Ketulusan Cinta Asyla

Ketulusan Cinta Asyla
131


__ADS_3

"dokter bagaimana kondisi adik saya?"tanya aswar


"maaf tuan kami sudah melakukan yang terbaik dan semampu kami tapi...."ucapan dokter tersebut terhenti sejenak


"tapi? tapi apa dok? apa yang terjadi dengan adik saya dok?"tana asyla histeris ia sangat takut jika hal buruk terjadi pada adik bungsunya itu.


"tapi pasien saat ini kami nyatakan dalan keadaan koma"sambung dokter


bruk


ibu nurma pingsan mendengar anaknya yang dinyatakan koma asyla pun sama syoknya ia bahkan sampai luruh kelantai mendengar adiknya yang baru saja pulang dan berkumpul dengan keluarga dinyatakan koma oleh dokter.


semua sangat sedih mendengar kabar buruk yang menimpa ashka, sahrir yang sudah sedari tadi menahan emosi segera perg dari rumah sakit.


"ini sudah keterlaluan!"ucap sahrir lalu keluar dari rumah sakit dan melajukan kendaraannya dengan kecepatan tinggi.

__ADS_1


20 menit kemudian sahrir sudah sampai di sebuah apartemen dan sekarang ia sedang berdiri didepan sebuah kamar dan segera memencet bel.


ceklek


"kakak kau--"belum selesai cici bicara sahrir sudah mencekik leher cici dan mendorongnya masuk kedalam apartemen itu.


"kau apa yang terjadi padamu hah? kenapa kamu jadi wanita kejam seperti ini hah? kakak sampai tidak mengenalimu cici"teriak sahrir ia sudah sangat geram dengan semua perbuatan cici yang hanya bisa menyakiti orang lain dan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yang ia mau.


"haha....haha.....apa sudah ada kabar duka dari keluarga bre**sek itu?"tanya cici dengan wajah bahagianya


"kau--"


sahrir menurunkan tangannya dan terduduk di sofa dengan kepala yang tertunduk sahrir bahkan meneteskan air mata ia tidak mengira adik yang dulunya sangat ia sayangi adik sangat manja padanya bisa jadi sekejam ini.


"cici apakah kami sadar dek dengan apa yang kamu lakukan pada keluarga asyla dan fikar?"tanya sahrir dengan menatap cici wajahnya sudah penuh dengan air mata

__ADS_1


"mereka pantas mendapatkannya kak mereka sudah membuang aku"jawab cici dengan gampangnya


"cici bukan mereka yang membuangmu tapu kamu sendiri yang pergi dari mereka dengan menjalin hubungan dengan pria lain sementara kamu hanya memanfaatkan harta fikar untuk menyenangkan selingkuhanmu itu bahkan kamu memberikan tubuhmu pada pria itu,jika kak ada diposisi fikar kakak akan membuatmu menderita seumur hidup"ujar sahrir menatap sendu cici


"-----"


tidak ada jawaban dari cici ucapan sahrir seolah benar di hati cici tapi fikirannya yang penuh dengan dendam dan hasutan selingkuhannya untuk menghancurkan fikar dan aldric membuatnya buta.


"sudahlah kak sebaiknya kakak pergi dari sini aku tidak mau diganggu"ucap cici


"kakak yakin kamu itu gadis yang baik dan pintar kamu bisa menghilangkan rasa dendam yang ada pada dirimu dan kamu bisa melihat siapa yang tulus menyayangimu dan orang yang hanya memanfaatkanmu"ucap sahrir kemudian berdiri ia akan pergi dari apartemen cici.


langkah sahrir terhenti ia menoleh kearah cici "kakak harap kamu segera menyadari kesalahan kamu dan meminta maaf pada keluarga fikar dan aldric karena jika kamu terlambat kamu akan menyesalinya seumur hidup"ucap sahrir kemudian pergi dari apartemen cici sahrir berharap adiknya itu bisa segera sadar jika ia hanya dimanfaatkan oleh selingkuhannya untuk menghancurkan perusahaan aldric dan fikar.


bersambung

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jejak ya


salam cinta dari author😘


__ADS_2