanyalah hamba yang harus menjalani takdir yang sudah ditentukan sang pencipta, jadi tolong stop mengatakan kalau kamu pembawa sial sungguh aku tidak suka mendengarnya"


"dan ya aku juga ingin jujur padamu kaira karena menyembunyikannya membuat aku tersiksa sendiri aku juga tidak tau kapan aku mulai menyukaimu"jujur aswar


deg........


terkejut itulah yang dirasakan kaira ternyata selama ini perasaannya tidak bertepuk sebelah tangan ternyata aswar juga menyukainya.

__ADS_1


"ya tau kamu pasti kaget tapi inilah kenyataannya aku mencintaimu kaira aku yang sudah menutup rapat hati dan fikiranku untuk wanita selain ibu dan kakakku entah mengapa melihatmu dan mendengar ceritamu aku semakin jatuh cinta dan ingin melindungimu"


"maaf mas jika aku selama ini menyembunyikan siapa diriku dan apa yang terjadi padaku saat pertama kali bertemu denganmu aku takut kalau mas akan menjauh dariku karena aku mencintai mas dari awal mas menolongku waktu itu"


"jujur kai aku sangat senang mendengar kalau kamu juga mencintaiku dan itu berarti kita memiliki perasaan yang sama" ucap aswar senang.


"so kaira apakah kamu mau menjadi pendampingku menemaniku dalam suka dan duka menjadi ibu dari anak anakku?" ucap aswar sambil berlutut dihadapan kaira.


deg.....


deg.....


kaira tidak menyangka aswar akan melamarnya secepat ini.


"mas apakah ini tidak terlalu cepat dan apakah kamu siap menerimaku yang.....?"


"kaira aku melamarmu karena aku mencintaimu dan aku sangat ingin melindungimu dari kakakmu dan preman preman itu aku yakin kamu akan menjadi istri yang baik dan ibu yang baik untuk anak anakku kelak"

__ADS_1


"baiklah mas aku menerima lamaranmu, aku...aku mau mas"jawab kaira sampai terharu mendengar jawaban dari aswar yang menerimanya apa adanya.


"terimakasih kaira karenamu aku bisa le-as dari belenggu masa lalu yang membuatku seakan mati rasa terimakasih"ucap aswar ia sangat bahagia karena kehadiran kaira mengubah dunianya yang awalnya didalam kegelapan akhirnya bisa menemukan cahaya.


sifat kaira yang ceria, keikhlasan dan kesabaran kaira menjalani cobaan hidup yang besar diumur yang masih sangat muda membuat hati aswar yang sedingin es seketika mencair.


"iya mas tapi maukah kamu menceritakan padaku masa lalumu itu?, bukan maksudku ikut campur atau apa tapi aku juga ingin tau agar aku bisa mengerti apa yang terjadi padamu mas agar kita bisa sama sama saling menguatkan"tanya kaira


bersambung.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2