
"tasya sadarlah kamu dan aku sudah tidak ada hubungan apa apa lagi dan sekarang aku sudah punya istri yang sangat aku cintai dan begitu juga sebaliknya, asyla menerima keadaanku apa adanya dan menemaniku dalam suka dan duka jadi tolong berhenti untuk memintaku kembali denganmu karena itu tidak akan pernah terjadi hidupku sudah bahagia bersama istri dan calon anakku jadi tolong hargai perasaan istriku aku tidak mau karena masa laluku istriku jadi terluka dan berdampak pada calon anakku.
aku sudah memaafkanmu tasya tapi untuk kembali bersamamu itu adalah sesuatu yang tidak mungkin"aldric melampiaskan amarahnya karena melihat asyla yang seakan terluka mendengar setiap ucapan tasya yang memintanya untuk kembali.
aldric segera membawa asyla keluar dari kafe itu ia tidak mau melihat asyla yang terluka mendengar semua ucapan murahan tasya.
baginya asyla terlalu berharga dibandingkan dengan tasya yang hanya akan mencintai seseorang jika orang itu memiliki harta dan akan membuangnya jika tak berguna.
saat ini asyla dan aldric sudah berada dirumah mereka dan sepanjang perjalanan mereka diam dengan fikiran mereka masing masing tidak ada yang ingin bicara duluan.
asyla kesal pada aldric karena ia fikir aldric mendiami nya karena memikirkan pertemuannya dengan tasya tadi dan mengenang kisah cintanya dengan tasya.
tanpa asyla tau kalau sebenarnya dibalik diamnya aldric karena memikirkan cara untuk menjauhkan tasya dari asyla, aldric kenal betul bagaimana sifat tasya yang tidak akan menyerah dan selalu ingin mendapatkan yang dia inginkan itulah yang membuat aldric takut jika asyla akan termakan fitnah dari tasya dan yang paling ditakutkan aldric adalah tasya akan nekad dan mencelakai asyla.
aldric sangat takut jika sampai terjadi sesuatu dengan asyla karena ulah mantan kekasihnya itu.
__ADS_1
kesal dengan sikap aldric asyla mengambil handuk dan masuk kekamar mandi dengan menutup pintu sedikit kasar.
aldric yang tenggelam di fikirannya sendiri tersadar saat mendengar suara pintu tertutup agak keras ia baru menyadari jika asyla mungkin marah padanya karena sepanjang jalan pulang samapai dirumah aldric tidak mengatakan sepatah katapun.
mungkin saat ini asyla sudah salah faham padanya itu fikir nya.
aldric menunggu asyla keluar dari kamar mandi dan berencana akan menjelaskannya pada asyla.
cek lek... pintu terbuka dan menampakkan asyla yang hanya mengenakan kimono aldric mendekatinya namun asyla langsung menghindar tapi aldric lebih dulu memegang tangan asyla dan menariknya kedalam pelukannya.
"tidak kenapa aku harus marah"
"tapi aku merasa kalau istriku yang cantik ini sedang marah padaku"
"sudahlah mas aku mau istirahat aku capek"
__ADS_1
"sayang aku tau kamu marah padaku karena aku hanya diam dan tak menjelaskan apapun padamu tapi ketahuilah asyla saat ini aku hanya berfikir bagaimana caraku menjauhkan tasya darimu sayang"
"kenapa memangnya mas? apa mas masih belum bisa melupakan mantanmu itu"
"tidak sayang bukan seperti itu, asyla aku mengenal tasya dengan sangat baik dan aku takut jika nanti kamu akan termakan omongan atau fitnah tasya yang akan menghancurkan rumah tangga kita dan aku tidak mau itu terjadi"
"mas apa kau meragukanku? "
"tidak sama sekali tidak sayang aku khawatir jika tasya akan berbuat nekad padamu dan akan melukaimu dan calon anak kita, tasya itu tipe orang yang nekad dan akan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yang dia mau"
mendengar penjelasan aldric sekarang asyla mengerti kalau diamnya aldric karena berfikir untuk melindunginya dan calon anaknya dari tasya.
"mas aku tidak akan membiarkan itu terjadi dan aku akan selalu percaya padamu, aku juga akan menjaga diriku dan calon anak kita kamu tidak usah terlalu khawatir Allah akan menjaga kita mas".
aldric tidak menjawab dan hanya menarik asyla kedalam pelukannya.
__ADS_1
bersambung