Ketulusan Cinta Asyla

Ketulusan Cinta Asyla
87


__ADS_3

"val coba loe cari apa perusahaan kita pernah bekerja sama dengan keluarga bramana?"ucap aldric.


"bramana...apakah yang loe maksud itu wirata bramana pemilik F&K group?"tanya noval


aldric berdiri dari kursi kebesarannya setelah mendengar ucapan noval ia baru ingat sekarang kalau kaira adalah anak dari tuan wirata bramana yang selama ini bekerja sama dengan perusahaannya dan setelah kecelakaan yang merenggut nyawa tuan wirata anak sulungnya fikar bramana yang menggantikan ayahnya memimpin perusahaan F&K group.


"astaga pantas saja wajah kaira tidak asing ternyata ia adalah anak dari pengusaha terkenal dan sekarang hidupnya sungguh menderita karena ulah kakaknya sendiri"


"apa kaira calon istrinya aswar yang kemarin loe ceritain itu?"tanya noval ia memang hanya mengetahui tentang kaira dari cerita aldric karena selama asyla dirumah sakit noval lah yang mengurus sementara perusahaan.


"iya dan dari awal gue liat aswar membawa kaira kemarin gue udah ngerasa pernah liat dia tapi gue lupa"


noval hanya ber O ria mendengar setiap ucapan aldric.


"gue enggak nyangka fikar yang terkenal ramah dan dermawan bisa sekejam itu dengan adiknya sendiri"sambung aldric.


"mungkin menurutnya kaira itu cuman anak angkat kali al"

__ADS_1


"ya walaupun anak angkat adik angkat atau apalah seenggaknya dimana rasa kemanusiaannya dan tanggung jawabnya sebagai kakak mereka dibesarkan sama sama masa iya enggak ada rasa sayang sebagai kakak buat adiknya yang udah hidup selama puluhan tahun dengan dia"


"ya kalo itu sih loe tanya langsung aja sama fikarnya"


"ternyata kita enggak bisa menilai orang hanya dari luarnya karena kita enggak akan tau bagaimana sifat dan kelakuan orang itu sebenarnya ya kayak fikar ini kelihatannya ramah baik sopan dermawan lagi tapi tega menjual adiknya ke pria hidung belang,, apa dia udah kekurangan uang ya? tapi gue rasa perusahaannya baik baik aja bahkan berkembang pesat"ucap noval yang tidak habis fikir dengan perbuatan kejam yang dilakukan fikar kepada adiknya.


"dan sekarang kita juga harus hati hati karena sampai si fikar somplak🤭 itu tau kalau adiknya mau nikah sama ipar gue pasti dia enggak akan tinggal diam"


"jadi sekarang langkah apa yang bakalan loe ambil?"tanya noval.


"untuk saat ini kita biarkan saja dulu berjalan seperti biasa toh dia juga belum tau tapi mulai sekarang kita harus hati hati karena kita enggak bakalan tau kapan dia tau tentang pernikahan aswar dan kaira"jawab aldric


"eh maksud loe apa loe nyindir gue hah...."


"oh tidak yang mulia mana berani hamba menyindir yang mulia siapalah hamba ini"


"sekali lagi gaya bicara loe kayak gitu gue potong tuh gaji ampe enggak ada tersisa biar loe nangis darah sekalipun gue enggak bakalan kasih"ancam aldric ia sudah kesal dengan tingkah noval yang lebai dan selalu menyindirnya.

__ADS_1


"eh...eh..jangan dong bos masa dibecandai gitu aja marah kalo bos potong gaji saya bagaimana saya bertahan hidup"ucap noval dengan wajah memelas dan sok diimut imut kan berharap aldric tidak melakukan ancamannya tadi.


"makanya jangan buat gue kesel tau kan loe konsekuensinya meledek atasan"


"iya iya dasar bos enggak ada akhlak" gumam noval.


"gue bisa denger umpatan loe bambang"ucap aldric.


bersambung


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2